Aku/Saya = Hendry L dengan nickname tokke latteung
Bacalah dengan santai…..
Setelah berpuasa menulis di dua bulan terakhir ini, malam ini saya mencoba membangkitkan kembali hasrat untuk menarikan jari ini di atas keyboard laptop pinjaman ini. Beberapa menit yang lalu saya ditelepon oleh ketua F. I. P, bang Swandy, mengabarkan situasi terkini, perkembangan persiapan TRYOUT FIP di empat sekolah lanjutan tingkat atas di Pakkat. ( Tetap semangat kale-kale, kami mendukungmu, walo aku tahu pasti kamu akan diomelin oleh boru ni rajai…nga mangan hamu tahe??….). Tulisan pertama saya adalah tentang figure calon pemimpin di Humbang Hasundutan berdasarkan hasil kajian dan diskusi kecil disebuah forum perantau Pakkat.
Kembali ke laptop.
Hidup adalah perbuatan, kata iklan salah satu partai di televisi.
Ya, hidup ini harus selalu berkarya dan berkarya, sebab hanya orang yang putus asa dan orang matilah yang mau berhenti berkarya. Dari dua minggu yang lalu, sejak pertemuan pertama pencanangan program TryOut di rumah kel bang Edo ( Penasehat FIP), maka dari situlah kesibukan saya bertambah. Mulai dari memperkenalkan program ini ke Sekolah-sekolah di pakakt, dengan cara menghubungi para kepala sekolah, hingga menyiapkan materi soal.
Secara khusus saya mengucapkan banyak terimaksih kepada Ibu Sondang br Togatorop yang secara spontan mau membantu saya menyediakan soal-soal untuk SMU ( duh….parumaen ni Pakkat…burju nai tahe ), dan tentunya kepada sang pendekar F. I. P, penasehat yang khusus membidani lahirnya program ini, Bang Togar Sidabutar. Sungguh, beruntunglah Pakkat punya putra daerah seperti abang ini, yang rela membantu secara materil, moril, semangat dan yang paling besar pemikiran pada program ini. Dimana bagi kami yang orang awam sepertinya program ini hanya mimpi. Tanyalah masalah elektro komputer dan internet, saya akan jawab. Tanyalah soal Batto, maka ada Bang Tommy, tanya soal puisi dan derama?…Lae si Paulus ma, tapi tanya masalah ujian UAN?…Abanglah topnya!…..
Kenapa malam ini saya nggak ikut bergabung dengan tim atau panitia TryOut ini?. Seperti pembicaraan saya via telepon, maka malam ini saya harus menyiapkan soal ujian Bahasa Inggris dalam bentuk audio. Audio yang dibutuhkan adalah dalam bentuk format kaset/tape recorder, sesuai dengan informasi yang saya dapatkan dari Pakkat. Ini malam kedua saya pusing tujuh keliling untuk mengkonversi file yang diberikan narasumber ( Kak Sondang guru SMA21 Jakarta ) dari format WMA ke bentuk kaset. Dengan berbagai cara, akhirnya malam ini jadilah masternya soal ini dalam bentuk kaset. Cape deh….
Kembali ke laptop.
Ketika saya di dalam angkutan kota, setiap pulang dari rapat F. I. P atau pertemuan yang berhubungan dengan dengan organisasi ini, Pakaktnews, dll, maka saya selalu mengilas balik segala bentuk kejadian yang telah lewat. Kalau pembaca yang budiman mencoba membayangkan jarak antara rumah saya di Cikarang dengan setiap tempat pertemuan di Jakarta maka angka kilomertnya adalah 110km P-P. Maka jarak itu sama artinya kalau dari Pakkat itu bisa mencapai Siborong-borong. Jika pulangnya harus larut malam, jam sepuluh, maka saya harus berjibaku mencari angkutan ke Cikarang dan bila sudah tak ada, maka saya harus berjibaku mencari pengganti alternatifnya, taksi ??…….ollobolokni, tagi nai.
Lapo Ondihon Jakarta Timur.
Saya dari Cikarang, 50km lalu ada bang Swandi dari jakarta barat berkisar 30 km, trus ada lae Pahala, 40km lalu bang Togar juga di JakBar 20km, Bang Edo 40Km. Dilihat dari angka maka kita-kita ini sepertinya orang yang tak punya kesibukan lain aja. Ada yang naik motor/kareta molo di hitaan, dan angkot. Pulang kerja bukanya langsung ke rumah bertemu keluarga, tapi malah menyibukkan diri di organisasi ini.
Pernah saya ucapkan begini pada lae pambidik alias lae Bidikoff. “Kalau nggak melihat semangat teman-teman ini dalam ber-FIP ini, maka saya pasti sudah bertobat dari dulu untuk tidak ikuti semua kegiatan ini. Hanya karena kemauan dan semngat merekalah maka saya jadi ikut semangat, walau saya harus meninggalkan pardijabu dirumah hingga tengah malam. Karena saya lihat ada ketulusan dalam perjuangan mereka ini untuk memajukan Pakkat sesuai dengan talenta dan kemampuan mereka, maka saya juga jadi termotivasi.”
Simate eah…..tuku ngo enda……salut do au mamereng hamu akka na mangalehon rohana bah…seandainya disini ada si Rohani, apa dia akan ikut??. Angkat tangan buat maestro F. I. P tanpa menyebutkan namanya satu persatu.
Dari segi lamanya merantau, maka saya masih termasuk kelas pemula, masih kelas sepuluh tahun meninjakkan kaki di tanah Jawa ini. Secara materi tentunya saya tak sanggup untuk memberikan yang cukup berarti untuk Pakkat, tanah Kelahiran saya. Apalah daya seorang karyawan bukan?.
Natal Kecamatan Pakkat 2008
Saya sungguh takjub melihat peserta natal yang hadir pada saat itu. Setelah saya amati, memeng ini semua berasal dari Pakkat kok. Ratusan orang datang memadati gedung itu. Artinya rupani, orang Pakkat ternyata banyak di Jakarta. Dari yang berpakaian biasa hingga berpakaian cukup luar biasa. Dari yang naek angkot hingga yang bawa kenderaan sendiri. Kalaulah seandainya, ini berandai-andai nih, bener..simate eah…hatakku ma jo on. Seandainya separuh dari yang hadir pada perayaan natal ini ikut bersama, bergandeng tangan bahu membahu memberikan sumbangan saran, pemikiran, ide, materi, apa saja sesuai dengan yang di berikan Tuhan kepadanya maka saya bisa jamin Huta Tano Pakkat, Tano Rambe tidak seperti sekarang ini selalu tertinggal bila dibandingkan dengan kecamatan di sekitarnya.
Di Pakkat itu, tak ada jaringan telepon. Karena sudah ada sinyal Telepon Selluler, alian Heppon, maka kita tak berheppot-ria lagi nyari jaringan Telkom. Listriknya soak dan sering mati. Bagaimana dengan hasil bumi? Salak? Masih ingat sama salak Pakkat? Sapot-sapot. Kalau bicara soal jalan?? Jangan tanya lagi. Silahkan buka-buka file di web ini, maka semuanya itu akan kita lihat. Lalu bagaimana dengan sosioal-budaya??. Tak ada hak untuk menjelaskan disini, terlalu berani ah….takut saya di kasi melangkahi bayon yang sudah di dele-delei……paitte di bara.
P a p a t a r ….
Maksudku bukan Amani Patar, tapi Pakkat, Parlilitan, Tarabintang
Setali tiga uang dengan F. I. P, maka tim ini juga saya lihat tak ada perkembangan yang cukup signifikan. Tak ada hasrat untuk memberikan sesuau. Tak ada birahi untuk berbuat sesuatu bagi Pakkat. Yang ngumpul ya itu-itu saja. Kapan jadinya PAPATAR? Atau sosialisasi yang kurang??….nantilah saya bikin tulisan tentang PAPATAR.
Kembali ke laptop.
Jika tidak mampu memberikan materi seperti saya ini, maka saya tantang anak-anak muda yang berasal dari Pakkat utnuk ikut bergabung dengan F. I. P. Generasi Muda, yang masih enerjik, mari bersama kita bisa memberikan sesuatu yang cukup berharga. Banyak hal yang bisa kita sumbangkan, bila kita bersatu maka semua bisa dilakukan. Jangan biarkan kami yang sekian orang ini sibuk ber-capek ria menurus ini dan itu. Saya mau, kita semua adalah punya andil dan punya partisipasi di dalam memajukan kampung kita.
Kawan-kawan mahasiswa yang dari Pakkat, yang tinggal di Medan, jakarta dan daerah lain, kita bisa berbuat. Bicara soal komunikasi, kita punya MILIS, punya WEBSITE apa susahnya??. Di Medan banyak anak muda, mahasiswa, sampai dimana pedulimu? Apa setelah kuliah disana maka kamu sudah terbebas dari Pakakt?? Ingat. Pusok mu di tanom di Pakkat, maka perbaikilah pakkat dengan kualitas dan kuantitasmu sebagai mahasiswa. Jangan Lettoi!!!!
Lalu anak muda di jakarta??. Mari kita bangkit.!!!
Hal yang sama juga saya serukan kepada seluruh senior kami, para perantau yang lebih dulu meninggalkan Pakkat, kita adalah satu, generasi Pakkat. Maka mari bantu F. I. P untuk mewujudkan beberapa Program yang telah di gariskan. Berikan ide dan masukan, berikan semangat. Jangan berikan sinisme kepada setiap orang yang mau berbuat untuk Pakkat. Tapi ikut serta berpartisipasi adalah hal yang lebih baik dari segala apapun. Bertindak sendiri-sendiri adlah baik selagi memang kita mampu, tapi bersama-sama adalah lebih baik.
F. I. P
Ini cuman wadah. Just simple.
Apa rekansemua merasa ada semcam exclusivesme?. Jangan pernah. Sejalan dengan pembentukan F. I. P. Maka website www.pakkatnews.com diluncurkan. Tujuanya adalah untuk mengumpulkan MACCA. FIP bercita-cita, lewat website ini maka semua perantau yang berasal dari dari pakkat bisa bertemu walau hanya dalam bentuk format digital. Artinya, ketika kita ikut bersama-sama di www.pakaktnews.com maka kita sudah masuk menjadi anggota FIP. Sungguh menjadi satu kebanggan bagi saya pribadi selaku web design dari www.pakkatnews.com bahwa saya tahu, semenjak web ini diluncurkan maka begitu banyak hal yang tak mungkin bisa menjadi kenyataan. Bertemu dengan satu kampung, becerita dan saling bertegur sapa.
Kita sesama perantau dari Pakkat yang berbeda usia pun bisa menyatu dalam website ini. Inilah salahsatu cara F. I. P dalam menghimpun kekuatan ke masa yang akan datang, tentunya dengan tujuan untuk memajukan Kecamatan Pakkat.
Semakin hari pengunjung web ini semakin banyak, kadang sampai 9 orang yang online secara bersamaan, artinya ada kerinduan untuk saling bertemu sesama satu kampung. Maka, walau cuman saran, lewat web ini kita bisa menyampaikan pendapat kita. Kami web admin tak melarang anggota untuk berkomentar.
So,…
Bagi rekan netters yang membaca tulisan ini, yang membaca hingga alinea terakhir ini, maka mari bergabung dengan F. I. P.
Modom ma jo !!!!!
Cikarang 13-03-09 22.40.00
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Tokke Latteung,
Tetap semangat
[Balas...]
Usaha dan Pengabdianmu takkan pernah sia-sia, maju terus FIP. Saya salut melihat kebersamaan orang-orang Pakkat, saya salut dengan kerja keras orang2 pakkat.alasan ini yang membuat saya bergabung di FIP dan Milis Pakkat.
Saya lahir dan dibesarkan di Kec.Lintongnihuta, tapi Maaf jika kawan2 par lintongnihuta ada yang baca, bukan maksud hati mengucilkan parlintongnihuta tapi mampukah kawan2 berbuat seperti generasi Pakkat? mari belajar dari generasi Pakkat.
[Balas...]
Itennggggg ganjang ni tulisan akke he.
Ditikki kerja tim ari Jumat 13 Maret naung salpu, ro ma lae pambidik didokma: Ai disukkun Lae si Hendry au nattoari melalui telepon, ai basa do tahe taulahon sisongon on, inna ibana. Jadi hudok mangalusi ibana, ima goarna pertanyaan rekflektif, nikku. Gabe sai mekkel-mekkel ma hami huhut sai dinunuti hami karejo i sahat ro dipukkul 10 borgin. Ai nungga mulai sian jam 6 sore dikarejohon las so marnasae dope. Nungga hassit be gotting, pas muse penasehat i (Lae Sidabutar) attar hurang sehat jadi memang holan alani semangat dohot akka carito na lussu-lussu nama baenon. Nangpe songon i tong kodo dang namarnasae, ai tok gok sikarejohonkon mambaen rencara try out on, mulai sian menulisi pembagian ruangan dohot nomor soal, mangalem, manghetter, pamasukkon soal-soal sesuai amplopna dll sebagaina. Ala sosae dope gabe disepakati ma dilanjuthon karejo on marsogot nai di jabu ni lae Pahala Manalu, alai ianggo au dabah kebetulan adong ulaon marsogot di jabu gabe holan akka dongan i majo mangkarejohon.
Marsogotnai sadaribot dilanjuthon akka dongan ma muse ulaon i sian torang ari sahat tu hos ni ari, nungga hassit gontingku lae, inna lae Pahala melalui telepon seluler (hempon).
Ari minggunai, soal-soal untuk try out 4 sekolah SMU dan SMK Pakkat ditaruhon lae si Manalu ma tu Muara Nauli, dan hari ini paket soal-soal meluncur dengan bus Muara Nauli menuju Pakkat.
Bravo, tetap semangat kawan-kawan.
[Balas...]
Akka dongan, hujaha ma muse akka harotas-harotas pardalananhu na ujui, tikki masa-masa sikkola. Nungga hea hubahen nian di partukkoan on, alai molo hujaha muse, ittor ingot do iba disemangat niba na tersisa tikki na mandalani pardalanan na borat tingki i, na naeng tu puncak ni Gunung Semeru. Sahali-sahali tahe, ikkon jongjong ma jolo iba, tumimbo saotik sian akka penguasa ni Pulau Jawa on, ninna roha tikki i. Tangkas do taringot sude muse pardalanan na mansai borat i, alai siala ni semangat na laho ikkon sahat tu Puncak, tamba ma muse gogo niba na laho mangalangka. Sai hujahai sada-sada. Dungi, husurathon ma on, sada sian akka na naung hea husurathon.
‘nyala lilin di kaki bukit’
melempar penglihatan dan terhampar senja
dataran tinggi dan berbukit
dengan mata hati
sekilas..seberkas menggurat kelam
samar namun tampak
jelas ada walau berkasnya tipis
perlahan kumendekat
dan pasti kan kudekap
bola mata yang telanjang
terkadang begitu buta
pikiran mati suri dan hampa adalah batu nisannya
tapi mata hati lebih tajam
menelusup sampai ke perut bumi
nyanyian hujan yang dulu sendu
berubah rancak disambut sang alam
desahan pinus begitu merdu
memberi harapan dan damai alam
ketika kaki kian dekat
ke titik tadi yang kelihatan samar
kuberlutut di dekatnya
mendekap kehangatannya
sinar ini begitu ada !
bayangan disekelilingnya
tampak bergoyang ditiup sang bayu
Agni itu harus terjaga, dari tamparan badai zaman
dikegelapan ini, bias sinarnya berteriak
bahwa ia terlihat
karena kegelapan ini………
Mahameru, Maret 1999…….Tommy Kenthie
Lilin sudah menyala di kegelapan itu
Kita jaga apinya…kawan !
agar tidak mati muda……..
Kawan-kawanku, maukah kita, bersama menjaga apinya?
Horas…
[Balas...]
Horas, Horas, Horas…..
Horas ma di ho anaha hasian,
Sebagai salah seorang Putra Pakkat, sangatlah wajar dan tidak berlebihan rasanya saya mengucapkan terima kasih dan rasa salut yang sebesar-besarnya atas segala perjuangan dan perhatian yang teman-teman berikan TANPA PAMRIH khususnya dirimu ananda (Hendry )untuk mendorong FIP dengan segala Program-programnya untuk memberi sumbangsih demi kemajuan Pakkat atau Putra/i ke depan.
Kebersamaan kita, kekompakan kita dengan kata kunci ” SEMANGAT dan KEPERDULIAN ” kita adalah MODAL UTAMA untuk SUKSES dalam menggapai VISI dan MISI yang telah kita canangkan bersama dalam PENDIRIAN FIP. Hidup FIP !!!!!
MAULIATE ma di ho anggia (Hendry), sude Pengurus FIP (Angginiba Swandy, Lae Manalu, Angginiba Parbatto, bere niba T Sidabutar, Anakniba Parluasan. Arnold d.n.a)nang tu akka dongan sahuta Putra/i Kec. Pakkat dohot tusude tahe akka dongan na ro manikkir Website Pakkatnews, –> “PARTUKKOAN TA” on. Sai masileanan roha jala marsitukkol-tukkolan ma hita laho mambahen / mangalehon kemajuan tu hutanta dohot putra/i na sian hutanta (Kec. PAKKAT)i.
Horas,Horas, Horas !!!!!
(sian parhutasadaan /pontianak)
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU Amen.
[Balas...]
Sabotulna nga hea hubaen komentarhu dison, alai sai piga hali huodothon si “Submit” di janjela na rara i, ndang marnaboi, dung pe dikaboa Admin i (lae si Hendri Lbngaol) asa huboto kietna, mauliate ma di Admin i.
Adong saotik sipatikkoson, sotung dirippu akka dongan na hebat iba. Sabotulna hurang pas do molo diguritton na au “membidani lahirnya program ini” (sadihari au gabe bidan, he he he), alai sude do jajaran Pengurus naung mambaen on gabe program kerja, jala sude do hita mangulahonsa.
Mangihuthon naboi hutakkup di sarita/postingan na di ginjang on ima sada soso-soso / ajakan tu hita saluhutna par Pakkat asa talean rohanta lao pamajuhon hutanta i, aha na boi talean, gogo pikkiran manang sihumisik, godang otik asalma sian ias ni rohanta, sudena i manumpak tu na denggan do. Asa songon nidok ni umpama, masiamin-aminan songon lampak ni gaol, masitukkol-tukkolan songon suhat di robean, jala songon hata ni ende i, i aek sattetek na otik do i molo sai manetek mangalantap i.
Horas, mauliate
[Balas...]
Tarlambat huboto marinternet bah, gabe so huboto na adong rencanamu laho mambahen try out di pakkat, sisongoni nga he huulahon hami di taon 1991, bimbingan test jarak jauh, Ahu rap dohot lae Josua Siringoring (nga didia lae, tung masihol iba) Ibu guru Agustina Sihotang(ala so ja di Ibu guru, gabe Ibu hakim ate) Anggiat Simamora(pendekar lautan Api) Ramses Sianturi(hela ni karo) Tumpal Simamora (Alm). Alai molo tung adong dope angka rencana na uli ke depan tung bersedia do au gabe penghubung di doloksanggul, ala au saonari tinggal di jonok ni HKBP Doloksanggul Kota.
Horas
[Balas...]
HOras Tunggane,…
Ai so adong hata tarlambat taringot tu na mambaen hadengganon on, alai tutu, adong na parjolo sallakka. Attar songoni do ninna roha. Nian, tung godang dope siulaon, mardomu tusi, ikkon sada do sude roha ni akka hita pangaratto nang songon hamu nadi huta ( nmanang pangaratto na jonok
) horas ma
[Balas...]
Rencanaku naeng mambaen opini do di pakkat news, alana adong nuaeng preseden negatif tu masyarakat papatar terkait pemilu, sai songon na boi ninna situhoron parpapatar, ido makana gabe wakil rakyat (DPRD- red) sian papatar dang merefrentasikan masyarakatna, baen jo lae cara mangirimna ba asa hubahen tulisan on
[Balas...]
admin:
June 3rd, 2010 | 11:35
@Posma Simanullang, SH, boi tunggane. kirim lae ma tu email pakkatnews@yahoo.co.uk nauli ma i
[Balas...]