Sumber:
http://eksposnews.com/ dan www.beritapapatar.com
Rabu, 23 September 2009
MEDAN(EKSPOSnews): Sejumlah tokoh perantau dari Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar) sepakat membantu calon bakal bupati periode 2010-2015 yang benar-benar peduli terhadap pembangunan daerah-daerah terisolir, bukan bupati yang hanya mau membangun kampung halamannya saja.
U. Nahampun, seorang tokoh perantau asal Kecamatan Parlilitan yang bermukim di Medan siap turun melakukan kampanye dalam pemilihan bupati Humbang Hasundutan, periode 2010-2015 untuk bakal calon yang memedulikan pembangunan Humbang Hasundutan secara merata.
“Kami masyarakat Papatar yang tinggal di Medan siap turun melakukan kampanye di daerah masing-masing buat calon bupati yang tidak hanya memerhatikan kampung halamannya sendiri.”
Kabupaten Humbang Hasundutan dibentuk beberapa tahun lalu, bukan untuk golongan atau kelompok tertentu, namum bagaimana membangun daerah tertinggal itu menjadi satu kawasan yang makmur dan penduduknya tidak lagi merantau ke daerah lain.
Hal sama diakui oleh M. Sihotang, wartawan senior di Medan. Dia menilai selama kepemimpinan Maddin Sihombing dan Marganti Manullang hampir 60% APBD Humbang Hasundutan jatuh kepada tiga kecamatan yaitu Lintong Nihuta (asal bupati Maddin Sihombing), Paranginan, dan Bakti Raja. Padahal, kata dia, Maddin dan Marganti menang dari daerah Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar) pada 2005 lalu.
Dia menilai pembangunan di tiga kecamatan itu relatif lambat dan kurang mendapatkan perhatian serius dari kepala daerah Humbang Hasundutan dengan membiarkan jalan-jalan seperti kubangan kerbau. Waktu Humbang Hasundutan masih masuk ke Kabupaten Tapanuli Utara, jalan Dolok Sanggul-Parlilitan sudah aspal beton, namun kini rusak parah dan diaspal asal jadi. “Ini langkah mundur.”
Masyarakat, kata penduduk yang berasal dari Kecamatan Sionom Hudon Sibulbulon itu, tidak butuh camat terbaik diberikan kepada camat Parlilitan, Pakkat, dan Tarabintang. “Yang perlu adalah pembangunan dengan membuka aksesibilitas ke kantong-kantong produksi dan menghentikan penebangan kemenyaan oleh PT TPL [Toba Pulp Lestari) Tbk.
Dia menilai pemberian penghargaan kepada tiga camat di Humbang Hasundutan yakni camat Parlilitan, Pakkat, dan Tarabintang tidak lain dari trik Maddin Sihombing untuk menjadikan camat sebagai alat untuk menggarap masyarakat agar mau mendukungnya dua periode menjadi bupati di Humbang Hasundutan.
Dia mengakui sudah melakukan komunikasi dengan sebagian masyarakat di kawasan Papatar agar jangan lagi memilih Maddin Sihombing sebagai bupati Humbang Hasundutan periode 2010-2015 karena hanya mementingkan kelompoknya dan kampungnya sendiri. (em)
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Saya mendukung usulan diatas, karena kita Lihat Makdin ini bukanlah Pemimpin Humbahas, tapi Hany a pemimpin Lintong, karena hanya didaerah itulah dia bangun semua, sementara yang lain diabaikan, jadi Pak Makdin Jadi Camat Lintong aja, apalagi kita lihat sekarang dia pura-pura baik Ke Papatar, akhir-akhir ini dia kunjungi terus, mulai ada pesta perkawinan, pesta gereja dan acara-acara lain dan dia memberikan sumbangan seolah-olah dia baik, padahal itu adalah uang rakyat yang dihambur-hamburkan, indikatornya setiap sumbangan yang diberikan bukanlah tunai, uang nya harus diambil ke bendahara Pengkab dan selalu dipotong pajak, nah jadi bukan uangnya tapi uang rakyat, dan setiap orang yang mengambil uang ke Pengkab pasti selalu diarahkan untuk memilih beliau dalam Pilkada, jadi waspadalah kita rakyat jangan kita dibodohbodohi pak Makdin yang sekarang gurunya adalah Donal Sihombing yang katanya pengusaha besar tapi ikut membodoh bodohi rakyat Humbahas. Katanya biaya pemenangan pilkada Makdin Sihombing beliaulah pendananya. Itu adalah bohong besar yang ada Makdin Sihombing menguras dari APBD, bantuan bibit dan lain-lain. Hati-hatilah saudara-saudaraku yang ada dibona Pasogit dan Perantau kita mohon dukungan untuk menjelaskan kepada saudara-saudaranya yang ada di bona pasogit agar memberitahukan apa yang sebenarnya jangan karena 50.000 rusak pembangunan 5 th.
[Balas...]
Melki Sihombing:
October 27th, 2009 | 18:59
@Hasiholan nApitupulu,
tanpa mengurangi rasa hormat,, klo ingin memberikan masukan / menyampaikan pendapat harus membangun dong ,, statement diatas yang anda sampaikan itu sama saja memojokkan seolah2 anda mengajak para pembaca yang membaca pendapat anda agar tidak memilih kembali bupati humbang hasundutan di pilkada besok dan anda hanya mencari hitam diatas putih jadi saya tidak stuju dengan statement anda diatas dan berpikirlah secara bijak !! biarkan saja masyarakat yang menilai itu semua .
Gbu.
[Balas...]
aldon sihombing:
October 28th, 2009 | 11:50
@Melki Sihombing, justru harus masyarakat yang memilih, tapi masyarakat itu kita arahkan ke pandangan yang realistis bukan kayak yang dilakukan makdin sihombing sekarang, sejak awal tahun 2009 sampai sekarang kerjaannya keliling papatar kampanye sebelum pemilu, berkedok Kunker, padahal beliau memakai uang rakyat, sebelum mau Pilkada mana pernah Makdin S ke Papatar, jadi jangan bohongi rakyatlah, kalau belia hanya keliling begitu, pesta pernikahan datang, pesta gereja datang, melahirkan datang, kapan lagi beliau memikirkan kesejahteraan rakyat ? malahan menghabiskan uang rakyat dengan menyumbang setiap Even, mengumpulkan orang-orang dengan biayanya dari APBD bukan uang pribadinya, nah mau dibawa kemana ini Humbahas? Tolong renungkan dan lihat penderitaan kami, jangan komentar kalau anda tinggal di Lintong, karena kalian memang enak, karena Makdin hanya membangun didaerah sana
[Balas...]
Lismawati Hansel - Sinaga:
October 30th, 2009 | 03:11
@aldon sihombing, saya suka pemikiran ito mengenai hal ini.
[Balas...]
aldon sihombing:
November 5th, 2009 | 13:21
@Lismawati Hansel – Sinaga, terima kasih atas komentarnya ito, Tuhan memberkati
[Balas...]
janganlah melihat dari rupanya tapi lihat dari dalamnya…
jadi kita janganlah ramai2 memvonis seseorang tanpa kita lihat sebenarnya..
[Balas...]
Parpakkat:
October 28th, 2009 | 08:45
@Melki Sihombing
“janganlah melihat dari rupanya tapi lihat dari dalamnya…
jadi kita janganlah ramai2 memvonis seseorang tanpa kita lihat sebenarnya.”.
Masudnye apaan nih…
Tentu kita tidak bisa melihat dari dalamnya, yang kita lihat adalah yang sebenarnya, dan kenyataannya apa yang telah berikan oleh Pemerintah terhadap Kec. Pakkat melalui pembangunan. Justru karena adanya ketimpangan pembangunan dari daerah lain, maka banyak pro kontra dari orang-orang yang peduli terhadap Pakkat. Apakah anda orang Pakkat dan apakah anda peduli dengan Pakkat, apakah anda mengetahui kondisi Pakkat?. Kalau bukan, anda juga jangan membuat statement tanpa mengetahui yang sebenarnya.
[Balas...]
ondi:
May 8th, 2010 | 09:43
boha do molo ho melki jadi bupati ra ndang pintor sae sude ulonmu tentu ADONG DO TAHAP NA ate
hape nungga naeng pemilihan nama las so adong do huida na di dukung ho melalui web on jadi behanama i
[Balas...]
Coba berpikir rasional dan objektif. Apa yang sudah dibuat Maddin Sihombing selama lima tahun untuk membangun Humbang Hasundutan. Jujur saja! Jalan-jalan rusak parah, pembangunan air minum asal-asalan, nepotisme marak dan lain sebagainya. Janji beliau untu masyarakat Parlilitan ketika kampanye 2005 mendudukkan putra daerah yang potensial ikut dalam gerbong kabinetnya. Jangankan kepala dinas, kepala seksi pun tidak ada dari Parlilitan dan Tarabintang. Malahan Maddin membawa Silalahi–yang tidak punya jabatan dan tidak mengetahui Humbahas menjadi Sekda Kabupaten Humbahas. Banyak putra Humbahas yang berhasil di daerah lain, kalau mau ditarik membangun daerah ini pasti mau. Akan tetapi, tidak dilakukan, dan malah dianjurkan menjadi staf dulu untuk mengetahui cara kerja PNS bersangkutan.
Memang tidak salah langkah seperti itu, namun terlalu mengada-ada dengan membuat alasan belum mengetahui cara kerja PNS bersangkutan, Apa Maddin ketika dibawa bupati Dairi ke Sidikalang juga sudah tau bagaimana sepak terjangnya di Depdagri. Tidak ada terobosan yang spektakuler yang dibuat beliau selama menjabat Sekdakab Dairi. Beliau lebih banyak berkurung di ruang kerjanya.
Ini bukan tipe pemimpin yang baik, apalagi usianya sudah semakin sepuh. Berjiwa besarlah Maddin, jangan lagi mencalonkan diri, karena saya yakin masih banyak putra humbang lebih hebat dari saudara!
[Balas...]
eksposnews.com akan mengkritisi pembangunan di Humbahas dengan objektif, menyajikan fakta apa adanya. Tidak ada maksud untuk memojokkan orang lain. Saya dan Pak RE Nainggolan (waktu itu bupati Taput) membentuk Humbang (kemudian diubah menjadi Humbahas karena Muara dan Siborong-borong protes), Maddin tidak tampak. Akan tetapi, setelah menjadi kabupaten beliau berambisi menjadi plt Bupati, dan ikut dalam Pilkada, lalu memang pada 2005. Banyak janji-janji beliau waktu kampanye tidak direalisasikan. Konsep hutamas yang didengungkan hanya enak didengar, namun tidak dilaksanakan. Yang ada nepotisme marak, pembangunan mundur, mengangkat orang-orang yang tidak kapabel menjadi pejabat. Paling menjijikkan, kasus TPL, yang meneken rekomendasi rencana karya tahunan (RKT) adalah Darwin Lumbangaol, Kadis Kehutanan dan Pertambangan, bukan bupati sebagai pemimpin di daerah itu.
Dari sisi administrasi, apakah SKPD bisa mengeluarkan surat tanpa sepengetahuan bupati? Semestinya surat keluar harus satu pintu, bupati yang teken, bukan kepala dinas! Saya menduga bupati Maddin Sihombing coba melempar bola panas kepada bawahannya. Semestinya bupati tidak memberikan RKT, karena salah satu sumber hidup masyarakat Humbahas adalah kemenyan. Kalau kemenyan dibabat berarti secara langsung akan terjadi proses pemiskinan masyarakat di sana. Kami akan tetap mengkritisi pembangunan di Humbahas. Kami tidak akan bias atau memihak kepada calon tertentu, tetapi memihak kepada bakal calon yang benar-benar membangun Humbahas dengan merata, tanpa memetingkan kepentingan golongan atau kelompok sebagaimana tampak selama ini. Ada lagi berita dari Humbahas yang bisa diperdebatkan lebih seru. Misalnya, penghentian pengambilan lahan gambut, tidak diberikannya izin PLTA Simonggo 2, dan batalnya pembukaan jalan dari Ambalo(Kecamatan Parliliran)-kuta Ujung Kabupaten Pakpak Barat), dan banyak lagi. Ikuti pemberitaan di http://WWW.eksposnews.com.
[Balas...]
Simamoradoahu:
May 26th, 2010 | 10:36
@eksposnews, EKSPOSNEWS,Kalau mau promosi jangan juga jadi profokator.lebih bagus isi berita nya di perbagus,biar laku
[Balas...]
BOAS:
June 18th, 2010 | 13:18
molo hamu do mambentuk humbahas dohot angka donganmu (saya dan Pak ….membentuk HUmbahas..) boasa ndang lae gabe PLT na
alani aha manang na pagodang hu do ulaon ni lae …..
sayang ni miak i ate……
[Balas...]
ingat pertemuan tgl 26 Desember 2009 di Pakkat, dengan tema Penolakan Makdin Sihombing menjadi bupati periode 2010 -2015, asa rap ro hita sude dipusathon di sekitar tugu rambe Pakkat, ingat-ingat
[Balas...]
Togar P M P Sidabutar:
November 8th, 2009 | 18:39
@Hasiholan Napitupulu,
Unang ma tanggal 26 Desember 2009, ai Pesta Natal (ari paduahon) dope i. Hurang denggan do molo tapatupa acara sisongon on apala pas di ari Natal, nang pe nunga ari paduahon nian i, alai adong acara kebaktian di gareja di ari i (khususna HKBP). Mauliate jala horas
[Balas...]
robet sihombing:
November 9th, 2009 | 12:34
@Togar P M P Sidabutar, Nunga pas i Lae alana marsogot nai ari minggu, jadi tong ma ari sabtu tabaen tgl 26 desember 2009 alai jolo mulak gereja ma, tamulaima jam 1.30 WIB, hurang lobi 3 Jam pe, mauliate
[Balas...]
robet sihombing:
November 9th, 2009 | 12:37
@robet sihombing, manang tgl 28 Desember 2009, asa pas ari onan, asa lam godang massai,
[Balas...]
hasiholan Napitupulu:
November 9th, 2009 | 13:15
@robet sihombing, antong molo songoni tapastihon ma ari senen ma tgl 28 desember 2009, ok mari kita undang rekan kita untuk hadir
[Balas...]
sahat simamora:
November 12th, 2009 | 16:09
@hasiholan Napitupulu,oke, jadi ma i, asa rap menolak ma hita tu kepemimpinan ni pak makdin on, molo aha sian au ma spandu 20 biji, dohot aqua gelas 5 dus, toe bah rap mambahen hita
[Balas...]
Unang holan hatada ! molo nungnga marjanji asa ditepati, jala taurusma persiapan tusi contoh perijinan untuk mengadakan pengumpulan massa dalam rangka campanye ! terus apakah sudah memang diperbolehkan untuk kampanye pada bulan Desember 2009? asa songon naterhormat attong parpunguantaon jadi unang mangalanggar aturan ate? asa tamba segan tuhita bupati nalaho sigantion i, dungi napaduahon muse isema huroa calon Bupati nabaru kani nalaho sipillitonta? molo boi attong ikkon tongma nungga adong jadi molo boi attong namarbobotima, jala naburju, jala napamajuhon humbang secara kesuluruhan songon nanidokni dongan nakkinon diginjang on, unang memihak mihak, huta on dohot huta an ikkon sarupama nian majuna ate? jadi molo holan lintongdo attong maju ahu sandiripe dang setuju disi, jadi molo boi unang sala mamillitda? alana molo sala mamillit beraarti lima taonma tong sega pembangunan di hitaan, molo usul sian ahu naengma nian Bupati nabarui suka memajukan disektor pertanian dohot peternakan, alana taboto dihutatta an hira hira godang petani do masyarakatna, tarlumobi di Papatar jadi ikkon disektor pertanian ido attong bahenon penyuluhan dohot mencari wilayah tempat mengexport hasil tani Rakkyat, ikon boima attong menjual hasil kebun rakyat lebih mahal daripada sebelumnya asa maju rakkyati unang sai paspasanbe ekonomina jadi boima nasida pasikolahon gellengna lebih tinggi ido attong cita citatta naparjolo. mauliatema dihamu akka dongan. gbu. horas sijarango
[Balas...]
jadi hulala hita dang kampanye dope goarna ra, alai menyampaikan aspirasi dari masyarakat Papatar, anggo taringot ise ma naeng tadukung, hulala tabereng majolo figur – figur songon naung dibahen dongan kriteria nadiginjang i, jala cita-citatta pe sarupa do bohama asa maju hutattai jala sejahtera rakyat i, horasma
[Balas...]
Hendry Lbn Gaol:
November 13th, 2009 | 08:56
@sahat simamora, Situtu do kani nanidok muna on??….. ise boi mambaen OPINI, asa dibaen di WEBSITE kita ini…. boha lae sahat?? merasa tertantang???
[Balas...]
sahat simamora:
November 13th, 2009 | 11:17
@Hendry Lbn Gaol, molo au lebih tertantang do au molo langsung dilapangan, ala molo di website, terbatas doi jala dang sahat tu masyarakat nadihuta langsung, jadi rap mahita annon di acara i mauliate
[Balas...]
Hendry Lbn Gaol:
November 13th, 2009 | 11:37
@sahat simamora, yup……setidaknya banyak orang tau apa isi hati kita
[Balas...]
Memang molo langsung hita tulapangan tentu lebih baik, alana sdm masyarakat dihuta taboto hurang dope nasida mangantusi mambukka manang aha naadong dinonang di webs on, apalagi ahu kani mulak tusijarango kebetulan Kepala Desa sijarango anggikku do jadi hupasahat rupani saotik aspirasi kepemilihan Bupati pada tahun 2010, Kan gabe diantusi nasida annon jadi gabe murama pasadahon suara ate? tambamuse tadok rupani tu Anngota DPR HUMBAHAS, Jikson Manik, dohot si Mahulae tongdo parsijarango halakon nadua jala pamilitta hiando on, attong nungnga lam tamba balga soaratta annon, hape ditambai muse sian luat naasing, bah lamtamba ma segan ni akka dongan/ sainganntai annon mamereng hita kan? minimal terpikir olehnya, bahwa ternyata Pakkat ini adalah masyarakat yang kompak dan disegani, berarti tidak menganggap enteng lagi kan setidaknya menganggap setara dengan Lintong, berarti pembangunanpun harus adil begitukan? nah itu yang kita mau, yaitu kemerataan pembangunan disetiap daerah, jadi jalan dari Kota Dolok sanggul ke Pakkat tidak ada kubangan lagi seperti yang terjadi sebelumnya, jadi molo mulak hita tu huta nungga boi sahatbe Mobil tai tu Pakkat jala dang margamboibe, dungimuse lao mahita tu Passuran mangallang lomang dohot dekke iu nadi gule huhut sambil mandi2 enak kan? GBU hidup Papatar !
[Balas...]
jadi tabereng ma desember on ise dnamangalean roha dohot pikkiranna, jala ni haraphon asa adong manang napiga annon mambahen orasi, asa rap mangantusi annon akka rakyat naro tuacarai
[Balas...]
Kami dari Parlilitan dan Tarabintang siap ikut dalam deklarasi. Cuma, apa panitia sementara di Pakkat sudah dibentuk agar ada mengurus izin keramaian dari Polsek Pakkat. Kami sedang berembuk siapa saja yang akan ikut nantinya. Ini serius, bukan main-main atau mainan. Kalau ini gagal, benar apa yang dibilang kelompok Maddin sada manuk sioto-oto do arga ni masyarakat Papatar. Jadi nungga lam patar ate, ise sitolakon, dohot ise dukungonta. Mauliate!
[Balas...]
MULATUA:
March 27th, 2010 | 11:53
bah.. BATAK do hita… nungnga maila be angka leluhur ta mengida hita nolo dengan kekerasan do hita berpikir hape nungnga loja TUHAN i mangalehon parbinotoan tu hita hape dang hita gunakan….
[Balas...]
Jadi nunga pas bei marpungu mahita, asa ta tolak pak Makdin on, sekdana pe nunga tersangka, jadi annon tabaen orasi penolakan, dohot keterlibatan ni pak Makdin on akka nakorupsi di Humbahas ta paboa ma tu rakyat i jala tafoto copi ma dokumen-dokumen na dohot ibana terlibat asa ditakkup ibana songon gubernur ni kep. Riau i, KPK harus turun tangan ke Humbahas
[Balas...]
MULATUA:
March 27th, 2010 | 11:50
kita jangan hanya menuduh… molo dang tarbukti boa.. siap doho ditudu muse???? kalaupun terjadi korupsi di humbang hasundutan belum tentu bupatinya yang korupsi siapa tau kadis2nya atau staff2nya… kalau kadis atau staf yang korupsi apakah bupati yang jadi tersangka????? janganlah kita terlalu munafik menilai seseorang… kita harus menilai seseorang itu secara objektif bukan secara subjektif…. nungnga mago be oroa ate ruhut2 ni bangso tai sian diritabe… na gabe HOTEL i nama oroa na adong… marilah kita gunakan akal sehat untuk membuktikannya… jika sudah terbukti mari kita bersama sama memenjarakan DIA…. tai ingta dengan akal sehat bukan kekerasan kita BATAK yang BERADAT bung bukan JAWA manang na lain ate…
[Balas...]
Sudah waktunya Tulang Simamora parhobas di humbahas, tolong dukungan sude bere simamora. oke
[Balas...]
MULATUA:
March 27th, 2010 | 11:44
sekarang ini belum saat yang tepat dari toga simamora jadi parhobas karena yang saya ketahui toga simamora belum dapat disatukan… nah inilah tugas tulang kita simamora lima tahun kedepan ini… dan saya yakin diperiode mendatang 2015-2020 toga simamora menjadi parhobas
[Balas...]
semuanya kita serahkan sama Yang maha kuasa….
Kita bisa berencana,tapi yang menentukan hanya “DIA”
[Balas...]
zico bink:
March 13th, 2010 | 03:36
@zico bink, selamat berjuang..
[Balas...]
Saya sebagai Putera Lintong nihuta yang berdomi sidi di daerah taput, ompung saya Maddin Sihombing adalah Vigur yang paling loyalitas didalam mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan semoga Tuhan Menyertai ompung saya dan kembali menjadi Bupati periode 2010-1015, Selamat Berjuang Lah Ompunga Ai dang adong Naso tarpatupa Debata, Ompung Ingat kami Pomparan Sihombing Lumbantoruan Yang ada di tapanuli Utara Parmonangan. Mudah mudahan Ompung
[Balas...]
kita jangan terprovokasi dari oknum – oknum tertentu tapi marilah kita melihat kebelakang?
kita harus melihat pada kondisi sekarang ini dimana ke 3 daerah itu sudah dapat diakses dengan menggunakan kendaraan roda empat tidak seperti dulu lagi yang hanya dapat dilalui kendaraan roda 2…. apakah ini bukan kemajuan???? sudah pasti karena dengan adanya akses jalan yang dapat dilalui mobil pasti tingkat ekonomi akan meningkat karena hasil dari daerah tersebut sudah dapat di pasarkan ke daerah lain… malah saya pernah berkunjung ke 3 daerah ini padahal saya bukan penduduk disana dan bukan juga penduduk kabupaten humbang hasundutan… tapi saya beserta rekan rekan saya (angka tokke red.) sudah dapat membawa kendaraan roda empat kami ke 3 daerah tersebut untuk membawa hasil pertanian dari sana tanpa mengeluh sedikitpun karena akses jalan sudah lancar….
jadi kita tidak boleh menilai bahwa suatu kemajuan itu bukan dilihat dari rumah – rumah masyarakatnya yang harus berdiri megah, mewah dsb… tapi kita harus melihat bahwa perkembangan suatu daerah dapat dikatakan maju jika akses jalan sudah ada… ternyata ada????…
sekali lagi saya menghimbau kepada penduduk humbang hasundutan jangan terpancing oleh provokator… karena provokator otaknya licik bukan untuk membangun malah untuk menghancurkan…
bagi para perantau…. kita jangan asal ngomong dan kita juga jangan asal menilai orang lain… sebelum kita menilai orang lain terlebih dahulu kita harus dapat menilai diri sendiri… jika anda perantau yang berhasil saya rasa kalau kita peduli dengan kampung halaman kita.. apa salahnya kalau kita perantau yang membangun bukan hanya menunggu duit dari negara yang belum pasti ada… kita harus sadar bahwa daerah bukan hanya hunbang hasundutan masih banyak lagi mulai dari sabang sampai merauke…
nah.. sekarang intinya… jangan pernah bertanya apa yang sudah diberikan humbang hasundutan padamu tapi tanyalah pada dirimu apakah yang sudah kamu berikan kepada humbang hasundutan… ingot poda ni natua tua… ingkon serep do roha…
[Balas...]
S Simanullang:
March 28th, 2010 | 15:05
20 taon na lewat jgnkan roda 4 roda 6 jg sudah datang kepakkat alai na ujui do i,maksudna pra naeng hami do langsung manggadis hasil ni pertanian nami i tu medan dohot kota2 besar asa ummarga otik dang gadison tu akka tengkulak naro tu pakkat,nattigan pra berkunjung tu pakkat.bapakku pe naujui tokke gota do di siuor2 rekan2 ni lakkam do rai akke molo tokke do lakkam.mauliate pra sudah berkunjung dan memberi komentar disini dan saran tu akka anak perantau papatar,mauliate ma pra molo hutam nungnga maju molo dang!!!.
Au asli do anak rantau dari pakkat, menilai dan mengkritik tak samalah, dan behasir merantau??? Maksudhu berhasil boi do dapot sae2 mangan dipangarattoan on jala ikkon ta syukuri doi.
Tahun 1992 dalan tuhutakku ikkon mardalan sian gadu2 do jala marlappu togok kodo hami (unang tata roha ni akka pariban niba akke) alai sekitar taon 2000an nungnga adong dalan boi dilalui roda 4 alai awas borot da
Dalan on tentunya swadaya masyarakatlah,
Je kani pajak pbb,pph dohot akka pp na asing i dope ini upetikah ato apanya,apapula itu dana respek,apbd kecamatan,apbd kabupaten,apbd propinsi dohot akka apbd na asing musek,molo apbd maksudnya taringot tu hepeng do tahe on?.
Dipangarattoanku 10 taon na lewat dalan tu jabukku molo dihitaan didok mai dalan ni mossi alai saonari lamis hian immu maa,hape di pakkat dana perawatan dalan pe dang adong apalagi ma dana peningkatan mutu jalan,aach stop jo massa.
Sn
[Balas...]
robet_sihombing:
June 9th, 2010 | 14:49
@MULATUA, Lae dang Par Humbahaskan makada dang diboto lae, asa diboto lae tahun 80-an mobil bus sanggulmas, humbangjaya, Ramayana, makmur nunga masuk tu Pakkat, hape saonari bus dang boi be tu pakkat, jadi perkembangan songon dia do nanimaksud nilae, didokkon lae saonari nunga masuk roda 4, tahun 80-an nunga masuk mobil naumbalga sian nanihundulan ni lae i, jadi akka naso mamboto sejarah, jolo pelajari hamu jolo antong baru komentar
[Balas...]
santabi majolo molo ni paihut ihut web on dang adong mandok napositip taringot tu si makdin hape godang do mandok denggan di berbagai berita jadi web on hu hilala hurang fair do
ate boha rohamu angka dongannnnnn
[Balas...]
admin:
June 7th, 2010 | 15:09
@santabi, Dang adong TIDAK SAMA dengan SAOTIK. didok hamu di paihut-ihut hamu, hape tardakot gabus muna i. Godang do dison dibaen hal na POSITIP taringot tu si maddin, jaha lae ma muse denggan-denggan akke. horas ma,…
NB: alai molo naeng tambaan muna, boi do tong
[Balas...]
santabi:
June 8th, 2010 | 09:08
horas lae
artina lae molo na positip pe ala dasar mangalusi na adong do (gumodangan )
ido kan lae
[Balas...]
laurimbapane:
June 9th, 2010 | 12:15
@admin, dadipada dang adong tumagon ma nasaotik. attar songoni ma ra artina. horasss di hamu lae
[Balas...]
A. Nathan Situmorang:
June 8th, 2010 | 09:02
@santabi, Sori jo tahe, ai aha do Santabi on ? Mari kita lihat kenyataan (fakta) di lapangan, infrastruktur 20 taon dohot 15 taon naung salpu dibandingkon tu saonari, bah … gabe undenggan ma 20 taon naung salpu. Jadi boha ma dohonon, sai paksaon dope diri mandokkon denggan, hape hancur ? Molo holan hata/suhutan do na dibege, saranhu : jolo lao majo hamu mamereng kenyataan tu lapangan (Pakkat) baru baon hamu pandapot ate.
[Balas...]
Sebenarnya itu dikembalikan pada masyarakat yang merasa tidak diperhatikan,makanya untuk kedepannya cari orang yang peduli,jujur,adil,bersih dll.horasssssssssss……… dang pola godang komentar alai diparateatehon mai ate!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
[Balas...]
olopan:
June 9th, 2010 | 12:30
E memang benar dikembalikan ke pada masyarakat yang memilih
horasma laeeeeee
ai tabereng ma marsogot hasilna ateeeee
horas laeeeee
[Balas...]
Selamat buat Amang Makdin Sihombing dan amang Marganti Manullang sebagai Bupati Humbahas terpilih untuk yang kedua kalinya. Moga-moga acara pelantikan nantinya sukses demikian juga dalam mengemban tugas 5 tahun ke depan, senantiasa dalam lindungan Tuhan. Horas dan njuah-njuah. P. Tumanggor-Kaltim
[Balas...]