Pesta Bonataon Papatar 04-05-08

Catatan dari Opini Pembentukan Papatar

oleh : Tommy Sihotang

Mungkin sudah banyak kajian yang telah dilakukan sehingga opini yang dulu dilemparkan kepada masyarakat yang ada di 3 kecamatan yaitu Pakkat, Parlilitan dan Tarabintang (Papatar) semakin mengemuka. Berbagai persfektif serta alasan-alasan telah dikemukakan oleh mereka yang menjadi ‘penggagas’ pemekaran ini sehingga diharapkan bahwa ‘cita-cita’ itu bisa terlaksana. Hal ini yang dapat saya tangkap pada ‘Pesta Bona Taon’ masyarakat Papatar se-Jabodetabek yang berlangsung di Gd. Pertemuan Sejahtera Pondok Gede, Bekasi pada waktu lalu.

Secara umum menurut pandangan saya, masyarakat Papatar yang hadir merasa antusias (walaupun yang dapat hadir mungkin belum maksimal), mungkin ada pemahaman yang sama diantara mereka tentang opini yang sedang digulirkan ini. Mungkin pula karena acara itu seperti mengumpulkan dongan sahuta, sehingga bisa bertemu dan bertegur sapa sesama masyarakat Papatar sembari melepas kerinduan dan tukar cerita karena ajang semacam ini tidaklah terlalu sering.

 

    

 

Ini merupakan suatu tahapan yang harus dilalui agar ide ini bisa dipahami oleh seluruh elemen masyarakat Papatar se-Jabodetabek. Sejumlah pertanyaan akan muncul. Bagaimana dengan elemen masyarakat di Bonapasogit sendiri (di Pakkat, di Parlilitan dan di Tarabintang)? Bagaimana cara pandang, pemahaman dan penerimaan mereka terhadap opini pemerkaran ini? Mereka yang akan mengalami langsung karena mereka yang berdiam dan tinggal di sana, bukan di Jabodetabek.

Opini pemekaran ini sebenarnya sangat bisa diterima, karena tujuannya sungguh mulia seperti mengentaskan kemiskinan, memerangi kebodohan, meningkatkan posisi tawar ketiga kecamatan ini yang akhirnya nanti akan membawa kearah masyarakat yang sejahtera, adil dan damai. Selama ini, hal ini belumlah terjawab oleh kabupaten Humbang Hasundutan.

Namun, saya belum melihat adanya tinjauan dari sudut akademis, seperti penelitian dari suatu lembaga atau istitusi pendidikan misalnya universitas untuk mengkaji dari berbagai sudut seperti sumber daya ekonomi dan potensi daerah, penelitian sosial budaya dan politik dan hal lainnya yang dipandang perlu sehingga masyarakat menjadi semakin yakin akan arah pemekaran ini. Menurut saya studi ini sangat urgen dan perlu sehingga masyarakat sadar dan semakin mengenal daerahnya sendiri. Dengan mengenal pasti akan tumbuh rasa cinta, sehingga kalau cinta akan daerahnya, pasti akan mau berbuat untuk kemajuan daerahnya sendiri dan pasti akan menjaganya! Tentu saja hasil penelitian ini benar-benar akurat, bukan untuk mengelabui misalnya.

Kemudian, perlu dibangun kesadaran kepada masyarakat bahwa apakah memang pemekaran adalah jalan keluar menuju Papatar yang lebih baik? Jangan-jangan hanya akan menimbulkan masalah baru sementara masalah lama tidak terselesaikan. Bukankah Humbahas juga berpandangan demikian dahulu sehingga mengalami pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara? Perlu juga suatu lembaga survey yang kompeten dan akurat untuk mengetahui sejauh mana masyarakat paham, Papatar ingin dan mau untuk pemekaran ini.

Inilah yang perlu dikritisi sehingga masyarakat bisa paham dan yakin sehingga cita-cita menjadi Papatar yang maju dapat diwujudkan. Ingat, bahwa opini ini adalah untuk seluruh elemen masyarakat yang ada di Papatar, bukan untuk segelintir orang yang pintar bermain politik atau haus kekuasaan yang mau mengambil keuntungan sesaat.

—————————————————————–
moderator :  sengaja tulisan ini di upload ke web sebagai hasil pandangan dari pesta papatar dan        Tidak semua orang bisa mengakses poto-poto di milis pakkat, jadi beberapa saya posting sisini

Berita lain ...

Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:

22 Responses to Pesta Bonataon Papatar 04-05-08

  1. swandy sihotang

    Semakin hari semakin menarik pembahasan tentang Pemda Humbahas dan fenomena munculnya usulan pembentukan Kabupaten Papatar. Beberapa pendapat dari teman-teman mendukung pengusulan terbentuknya kab. papatar, tetapi sebagian juga pesimis dan merasa ini hanyalah kegiatan sekelompok kecil orang.
    Banyak orang tentulah banyak pendapat, dengan argumentasi masing-masing tentunya.
    Pemekaran suatu daerah secara teoritis adalah guna mendekatkan pelayanan pemerintah kepada publik. Semakin dekat pelayanan kepada publik maka semakin baiklah tata pemerintahan suatu daerah. Pengalaman beberapa pemekaran daerah di Indonesia ternyata banyak juga yang akhirnya bermasalah dan hanya menjadi beban bagi pemerintah pusat. Pemekaran Kab. Taput menjadi beberapa kabupaten termasuk Kabupaten Humbahas menjadi salah satu contohnya. Daerah yang termasuk Papatar, faktanya adalah daerah yang paling tidak diuntungkan selama berdirinya Kabupaten Humbahas. Tidak ada perbaikan yang signifikan terhadap daerah Papatar tersebut. Bahkan pembangunan semakin merosot. Contoh yang paling utama adalah pembangunan jalan dari Dolok Sanggul ke Pakkat. Tetapi apakah hanya itu? Apakah masih ada contoh-contoh yang lain? Kiranya teman-teman bersedia memberikan contoh-contoh buruknya pembangunan di Humbahas khususnya Pakkat. Dari contoh-contoh tersebut akan kita lanjutkan menjadi sebuah kajian akademis dan akan kita bicarakan lebih dalam dalam Forum Intelektual Pakkat (FIP) yang akan dilaksanakan pada hari sabtu 10 mei ini, dan kita rumuskan menjadi sebuah tuntutan perbaikan pembangunan di Pakkat kepada Pemda Humbahas.
    Saya mengundang rekan-rekan semuanya untuk berpartisipasi dalam mengisi pointers berikut ini:

    Tuntutan warga Pakkat kepada Pemda Humbahas:

    1. Perbaikan fasilitas jalan dari Doloksanggul – Pakkat-Parlilitan.
    2………………………………………………………………………………
    3. …………………………………………………………………………….
    4. ……………………………………………………………………………..
    5. …………………………………………………………………………….
    6.
    7.
    dst

    Salam,

    Swandy Sihotang

    >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  2. hendry lbn gaol

    Ada yang penting, ada yang urgent, ada yang mendesak, ada yang gawat….

    Jalan termasuk kategori yang gawat…

    gak percaya?? saya akan tunjukkan besok, kalo jalan ke pakkat sudah rusak parah….

    sektor lain,..masih banyak deh…

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  3. Lismawati Hansel - Sinaga

    Wah…gawat deh!
    Kalo awak datang ke Pakkat taon depan, siap siaplah sakit tulang.
    Enaknya, kalo lampu mintop galak terus terusan, nggak usah keluarin duit lagi dong buat beli lampu disko.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  4. Ricardo AP Marbun se mm

    Beha taringot tu PEMBALAKAN HUTAN LINDUNG SIGURUNG-GURUNG i ?, tamba songe hian ma tahe dalan i, alana molo MATEK-TEK (madabu) manang aha sian dolok-dolok i, ndang adong be parsangkotanna.
    Horas Jala Gabe, Tetap semangat dan GBU, Amin

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  5. Lismawati Hansel - Sinaga

    Jala godang hewan hewan na dilindungi nunga hampir punah alana ditakkupi jolma i laho gadisonna bage allangon ni halak Cina na hurang ajar i.

    Ai sebenarna halak Cina on pe akka na hurang ajar do godangan. Jala di hita godang na pogos. Pajumpang hian ma!! Hasilna ba alamta sandiri ma na hona huras. Hape sagelleng aha pe taho sada mahluk hidup i tung porlu do i tu keseimbangan ni ekosistem. Jala porlu hian talestarihon tu akka pomparanta.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  6. Ricardo AP Marbun se mm

    Boi do ra tambahononta pangidoan (tuntutan) ta :
    SARANA TELEKOMUNIKASI KABEL ( saluran TELKOM –> FIXED LINE ) BUKAN YANG SELULER (songon na adong nuaeng), asa unang tergantung tu PORHAS (ronggur / petir) manang HABA-HABA /HALISUNG-SUNG (angin topan) molo markomunikasi tu PAKKAT. Pemasangan ni TOWER TELP sinuaeng pe, terlalu mengalah do hita disi, semestinya nian sebelum di bangun, sangat wajar do molo dipangido hian nian sumbangan untuk melapis dalan na mangaliati TOWER na dua i (sian Sirpang opat tu Pastoran dohot tu Simarsik) dohot ASPALT HOT MIX. (ai beha matahe, (terutama arah dalan na tu SIMARSIK) pemasangannai ndang lengkap jolo dipangido IJIN sian tetangga, (ndang adong ditandatangani natua-tuai/inang nami i, tingki i pas lagi di JKT do ninna. (Katanya, gelombang yang dipancarkan ANTENE/TOWER SELULER, dapat MENGAKIBATKAN RADIASI karena GELOMBANG ELEKTRO MAGNETIC), selain ni i tung godangdo dampak yang kurang baik tu lingkungan, mis. (selain radiasi ke otak), resiko TARTIPA, Pemandangan pe jadi kurang baik (apalagi molo sangkot leang-leang ni SIHUMALA, tambah ma kotorna), Angka PARJABU parSTRAT (lingkungan) i pe,holan Rp.20.000,- (duapuluh ribu rupiah) do ninna halak nasida dilehon per Kepala Keluarga, hape molo maruppak i (sai dao-dao ma i akke) olo do sahat tu jabu nasida be. ( Molo di ukur, tujabu nami pe sahat do ra i). Selain ni i dohot PORHAS alias RONGGUR pe tahe, bage disinama MARASAR, hahahaha… porhas marasar ??? Apalakani pidong LAKKUPA naeng mangintip anak ni manuk ?). Kontrak ni bangunan (TOWER) i tu nampuna tano, berjangka 25 Thn ninna angka jolma i. Jadi molo tutu do 20.000 utk 25 tahun, berarti BERARTI BIAYA RATA-RATA PERHARI UNTUK BERJAGA-JAGA TIAP KELUARGA DILINGKUNGAN I ===> Rp. 20.000 / 9.125 hari (25 Thn) = Rp 2,19 (dua rupiah per Hari ). Je MOLO DI HITUNG PERKEPALA (Mis. jika jumlah rata-rata per rumah ada 4 (opat) orang, berarti perorang = Rp. 0,55..(SASEN) per hari ?????? Wah,…. keterlaluan, Nanggo SABENGGOL pe ndang dapotna, SEMENTARA RESIKO YANG BISA TERJADI ??? TENTU TAK TERNILAI, (apalagi molo tutudo adong dampak ni i tu otak manusia) Memang ndang dope adong dapot ahu data na pasti. Jala na di hasilkan/ YANG DIDAPAT PERUSAHAAN TELEPHON SELUSER / PROVIDER DARI TRANSMISI TERSEBUT) ????..(tentu sangat besar, jumlahnya sangat besar sekali). Jika diprediksi, dengan adanya jaringan tersebut, Jumlah pelanggan yg bertambah sebanyak 2.000 pelanggan (sian sude penduduk na di Desa 2 dan Kecamatan yg terjangkau (desa di PAPATAR,O.Gjg, BARUS) dengan rata-rata pemakaian per bulan (biaya pulsa Rp.200.000) = Rp. 400.000.000 / bulan. Nah,..selama 25 Tahun (masa kontrak) ?(diasumsikan tanpa ada pertambahan pelanggan dan tanpa ada kenaikan pemakaian pulsa tiap pelanggan ) = Rp.10.000.000.000,- (sepuluh milyar), JIKA DIBANDING DENGAN Rp. 20.000,- ? tentu SANGAT,SANGAT TIDAK BERARTI (KITA BUKAN USIL KARENA MASALAH UANG). Semestinya, letak Bangunan Tower si songon i, SANGAT TIDAK BAIK BIBANGUN DITENGAH-TENGAH PEMUKIMAN,(akan lebih baik jika /SEHARUSNYA JAUH DARI PEMUKIMAN PENDUDUK. Yah,…Suatu saat nanti, hal ini akan saya permasalahkan, SEBAIKNYA DI RELOKASI KE TEMPAT YANG JAUH DARI PEMUKIMAN, jangan hanya untuk kepentingan segelintir (pemilik tanah ??? dan Provider seluler ) saja —> ADONGDO NAENG IMB NI I ( alana lobi do ra 100 M timbo na) ?. Sebaiknya, haruslah direncanakan dengan baik dan benar, dianalisis segala dampak/resiko yang akan terjadi. Alana ingkon saling masiargaan, masijagaon do namangolu on (saling menghormati), Berbuatlah yang terbaik kepada semua termasuk lingkungan, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Songon i do akke angka hamuna kale-kale ?.
    Horas Jala Gabe, Tetap semangat dan GBU,Amin.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  7. Tommy M J Sihotang

    Horas ma di hita sasude.

    To ito Lismawati, forum ta on nungga gabe konsumsi publik. Siapa saja yang mau mengetahui tentang Pakkat, di sudut dunia manapun bebas mengakses situs ini karena tidak dibatasi oleh password untuk akases masuk.

    Jadi ito, jala tu SAMUDEKNA hita na laho mambahen komentar, opini, uneg-uneg manang na aha pe taho, tolong untuk tidak ada unsur SARA.

    Menurut ahu, argumen tetap akan lebih cerdas dengan tidak menyinggung SARA.

    Alana, godang do tong angka dongan keturunan na gabe marmarga di hutatta. Atau, jangankan mereka (keturunan), angka na marsabutuha pe marsihosoman….

    Songon ima jolo ate….horas, mauliate.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  8. nah…ini nih….
    Justru masa-masa ni heppon on ma dimanfaathon par telkom pa so akka pembangunan jaringan fixed. Ai gabe so boi do marinternet sian pakkat, molo masuk telepon jabu, dang mangomo be par heppon. Sekarang ini semua orang sudah punya heppon, molo tahali-halihon tu arga ni esemes jaman saonari on,…

    sadia ma pangomoan ni par-propider sian pakkat??

    okelah,…mari kita diskusikan, hal nyata apa yang nanti bisa kita (FIP) pada masyarakat pakkat.

    Abang Marbun….
    Ai boi do ro abang ari sabtu on di kopdar ni FPI ehehhe…FIP on??

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  9. Tommy M J Sihotang

    Horas abang Marbun,

    Menarik, mengenai instalasi tower dari salah satu provider telepon selular. Na uju i, andorang so dibangun memang angka rumah tangga na adong di liat i (salah satunya lingkungan na masuk tu blok L ninna saonari), adong do semacam tuntutan terutaa tu arah keselamatan dan kesehatan. Kebetulan amanta hami termasuk do na mengkritisi i. Na di patorang ni abang i, nungga di paboahon tu angka hombar jabu humaliang tower. Alai, sai adong do pro kontra, mungkin lebih tergiur do tu hepeng na nilean ni par proyek tower i, daripada faktor keselamatan dan kesehatan.

    Jadi sai anggiat ma tutu lam tu joloan on, semakin malo angka parhutatta i, asa unang di tokko-tokko i halak na asing.

    Horas ….

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  10. Ricardo AP Marbun se mm

    Horas ma ampara si doli,
    Sai naeng do nian dohot agu margabung, alai beha ma dohononku tu ampara niba, alana marsogot borngin, ingkon mulak do ahu ampara tu Bandung (alana pas marulang tahun anakta siampudan (Tolu anakta, sada buru dua baoa) Alai, beha ninna roham ampara molo ro ahu sadarion laho mamjumpai hamu, didia ma hita MARKOMBUR KALE-KALE ? hehehe…(ai sipata, molo sai holan saba (kantor) ni urus, olo do bage tarulang huta) hehehe…HORAS JALA GABE, TETAP SEMANGAT DAN GBU. Amin.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  11. Bah usul nadenggan do nian on, boha akka dongan molo tarencanahon markombur hita sore on (mulak kantor). Au pe adong do waktukku. Sebenarna jadwal mar-badminton do nian malam on di menteng. alai boi do akka haduan i namarbadminton i. ate boha akka dongans?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  12. oh ya inisial pakkat1974 i, au do i. Swandy Sihotang. Horas.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  13. Tommy M J Sihotang

    Bah, sogot do pe ari ate, alai nungga mulai nonang on. Ai naung sae do manggiggis? Hahaaha…

    Bah, olo tutu ate, ni usahahon pe ro. Di dia ma parkomburan on annon?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  14. Ricardo AP Marbun se mm

    Amparangku ma manontuhon, manang di Lapo Ondihon ma hita markombur katua ? hehehe…. adong museng do disi TUAK TAKKASAN,,hahaha….
    Horas jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU.Amin

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  15. rihardi tinambunan

    Tuntutan Warga Pakkat (khususnya DS. Sigalapang) terhadap Pengkab Humbahas yang paling Urgent saat ini:
    1. PERBAIKAN Jalan pakkat-Parlilitan, mungkin akka kale-kale molo pas mulak tu huta an, dang hea dope mardalani tu arah parlilitan. coba deh …..sesekali jalan-jalan kesana. pasti tau songon dia songeni dalani. Tu angka na mardomisili di pakkat unang pola dao-dao cukup bereng hamuna Mulai sian Sp. Pancur hauagong – Ancol (sitahuis).

    2. PELAYANAN KESEHATAN.
    Waktu saya pulang bln juni 07, saya ksal bangat dengan ulah oknum petugas kesehatan di PUSTU Huta ambasang. kbetulan waktu itu orang tua saya lagi sakit, terus gw bawa berobat ke pustu tersebut rupanya petugasnya gak ada sama sekali. gw tanya tetangga sebelah katanya Dokter PTT yg bertugas di daerah tersebut, semenjak di tempatkan disini sekitar 2 bln yang lalu baru sekali saya lihat. habis itu gak pernah datang lagi. Terus saya tanya Perawat nya atau siapa ke. katanya ada juga mantri disini, cuma sibuk ngurusin Apotiknya di pakkat.
    Nah dari kasus yang saya alami “MERUPAKAN KEMUNDURAN YANG SANGAT JAUH ” di banding sebelum memisahkan diri dari Kab. Taput.
    Klo dulu, sebelum penempatan petugas kesehatan di sana, lihat dulu latar bekang orang yang mau di tempatkan, biasanya petugas kesehatannya adalah orang-orang daerah setempat. jadi hitungannya pulang kampung atau suami -istri yang sama sama petugas kesehatan.

    DAN MASIH BANYAK LAGI SEKTOR LAIN, YANG SANGAT MENDESAK UNTUK DI BENAHI.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  16. Lismawati Hansel - Sinaga

    Well… Ito Tommy,
    mungkin i attong ciri khas hu mai, terlalu blak blakan mengkritik segala sesuatu, termasuk dirikku sandiri.
    Alai dang mata gelap ahu mengkritik sesuatu, dalam arti sude.

    Oke mungkin dang denggan molo terlalu hutuju tu sada ras tertentu, alai ahu sandiri sedang mengungkapkan KEBENARAN !!
    Godang hian do memang sian KEBENARAN on na so tabo tu pinggol jala menyinggung perasaan ni halak.
    Termasuk mai tu hita halak Batak : Denggan do molo di pakawin na MARPARIBAN; yang notabene mempunyai hubungan darah dekat??
    Godang dope halak hita na mampraktekkon sisongoni, nang pe sian segi kesehatan sangat tidak baik, untuk orang Eropa malah menjijikkan. Secara Biologis lebih baik do kawin na samarga alai dang berhubungan darah langsung daripada na lain marga ale pariban kandung.

    KEBENARAN na asing nunga hampir punah TANGGILING sian tombak ta ala ditakkupi jolmai lao gadisonna tu Restoran ..(???) Na pasti dang Restoran Padang manang Eropa manang Amerika manang Australia.
    Ahu sandiri na taoni di pakkat ahu ditawarhon jolma i hubereng tu Bapak nami Tanggiling asa diboan tu Sibolga. Hukritik habis habisan Bapakhu asa dipadao tanganna sian i. Bisnis hasil pertanian oke alai sotung marbisnis binatang langka diulahon!!

    Molo memang na so BENAR do na hudokkon on, saya juga berani minta maaf.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  17. Lismawati Hansel - Sinaga

    ´´Jika saya seekor HARIMAU SUMATRA´´

    Oh…yah..ai memang adong dope Harimau Sumatra saonari??
    Tikki gelleng Omak nami godang dope Babiat di Tombak ni Siambaton, terakhir kali Omak nami mamereng Babiat tikki namarbaju, ipe naung hona tembak do.
    Omak nami saonari 60 taon, hita sandiri dang be hea taida Babiat, dang hea pola mabiar be hita tu Babiat.

    Jadi dibagasan 45 taon sadia godang ma natinompa ni Tuhani punah alani kerakusanta sude. ISE DO NASALA????

    Suang songoni tu akka Hutan Tropis.Akka jolma na maringanan disi na mengikuti hukum alam, dang hea dibuat halaki sian alam lobi sian na hinaporluhon nasida bahen allangonna ganup ari. Halak Kubu, halak Dayak, halak Papua, halak Indian, Aborigin, di Afrika pe songoni do, tersingkir halaki sude na alani kerakusan ni jolma MODERN?? Ido tujuan ni globalisasi asa boi ro sian an tuson manghuras na adong dison dohot sebalikna??

    Come on, that makes me sick!! And that makes me more sick molo dang barani hita mangungkaphon i!!

    Salam,
    br.Sinaga ( Anti Globalisasi )

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  18. Tommy M J Sihotang

    Horas….

    Unang ma nian songon NINNA. Ai molo ninna ndang jelas, manang na abu-abu dope. Unang ma songon rapot ni pidong ninna. Maccai ribur songon pidong gareja, alai dung habang lacco adong be na tinggal, tinggal ma kotoran ni pidong on birong-birong jala hapal.

    Tung maccai bahat do na terjadi, sagala maccam ketidakadilan, penindasan dohot sagala bentuk dan manifestasinya.

    Alai, molo menurut ahu, ikkon bisuk do hita laho menyikapi on. Ndang asal rugu-rugu biang, sai margauangi guttur so tarboto-boto. Manang na tarprovokasi, gabe barani holan ala ni gogo. Barani alias nekat, olo do gabe jim.

    Hita boi manghatai, alana mungkin nungga godang mardongan tu angka jolma na asing selain di luat ta di Pakkat. Tambah angka wawasan, gabe boi ma ta boto otik angka sepak terjang ni angka panamun di pamaretta ta. Ai molo di Pakkat hita tinggal, mungkin ndang dao dao pemikiranta ra songon na tinggal di huta i. Hape na so berdaya do nasida ala ni keadaan i.

    Sude hita na di forum on concern do tu angka issu-issu on. Alai santabi di jolo ni na torop, ikkon tasusun do rencana na denggan asa boi hita mangalakka. Ndang tor si ribak-ribak, ala so adong dope gogo (organization performance, legalitas, nang militansi nang godang angka naasing).

    Ima jolo tu si akke. Torus bagua aha muse do globalisasi on. Occe tabereng jolo da.

    Globalisasi sering diartikan sebagai interaksi antar manusia di muka bumi yang sudah semakin intensif karena kemajuan teknologi komunikasi. Globalisasi di satu sisi menimbulkan masalah tetapi juga memberikan banyak manfaat. Berikut definisi globalisasi:
    globalization A central part of the rhetoric of contemporary world politics and the subject of increasing volumes of academic analysis.

    Perdebatan soal globalisasi sebenarnya adalah perdebatan tentang diri kita sendiri, perdebatan soal value system kita masing-masing, bahkan perdebatan tentang globalisasi harus dilihat sebagai subyek dan obyek sekaligus, sehingga hal itu sangat tergantung latar belakang atau pengalaman masing-masing orang yang memberikan makna terhadap globalisasi.

    Tiga hal yang sering kita temukan dalam pendefenisian globalisasi, yaitu : kesalinghubungan, integrasi, dan kesalingterkaitan. Masalah kesalinghubungan bisa dilihat dari defenisi globalisasi sebagai suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia bisa menjangkau satu dengan yang lain atau saling berhubungan dalam semua aspek kehidupan mereka, baik dalam budaya ekonomi, politik, teknologi, maupun lingkungan. Atau dalam defenisi lain, sebagai proses munculnya masyarakat global yaitu suatu dunia yang terintegrasi secara fisik, dengan melampaui batas-batas negara, baik ideologis, dan lembaga-lembaga politik dunia.

    Tentu saja ini adalah suatu hal yang lumrah, suatu hal yang wajar-wajar saja. Hanya saja yang diperlukan dalam tatanan dunia internasional sekarang ini adalah adanya keseimbangan yang harmonis diantara semua individu di dunia ini, bahkan mengarah kepada yang lebih besar lagi, yakni negara. Seperti contoh yang kerapkali terjadi adalah dominasi Amerika Serikat dalam panggung dunia internasional.

    Acapkali globalisasi dianggap sebagai ancaman bagi perempuan. Namun buku kecil yang ditulis oleh Jo Kwong (lului hamu ma jolo bukku ni penulis on) ini justru bercerita sebaliknya. Globalisasi ternyata membuat perempuan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekonomi global. Globalisasi ternyata memberikan kesempatan yang positif terhadap perempuan, sebagaimana kesempatan yang sama diperoleh oleh orang banyak pada umumnya.

    Dalam buku kecil ini Jo Kwong mencoba membongkar berbagai mitos yang berkaitan dengan globalisasi, mulai dari globalisasi dan persoalan kemajuan tehnologi, globalisasi dan kapitalisme, ekonomi serta dominasi perusahaan-perusahaan besar, hingga persoalan globalisasi dan kaum miskin serta perempuan. Menurut Jo Kwong berbagai tafsiran masyarakat terhadap globalisasi yang selama ini ada ternyata penuh dengan informasi yang salah. Ia mengutip apa yang diucapkan oleh Barun Mitra, seorang pejuang pendukung globalisasi dari India, yang mengatakan bahwa globalisasi serta liberalisasi ternyata telah mendorong dan membuka kesempatan kepada perempuan-perempuan di India untuk dapat berpartisipasi dalam bidang ekonomi yang lebih menguntungkan

    Karena definisi globalisasi yang berkembang di masyarakat Indonesia, bahkan di dalam wacana dunia internasional sangat beragam tergantung sudut pandang yang melihatnya. Padahal kita harus menyatukan definisi dulu, baru kita melakukan action, baik itu mendukung 100 % maupun menolaknya mentah-mentah ataupun sekedar mengekor saja.

    Yang penting adalah janganlah kita memaksakan kehendak atau selera kita kepada orang lain,

    Boha muse ma da babiat on/harimau sumatera (panthera tigris sumatrae). Belum ada data pasti populasi ini walau dari WWF. Holan accar-accar dope, alai nungga turun drastis populasina. Di toru ni 500 ekkor ma nuaeng, perkiraan ni WWF.

    Kenapa turun? Nungga taboto be i, ala ni aha akke. Naung accirngaon do angka tombak-tombak i.

    Songon i ma jolo. Mauliate…horas…

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  19. Lismawati Hansel - Sinaga

    Saya juga setuju ada sisi baik globalisasi. Buat saya ini bukan masalah pesimis atau optimis, tapi realistis.

    Nggak konsekwen dong kalo saya bilang saya pencinta alam tapi disisi lain saya mendukung EU mensubsidi pemusnahan hutan di Indonesia untuk dijadikan lahan perkebunan Sawit.
    Isu terbaru di Jerman mempertanyakan apakah itu masih ramah lingkungan jika kita disini mepromosikan minyak sawit jika disana hutan hutan dimusnahkan??

    Apakah pengrusakan hutan di Indonesia bisa distop jika ada banyak permintaan kayu dari Eropa??
    EU membeli ijin menangkap ikan di perairan Afrika dan menangkap ikan besar besaran dan orang Afrika sendiri kelaparan??

    Buat saya pribadi, apakah masih wajar jika saya bilang saya pencinta alam tapi saya bilang ke papa saya: Yah..semoga beruntung dalam bisnis Tanggiling, semoga makin banyak tanggiling yang ditangkap ??

    saya sendiri juga sangat tidak Rasist. Saya menolak suami saya dikasih marga karena dia bukan orang Batak. Saya tidak sovinist dan mengira budaya sayalah yang terbaik , saya juga mempertahankan keyakinan saya sebagai Katolik dan suami protestan.Itu karena saya sangat menghargai kemanusiaan.

    menurut saya dunia ini sangatlah indah karena beraneka warna, berbagai kebudayaan, berbagai bahasa. Hitam putih atau kuning semuanya cantik. Berbeda itu CANTIK !!

    Justru itulah saya menolak globalisasi. Yang pasti bukan mengekor saja, I Have my own Head !
    Dan yang pasti saya selalu konsekwen dengan sekecil apa pun yang saya katakan atau lakukan, bukan tukang obral seperti kebanyakan politikus.

    Mungkin juga ini trend yang berbeda dari Jerman dan Indonesia. Disini trend nya orang sudah berpikir serius dalam masalah lingkungan hidup, Jerman salah satu Pionirnya.
    Beli mobil contohnya bukan lagi mobil besar, tapi yang kecil dan irit. Mobilku aja tuh kecil,yang penting cukup baik untuk membawa saya ke mana mana.
    Ada banyak hal lain yang dilakukan orang disini untuk menghemat energi.

    Sukkun sukkun na terakhir: boasa accirngaon Tombak Tombak tai??

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  20. Tommy M J Sihotang

    Horas ma ito tutu.

    Hurang mangona do molo sai di bandinghon hamu Jerman tu Indonesia, apalagi di Pakkat.
    Molo Jerman boi songon si saonari, sampe pira ratus taon ma proses ni i? Molo poso-poso, ndang ittor marikkati (Indonesia martugarang dope molo dibandinghon tu negara-negara UE).
    Ipe molo sehat do poso-poso i, molo pinahiton? Hehe..

    Horas…

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  21. Lismawati Hansel - Sinaga

    Ima da Ito,
    ai gabe bingung do iba. Tutu ma tahe piga ratus taon ma naeng asa boi songon standard Jerman di Indonesia on akke?

    Ale na gabe galutu attong, dison diciptahon jolma i teknologi, dison dikembanghon, dalam jangka waktu ratusan tahun. Ido alana asa songon na lobi siap jolma i dison memikirkan efek na.

    Hape hita di Indonesia on kayaknya naeng mangalele i sude dibagasan 15 taon. Gabe galutu ma sude.
    Pas do i Ito, memang butuh waktu asa lam cerdas dan kritis masyarakat ta on.Ido alana asa penting hian sektor pendidikan.

    tapi saya yakin sekecil apapun partisipasi kita mampature hutatta, gabe godang manfaat ni i, aek sattetek bage saember.

    Horas..

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  22. Kosmas Sianturi

    Dihamu saluahutna Namengerti arti ni Pesta (Definisi) alana adong mandak ikkon adaong disi hadir hula hula dongan sabutuha dohot boru bere ibebere alai molo songon pendapat sian ahu ;Jolma/halak namarpungu mangulahon ulaon las niroha di sada tempat/wilayahdohot tujuan tertentu

    <<  |  <  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>