<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sejarah Pakkat</title>
	<atom:link href="http://www.pakkatnews.com/sejarah-pakkat.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pakkatnews.com/sejarah-pakkat.html</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:26:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: beresman</title>
		<link>http://www.pakkatnews.com/sejarah-pakkat.html#comment-8604</link>
		<dc:creator>beresman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 08:38:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakkatnews.wordpress.com/?p=47#comment-8604</guid>
		<description>Lae Swandy,,,! pembukaan tulisan sangat jauh dari  sejaranh yang ada pada kami marga Rambe,,,, jadi perlu ada chek and rechek.. kepada yang mbersangkutan dengan sejarah.
- mengenai benda-benda kuno sesungguhnya kerbau yang bisa kita jaga seratus ekor, tetapi kalau manusia sangat sulit untuk mengawasi. 
- masuknya agama, menjadikan parasasti-parasasti yang digambarkan sebagai bagian dari pesan sipelebegu, menjadi tidak dipelihara. Di Sijarango, saya ingat di belakanng rumah kami, banyak benda-benda kuno dari matu dan besar. sepertinya nisan, dengan batu berukir, tetapi belakangan satupun sudah tidak ada. karena semasa kami, menjadi paronggopan lao mambolokkon na niallang, kadang manjakkit do iba tu ginjang mandabu naniallangi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<span id="co_8604"><p>Lae Swandy,,,! pembukaan tulisan sangat jauh dari  sejaranh yang ada pada kami marga Rambe,,,, jadi perlu ada chek and rechek.. kepada yang mbersangkutan dengan sejarah.<br />
- mengenai benda-benda kuno sesungguhnya kerbau yang bisa kita jaga seratus ekor, tetapi kalau manusia sangat sulit untuk mengawasi.<br />
- masuknya agama, menjadikan parasasti-parasasti yang digambarkan sebagai bagian dari pesan sipelebegu, menjadi tidak dipelihara. Di Sijarango, saya ingat di belakanng rumah kami, banyak benda-benda kuno dari matu dan besar. sepertinya nisan, dengan batu berukir, tetapi belakangan satupun sudah tidak ada. karena semasa kami, menjadi paronggopan lao mambolokkon na niallang, kadang manjakkit do iba tu ginjang mandabu naniallangi</p>
</span><div class="comment-toolbar" style="text-align: center"><a href="#comment-1568" title="First comment">&lt;&lt;</a>  |  <a href="#comment-1567" title="Previous comment">&lt;</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Reply('8604','beresman'); return false;">Balas Komentar ini</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Quote('8604','beresman'); return false;">Quote</a></div>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: swandy sihotang</title>
		<link>http://www.pakkatnews.com/sejarah-pakkat.html#comment-1567</link>
		<dc:creator>swandy sihotang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 01:58:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakkatnews.wordpress.com/?p=47#comment-1567</guid>
		<description>Banyak benda kuno dan hunian kuno yang sudah tidak berpenduduk lagi di tanah Rambe Pakkat......
Toho do naeng on?
Ikkon diselamathon do on sebelum punah samasekali, alana muse godang do hubereng di pakkat pangincar benda-benda kuno........

Horas,

swy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<span id="co_1567"><p>Banyak benda kuno dan hunian kuno yang sudah tidak berpenduduk lagi di tanah Rambe Pakkat&#8230;&#8230;<br />
Toho do naeng on?<br />
Ikkon diselamathon do on sebelum punah samasekali, alana muse godang do hubereng di pakkat pangincar benda-benda kuno&#8230;&#8230;..</p>
<p>Horas,</p>
<p>swy</p>
</span><div class="comment-toolbar" style="text-align: center"><a href="#comment-1568" title="First comment">&lt;&lt;</a>  |  <a href="#comment-1568" title="Previous comment">&lt;</a>  |  <a href="#comment-8604" title="Next comment">&gt;</a>  |  <a href="#comment-8604" title="Last comment">&gt;&gt;</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Reply('1567','swandy sihotang'); return false;">Balas Komentar ini</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Quote('1567','swandy sihotang'); return false;">Quote</a></div>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lismawati Hansel - Sinaga</title>
		<link>http://www.pakkatnews.com/sejarah-pakkat.html#comment-1568</link>
		<dc:creator>Lismawati Hansel - Sinaga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 20:20:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakkatnews.wordpress.com/?p=47#comment-1568</guid>
		<description>jujur saja, jadi bingung nih...
kita banyak tau sejarah orang, tapi buta akan sejarah daerah sendiri.
Salah satu kesulitan membuktikan sejarah di sini adalah karena tidak eksisnya barang barang arkeologi.Ini disebabkan karena iklim tropis.
Di Eropa sini banyak sekali benda benda bersejarah yang awet, karena iklimnya membuat benda benda ini tidak rapuh atau membusuk. Jadi tidak heran disini banyak kastil berusia ribuan tahun, lukisan lukisan antik dsb.
Kami pernah ke Yunani, disana malah orang orang merasa dua ribu tahun yang lalu kayak kemarinnya kemarin aja.
 Namun begitu bukan berarti tidak ada peninggalan arkeologi kita, cuma sebagian udah terjual secara tidak bertanggung jawab, sebagian lagi mungkin belum tergali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<span id="co_1568"><p>jujur saja, jadi bingung nih&#8230;<br />
kita banyak tau sejarah orang, tapi buta akan sejarah daerah sendiri.<br />
Salah satu kesulitan membuktikan sejarah di sini adalah karena tidak eksisnya barang barang arkeologi.Ini disebabkan karena iklim tropis.<br />
Di Eropa sini banyak sekali benda benda bersejarah yang awet, karena iklimnya membuat benda benda ini tidak rapuh atau membusuk. Jadi tidak heran disini banyak kastil berusia ribuan tahun, lukisan lukisan antik dsb.<br />
Kami pernah ke Yunani, disana malah orang orang merasa dua ribu tahun yang lalu kayak kemarinnya kemarin aja.<br />
 Namun begitu bukan berarti tidak ada peninggalan arkeologi kita, cuma sebagian udah terjual secara tidak bertanggung jawab, sebagian lagi mungkin belum tergali.</p>
</span><div class="comment-toolbar" style="text-align: center"><a href="#comment-1567" title="Next comment">&gt;</a>  |  <a href="#comment-8604" title="Last comment">&gt;&gt;</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Reply('1568','Lismawati Hansel - Sinaga'); return false;">Balas Komentar ini</a>  |  <a href="#comment" onclick="CF_Quote('1568','Lismawati Hansel - Sinaga'); return false;">Quote</a></div>]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

