
Setelah berlangsung sekitar 1 bulan, kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat akhirnya menampilkan tim-tim terbaik yang tampil pada laga final pada Sabtu kemarin. Laga final yang berlangsung di lapangan Pulobali, Pakkat, Humbanghas, dipadati oleh sekitar 1500 penonton. Tampak dalam deretan penonton Ketua Generasi Muda Pakkat Ade C. Sihotang, Sekcam A. Barutu, Kapolsek Pakkat, Pembina Generasi Muda, Sahat Pane serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Kegiatan ini tampaknya telah mampu menyedot perhatian publik Pakkat.
Pada laga pembuka, tim Parluasan berhadapan dengan Sosorgadong dalam perebutan tempat ketiga. Kedua tim menyuguhkan permainan habis-habisan pada pertandingan terakhir ini. Bagi kedua tim, laga pamungkas ini adalah laga pembuktian dalam perebutan tempat ketiga. Tempat ini masih layak diperebutkan dimana gengsi dan harga diri tim masih kental apalagi dihadapan publik Pakkat yang saat itu begitu membludak. Parluasan akhirnya keluar sebagai pemenang yang tampil perkasa dengan skor akhir 5-1. Perjuangan Sosorgadong akhirnya terhenti sampai disini, setelah pada babak sebelumnya tampil cukup bagus.
Laga Final Sekutu SMK 1 Vs Ampar Ambobi Paranginan, Tukka
Laga yang paling dinantikan adalah jagoan yang dari awal kompetisi menunjukkan performa stabil dan permainan tim yang kompak. Dalam partai final ini, dua tim terbaik pada kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat 2009 unjuk kebolehannya sebagai yang terbaik dalam turnamen ini.
Dalam babak pertama, kedua tim bermain cukup berimbang. Beberapa kali saling membahayakan gawang lawan. Frekuensi serangan cukup merata bagi kedua tim. Persentase penguasaan bola pun hampir sama, yaitu 50-50. Sampai akhir babak pertama, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Pada babak kedua, Ampar FC, anak asuhan Munthe tetap tampil displin. Proporsi serangan tetap gencar dengan tempo tinggi. Bagitu juga Sekutu, berusaha menekan dalam setiap kesempatan yang ada. Penonton cukup puas dalam penampilan kedua finalis ini, sepertinya memang menurunkan dua tim terbaik. Sampai akhir babak kedua, kedudukan imbang masih bertahan tanpa gol.
Pertandingan yang ketat dan tegang harus dilanjutkan. Karena hanya ada satu jawara dan yang terbaik pada hari ini. Perpanjangan 10 menit pertama, masih harus dilalui tanpa gol. Walau semangat kedua tim sungguh-sungguh terasa karena ingin tampil menjadi kampiun pada turnamen Generasi Muda Pakkat perdana ini. Tentu kedua tim sangat ingin masuk dalam torehan dalam salah satu sejarah persepakbolaan Pakkat.
Pada 10 menit kedua, Jawandi, penyerang Ampar berhasil memecahkan kebuntuan di lapangan. Di saat-saat akhir ini, dan dalam suasana pertandingan yang begitu menegangkan, Ampar berhasil mencuri gol lewat seorang Jawandi. Lapangan Pulobali yang dipadati sekitar 1500 orang bergemuruh menyambut gol itu. Emosi penonton begitu menyatu, menyaksikan laga final dari tim terbaik sore itu. Terlihat sang manager, Munthe berjingkrak merayakan gol anak asuhnya.
Satu menit menjelang, kembali lapangan Pulobali, Pakkat, Humbanghas ‘hampir runtuh’ oleh gemuruh penonton. Robin, berhasil membalas ketertinggalan timnya dengan menjebol gawang Ampar melalui tendangan salto dari luar kotak pinalti. Gerakan atraktif ini sungguh memukau membuat penonton meledak. Akhirnya, wasit meniup peluit panjang untuk mengakhiri perpanjangan waktu, dengan kedudukan 1-1. Kedua tim yang bermain habis-habisan akhirnya harus berhadapan pada drama adu penalti. Salah satu tim harus tampil sebagai juara, dan Sekutu FC SMK 1 akhirnya membuktikan ke publik Pakkat, bahwa merekalah yang layak menjadi jagoan dalam kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat perdana ini dengan skor 4-3.
Kemenangan Sekutu SMK 1 Pakkat ini sekaligus menjadi penutup turnamen yang dimulai pada awal Februari lalu. Ade Chandra Sihotang, sebagai ketua Generasi Muda Pakkat memberikan sambutannya sehubungan dengan berakhirnya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Ade secara singkat memaparkan sejarah berdirinya Generasi Muda Pakkat pada tanggal 16 Oktober 2007 lalu, yang bertujuan membuat sekolah sepakbola di Pakkat. Dengan turnamen semacam ini, diharapkan Pakkat yang dahulu identik dengan sepakbola, berhasil membina bibit-bibit muda berbakat dan berkelanjutan. Diharapkan, Perkumpulan Generasi Muda Pakkat mampu menjawab tantangan ini. Tidak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur, para wasit, dan seluruh masyarakat Pakkat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Sekcam A. Barutu, wakil dari pemerintahan kecamatan Pakkat, Kepala Polisi Sektor Pakkat dan Pembina Generasi Muda Pakkat, Sahat Pane berturut-turut memberikan sambutannya. Akhirnya sebagai acara pamungkas, penyerahan piala kepada tim yang menjuarai turnamen ini, yaitu Sekutu SMK 1 Pakkat. Runner up diraih Ampar, Ambobi Paranginan Tukka, dan tempat ketiga pada tim Parluasan FC setelah berhasil mengalahkan Sosorgadong. (Tom/K0203)
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Sukses untuk sang Juara, dan semua yang terlibat dalam Piala Generasi Muda Pakkat yang Pertama ini. Semoga hal-hal yang produktif seperti ini semakin banyak di Pakkat. PGMP (Persatuan Generasi Muda Pakkat), telah mendakati cita-citanya seperti pernah tertulis di web pakkat ini: http://www.pakkatnews.com/sekolah-sepakbola-pakkat.html
Semoga Pakkat menjadi ajang adu bakat produktif untuk Kabupaten Humbahas, dan semoga tahun depan PGMP berhasil juga untuk melakukan liga sepak bola kedua PGMP.
Berarti selama satu tahun akan ada minimal tiga liga yang diikuti oleh para pesepak bola Pakkat yaitu;
1. Liga Humbahas
2. Liga PGMP (Generasi Muda Pakkat)
3. Liga tujuh belasan.
Semoga sukses.
Horas
[Balas...]
Sukses untuk sang Juara, dan semua yang terlibat dalam Piala Generasi Muda Pakkat yang Pertama ini. Semoga hal-hal yang produktif seperti ini semakin banyak di Pakkat. PGMP (Persatuan Generasi Muda Pakkat), telah mendakati cita-citanya seperti pernah tertulis di web pakkat ini: (tulisan mengenai: sekolah-sepakbola-pakkat)
Semoga Pakkat menjadi ajang adu bakat produktif untuk Kabupaten Humbahas, dan semoga tahun depan PGMP berhasil juga untuk melakukan liga sepak bola kedua PGMP.
Berarti selama satu tahun akan ada minimal tiga liga yang diikuti oleh para pesepak bola Pakkat yaitu;
1. Liga Humbahas
2. Liga PGMP (Generasi Muda Pakkat)
3. Liga tujuh belasan.
Semoga sukses.
Horas
[Balas...]
Weweweh dago dangolnai nga gabe talu do hape tim kesebelasan par Sosorgadong akke?
Mauliatema di tim kesebelsan Sosorgadong dohot pengurusna sude na petting sportif martanding akke jala taon naroon ikkon MONANG do da ???? hahahaha
[Balas...]
Iteeeeeeeeng tabonai tontonon i akke, apalagi manonton panonton, pasti ummalo jala gumodang komentarna.
Haduan mulak ma jo iba bah pas di finalnai, asa boi langsung binereng
Anggiat ma adong par Pakkat gabe pemain Nasional & Internasional
Horas
[Balas...]
jaullus (raja mullusullus):
March 3rd, 2009 | 17:33
punten !!! ai di bagas do hamu?
masi tandaan jo hita. Ai anak ni pegai sidabutar najolo do hamu? ima namarboru Hasugian? jala ho mar boru siregar?
bolo ido, antong sabalok do hita najolo di sinamo rap dohot sipengusaha, mantari tani, dohot parbulusan.
ia ahu namargoar si beresman, par pulo bali. godang do babikku najolo maranaki. inana sian hamu dilehon inanguda. imajolo perkenalan ta, alai di blog on si “Jaullus” do hu baen ima jolo, sogot tapaganjang
[Balas...]
hendry:
March 3rd, 2009 | 18:13
molo maranaki do babimunai..berarti ido hape namangugei di saba ni par-sinamo i……. ai ise do tahe na margelar ‘parbulusan’ on..ttekkkkningon dah
[Balas...]
Selamat kepada Sekutu SMK 1 sebagai juara dalam turnamen on, tu Ampar sbg runner-up, nang tu Parluasan juara 3 dohot tu Sosorgadong sebagai juara harapan.
Maju terus sepakbola Pakkat ! Horas…
[Balas...]
jaullus (raja mullusullus):
March 13th, 2009 | 16:06
Selamat tu sekutu SMK Pakkat ala boi juara. Asal ma unang mar pinang_pinang. Boi do par SORGA (sosor gadong) juara asalma diboto mangakkali pinang_pinang nai. bolo nunga diboto mangakkali, ittor rombosi sambing ma pat nai asa marbosari. najolo molo inggoh ro par huta ambasang dohot partarabittan nola mangalo par pakkat mar bola (najolo, mar bal)pemain ni pakkat najolo si peddek, si tobbak, si maima, si sap ratte, dohot akka na asing, ima akka bittang ni par bal, dang makkan pinang-pinang tu halak on
[Balas...]
[Balas...]
jaullus (raja mullusullus):
March 13th, 2009 | 15:49
ineeng hubaen hami do marsungil-sungil. Asa unang boi manguge. Diantusi hamu kodo marsungil-sungil? bolo dang diboto hamu itte jo asa hupatorang. najolo hea do hu boan par jakarta on tu huta. hape dang sadia leleng, adong jolma di jakarta on na mangalitto kawat tu bibirna par ginjang, manang tu igungna. apala pas ma songon pakkobet tali nihorbo na di mussung nai. Da molo naeng ditogu horbo tu huta na asing. da.. ditura do mussung nai asa boi jala mangoloi jeratoh. je bolo tu pinahan di baen songoni bage assit ma dihilala manguge bage hola na nguis-nguis pinahan i. je molo akka jolma na marsungil-sungil na di jakartaon sian pinahan nami doi ditiru halaki, neah ngatok hukaboa be.
[Balas...]
jaullus (raja mullusullus):
March 13th, 2009 | 15:55
bolo parbulusan, tokka songoni! ai nadigoar akka natuatua do najolo songoni dang be di pakkat ra halaki. najolo di jonok tu paridian ni bawa passur pakkat do bagas ni halak i, mandoppakkon masin padi ni si nainggolan dalan tu tukka.
[Balas...]
swandy:
March 13th, 2009 | 16:35
Berarti las pe ari i tong do marbulusan ra akke. bah tahe.
[Balas...]
sai hira porang akke…adong sekutu-sekutuna….
[Balas...]
Sai sude do sukkunon mu tokka songoni, annon dibege halak an sipsip ma hamu ta intip pe marsogot atik natoho do arian i. ale holan homa unang dohot dongan mu annon bage alukon dada ise olo marbulusan dohot i.
[Balas...]