Pencanangan BBGR Humbahas Dipusatkan di Sijarango Pakkat

Pakkat (SIB)
Pencanangan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tahun 2009 dipusatkan di Lapangan Desa Sijarango II Kecamatan Pakkat, Jumat (28/8) dan dihadiri warga yang datang dari berbagai desa dan kecamatan di Humbahas. Pembukaan pencanangan BBGR Kabupaten Humbang Hasundutan dirangkai dengan peresmian jembatan Desa Sijarango yang menghubungkan Dusun Huta Dalan dan Dusun Janji Matogu yang dikerjakan dengan biaya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) T.A 2008.
Wakil Bupati Humbahas Drs Marganti Manullang dalam sambutannya yang dihadiri Kasdim 0210/TU, DPRD Humbang Hasundutan serta pimpinan SKPD Camat, Kades se-Humbang Hasundutan mengatakan dengan semangat gotong royong maka akan dilaksanakan pembangunan di berbagai aspek kehidupan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Humbang Hasundutan. Pemkab sangat mengharapkan dan menghargai setiap usaha masyarakat dalam mendukung pembangunan.
“Secara pribadi saya merasa bangga atas peran aktif masyarakat yang secara nyata memberikan kontribusi positif dalam mendukung program pembangunan terutama yang dilaksanakan oleh masyarakat sendiri bersama lembaga kemasyarakatan yang ada seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, TP PKK serta unsur generasi muda karang taruna dan lainnya ujar Manullang seraya mengharapkan agar masyarakat menjadi penopang pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan percepatan pembangunan sampai ke pedesaan.
Ia juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada masyarakat Humbang Hasundutan yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan gotong royong karena gotong royong merupakan salah satu kegiatan yang positif dalam rangka mengisi kemerdekaan yang baru saja diperingati. “Untuk itu saya mengajak masyarakat agar bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini untuk mewujudkan Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera dan hal ini sesuai dengan Thema “Dengan Semangat Gotong Royong Masyarakat Kita Wujudkan Kabupaten Humbang Hasundutan Dapat Memberdayakan Masyarakat Menuju Kemandirian” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Marganti memberikan bantuan alat-alat gotong royong yang diterima Camat Pakkat Ratna F Marbun BA serta KTP gratis kepada warga dan bantuan lainnya yang diterima Kepala Desa karya. Sebagai ungkapan terimakasih kepada Pemkab humbahas, warga memberikan hasil bumi.
Kepala Badan PMD Humbahas Ir Parlaungan Lumbantoruan MSi menambahkan bahwa gotong-royong (Marsiurupan) dari dulu sudah ada dan harus dipertahankan demi mensukseskan pembangunan. (T10/m)

Berita lain ...

Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:

12 Responses to Pencanangan BBGR Humbahas Dipusatkan di Sijarango Pakkat

  1. Ibarat MERIAM….Sekarang, Moncongnya sedang diarahkan ke PAPATAR.
    60% Suara pemilih, lumayan bo….

    >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  2. Jesron Debataraja

    @admin,
    Tole ma, nungnga di mulai be.
    Molo situtu do adong nanaeng maju sian luat papatar andigan be.
    Horas.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  3. hata ni natua-tua mandok “nilakka tu jolo ni tailihon tu pudi” Nanget unang tartuktuk, manat unang tarjolung. Adong dua goar ni huta bersyarat di sijarango. Janji matogu dan Tor Nauli.
    Pemda harusnya mempelajari setiap keberadaan desa, kalau ada program yang akan diterapkan di desa tersebut. Sebab, banyak kejadian kebijakan pemerintah, menjadi persoalan di kemudian hari antara penduduk desa dengan penduduk yang benar-benar punya wilayah secara adat. Janji matogu diberikan oleh raja-raja rambe kepada mereka yang datang dari luar daerah tano rambe dengan janji, bahwa mereka sebagai pelengkap diseluruh kegiatan sosial dan adat yang dilaksanakan rambe dan tidak akan merusak tatanan adat yang sudah ada di desa tersebut. Kalau pembangunan jembatan ke desa janji matogu, dijadikan menjadi legalitas komunitas yang punya desa, maka gelar bersyarat tersebut akan hilang. maka untuk kemudian hari, akan menjadi persoalan, pada tatanan adat rambe.
    Seperti Tornauli, adalah nama sebidang tempat yang masuk kedalam lingkup Huta Mananggak. Oleh seseorang yang punya pengaruh, yangmempunyai keterkaitan dengan nama bersyarat tersebut, merobahnya menjadi Huta Mananggak masuk dalam lingkup Tor Nauli. Jelas sudah merobah tatanan adat di daerah tersebut, yaitu siapa yang akan menerima jambar huta? Huta Mananggak atau Tor Nauli? Maka saya sebagai yang dituakan di adat Rambe sejabodetabek, menghimbau kepala desa di seluruh tano rambe dan kepada camat Pakkat, agar memperhatikan sejarang setiap nama desa agar hendaknya tidak menjadi sasaran kebijakan langsung dari Pemerintah, tetapi melalui raja-raja di desa rambe. Saya melihat MONCONG MERIAM yang di sebutkan Admin, yang kemudian hari akan meledak di tano rambe. Ingat! politik dari VOC, “de vide et impera” pada pilkada yang akan datang. Komitmen masyarakat PAPATAR tidak akan memilih Makdin Sihombing, karena janjinya tidak di realisasikan. Horas…majuuuu..teruss…GBU

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    Jesron Debataraja:

    @Jaullus (raja mullus-ullus),
    Namanjalo parjambaran di huta Sijarango godangna 19 harajaon, molo adong pesta bolon, sude ma on dapotan parjambaran (tolong di pelajari kata-kata ise ma namanjalo parjambaran).
    Web, ini adalah web plural. Artinya bukan punya rambe atau atau marga tertentu, jadi mari kita tetap jaga komitmen tersebut.
    Saya sebagai ketua pinompar ni Op. TANGKANG sejabodetabek (tubu di Sijarango) merasa ter usik dgn koment ini. Jadi asa manat hita mangkatai, unang gabe tu hasesega.
    Horas ma, majulah Pakkat.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    Jaullus (raja mullus-ullus):

    @Jesron Debataraja,
    Sebetulnya jangan karena ate-ate. Lihat sejarahnya Sijarango, siapa yang pendatang dan siapa penduduk asli disana kalau anda pinompar ni op. Takkang, au pinomparni op. jolo. kalau kau tau sejarah yang terukir di sijarango, anda mungkin tidak akan menanggapi, sekali gus mengarahkan tanggapanmu kepada kepentinganmu. Saya menanggapi acara tersebut untuk kepentingan umum agar sejarah yang terukir selama ini abadi samapai ke generasi selanjutnya. Kalau anda mau, jangan di web ini, kita ketemu dimana untuk menyamakan persepsi kita, agar sijarango satu dalam turunan op. Somat oke!!!! saya siap

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    Jaullus (raja mullus-ullus):

    @Jaullus (raja mullus-ullus), Maaf di amanta raja dohot inanta soripada na berkunjung tu web on molo tarjaha hamu akka koment ni dongan. sian ahu, tung so adong do maksud hu lao manaringoti kepentingan nami di web on, jala bohape kerasni tanggapan ni dongan ndang hea hualusi, ala adong sada prinsip di au adong beda pendapat. sahali nai “di amanta Rana dohot Inanta soripada, naliat nalolo” naro berkunjung tu web on, maaf seribukali maaf. horas ma.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  4. 19 harajoan ma panjambaran di Sijarango, situtu do nanidok ni lae Jesron Debataraja i. Dan itu perlu dilestarikan sebagai warisan Budaya nenenk Moyang. Tidak terlalu penting sebenarnya siapa pendatang siapa penduduk asli, asal semua masyarakat di Sijarango Sekitarnya dan PAPATAR pada umumnya sejahtera… Horas Sijarango.. huta hatubuan…huta nauli, huta ni damang dainang, hutani daoppungi, dao..tung dao pe au sian ho, rohakki sai hot tu ho. Sejarah mempunyai masanya sendiri, Raja-raja boleh berganti, alai sijarango sai hot doi hatubuakku.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  5. @ Jaullus alias raja namullus-ullus alis Beresman Rambe alias Beresman Debataraja alias Op. ni So Tarjua Ro Berkat.

    Godang ni Goarmu na digijang i, mirip songon na sering muncul di tv akhir-akhir on (adong do hubungan mu tu si Nurdin M Top?), teroris do ra ho ate?

    Ise do sabotulna goarmu ate? Sasintong na majo, natarsurat di sttb.

    Alana molo ni paihut-ihut tulisan mu di web on, manang na adong do ra ho hurang waras ate?
    ( Huingot adong sada tulisanmu di web on, namandok sala TUHAN nimmu laho mangalehon berkat tu tinompana.)

    *** CECCOR***……

    majulah pakkat/papatar, tanpa orang pamola-mola.

    Horas ma.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    Jaullus (raja mullus-ullus):

    @Parjalang, give a good comment, examine your history through your parents or your grandfather or documents earlier times, so you understand yourself, just trying to understand someone else ….. OK!

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  6. Molo songon iba marpandapot……. tu hita natinggal di tano parserakan on, sangat porlu do memang taringot sejarah ni harajaon di bona ni pasogitta, jala porlu doi dilestarihon songon warisan ni nenek moyangta. Alai unang ma nian ala ni “Jambar Harajaon” gabe dang terjalin hasadaon ni roha di hita. Naporlu, mari kita jalin hasadaon ni roha laho mambangun bona ni pasogitta. Mauliate.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  7. amang molo hujaha sian komentar diatas, gabe hita do nagabe panas hape maksud ni masing2 namarkunjung tu web on denggan do alai molo adong mambahen komentar agak panas bah hita na berkunjung ma mampadamehon dohon nadingin asa mangalehaon semangat berjuang tu angka amanta nahumbang atau disijarango, nungga tabereng nasida panas talehon ma semangat dohot dame tusinasida nungga tung loja laho mangurusi, jadi unang ma masipangasahon gogona be amang semangat dan damai ma dihamu angka amang nadihuta. isepe nanaeng pemimpin dihumbang tadukungma asa sakses humbangi manang sian pardosa sekitarnya, sijarango sekitarnya, pangkat sekitarnya, pollung sekitarnya, saitnihuta sekitarnya bondol sekitarnya, alana samudar dohita sude bangso batak jadi bersatu pasti bisa kasi kesempatan satu periode dari mana periode berikut dari mana asal unang pendatang manang halak naasing selain batak baru sakses dan dame mahita sude mengalah untuk menang karena kekerasan dikalahkan oleh kedamaian. sakses pilkada 2010 damai dihati.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  8. Bagus-bagus……
    Kalo memena pantes kenapa nggak.

    <<  |  <  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>