
Ayo Perang melawan Korupsi Pengantar Kata korupsi (baca=KKN) begitu popular setelah reformasi (ingat era tahun 98-99). Dimana-mana orang yang mengaku reformis meneriakkan berantas KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). Kata ini berasosiasi negatif dan buruk, oleh karena itu perlu diberantas demi mewujudkan suatu iklim pemerintahan yang bersih.
Sumber: http://eksposnews.com/ dan www.beritapapatar.com Rabu, 23 September 2009 MEDAN(EKSPOSnews): Sejumlah tokoh perantau dari Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar) sepakat membantu calon bakal bupati periode 2010-2015 yang benar-benar peduli terhadap pembangunan daerah-daerah terisolir, bukan bupati yang hanya mau membangun kampung halamannya saja.
Masa bakti pemerintah daerah Kab. Humbang Hasundutan akan segera berakhir tahun depan. Maddin Sihombing yang saat ini masih menjabat sebagai bupati Humbang Hasundutan, beberapa saat lalu memastikan diri untuk maju kambali sebagai bakal calon bupati dan kembali berpasangan dengan Marganti Simanullang, di Kabupaten pecahan Taput ini. Kegiatan para tim suksesnya sudah semakin jelas terlihat dan terarah. kemaren, minggu 16 Agustus 2009 Tim Sukses ya kembali melakukan penggalangan massa. Kali ini, kegiatan tim suksesnya berhasil menggalang massa dari semua masyarakat Papatar yang nantinya akan menjadi anggota-anggota timsuksesnya untuk ketiga kecamatan ini.
Informasi yang didapatkan pakkatnews dari berbagai sumber, bahwa incumbent Bupati dan wakil bupati Humbang Hasundutan Drs. Maddin Sihombing dan Marganti Simanullang, dipastikan akan maju kembali mencalonkan diri menjadi Bupati Humbang Hasundutan periode 2010 - 2015. Banyaknya spekulasi yang beredar dimasyarakat tentang siapa dan pasangan dari kedua incumbent ini, kini telah terjawab sudah. Sebelumnya, banyak isu yang beredar di masyarakat kalau keduanya akan bertarung memperebutkan Humbang - 1 dengan masing-masing pasangannya. Walaupun kelihatanya masih tenang-tenang saja, namun beberapa orang yang akan ikut meramaikan pilkada yang digelar tahun depan, 2010 sudah mulai menunjukkan jati dirinya. Beberapa diantaranya selain Bupati sekarang adalah Bazoka Leo Togatorop, Maju Siregar, Baginda Lumban Gaol dan Sanggam Simamora.
Judul tulisan di atas dilontarkan oleh tokoh muda PAPATAR, Mantun S Pakpahan, SE ketika diwawancarai oleh Tabloid Dalihan Na Tolu, baru-baru ini di Jakarta. Lebih lanjut, beliau juga mengungkapkan bahwa reformasi menghasilkan terjadinya peningkatan harapan masyarakat untuk menentukan hidup yang lebih baik yang tidak ditemukan pada jaman Orde baru. Harapan-harapan tersebut, diantaranya adalah peningkatan kesejahteraan rakyat melalui otonomi daerah.
Tak terasa, masa periode bupati Humbanghas sudah memasuki tahun-tahun terakhir. Pelan tapi pasti, tokoh-tokoh politik aerah mulai berbicara dan memunculkan beberapa opini. Bahkan hingga melontarkan humor, siap kira-kira pasangan yang akan bertarung di pil-kadal Hmbanghas untuk periode 2010-2015. Papatar, ibarat seonggok daging segar yang siap diperebutkan oleh singa-singa politik. Dapil tiga ini menjadi daerah penentu suara bagi pasangan yang akan maju. Hingga kini, sudah beberapa candidat yang mencoba maju untuk mencari peruntungan di tahun depan. Mulai dari putra perantau hingga tokoh lokal yang bermukim di PAPATAR. Mulai dari pengusaha, PNS, hingga incumben sekarang ini.
Aku/Saya = Hendry L dengan nickname tokke latteung Bacalah dengan santai..... Setelah berpuasa menulis di dua bulan terakhir ini, malam ini saya mencoba membangkitkan kembali hasrat untuk menarikan jari ini di atas keyboard laptop pinjaman ini. Beberapa menit yang lalu saya ditelepon oleh ketua F. I. P, bang Swandy, mengabarkan situasi terkini, perkembangan persiapan TRYOUT FIP di empat sekolah lanjutan tingkat atas di Pakkat.

Pemerkaran, menjadi satu solusi ketika pembangunan di suatu daerah menjadi statis atau stak. Didalam masyarakat yang sedang belajar berdemokrasi ini, maka setiap orang berhak untuk mengeluarkan pendapat, dan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Sejak jaman reformasi ini digulirkan, tahun 1998, sudah beberapa provinsi dimekarkan, di pajae ( istilah bahasa bataknya) dan sudah puluhan kabupaten di bagi menjadi beberapa bagian.
PAPATAR 2009 INTENSIFKAN KOMUNIKASI, OPTIMALKAN SUMBER DAYA Catatan khusus akhir tahun Oleh: H. Hardi Purba Nuansa Natal sudah kian terasa. Pusat pertokoan dan perbelanjaan besar di Ibukota penuh dengan suguhan lagu-lagu Natal semenjak awal Bulan Desember ini. Ya, puncak Natal hari kelahiran Kristus Sang Juru Selamat itu akan segera tiba.