
Judul tulisan di atas dilontarkan oleh tokoh muda PAPATAR, Mantun S Pakpahan, SE ketika diwawancarai oleh Tabloid Dalihan Na Tolu, baru-baru ini di Jakarta. Lebih lanjut, beliau juga mengungkapkan bahwa reformasi menghasilkan terjadinya peningkatan harapan masyarakat untuk menentukan hidup yang lebih baik yang tidak ditemukan pada jaman Orde baru. Harapan-harapan tersebut, diantaranya adalah peningkatan kesejahteraan rakyat melalui otonomi daerah.
Petikan kalimat disamping disampaikan, mengingat dari semenjak tahun 1999 hingga Oktober 2007 telah terbentuk 108 daerah baru dimana ada 7 provinsi dan 173 Kabupaten.
PAPATAR, Pakkat-Parlilitan-Tarabintang, yang merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Humbang hasundutan, juga sudah mengusulkan pemekaran. Menurut Mantun Samosir, SE, Keinginan masyarakat PAPATAR untuk menjadi satu kabupaten yang berdiri sendiri sudah lama diperjuangkan, namun sampai sekarang ini belum kelihatan titik terangnya. Pemekaran PAPATAR ini banyak terjadi kejanggalan, dan bila dibandingkan dengan kabupaten LUWU UTARA di Sulawesi Selatan, sudah terbentuk dari tahun 1999, yaitu Kabupaten Luwu timur.
Ketertinggalan PAPATAR bila dibandingkan dengan daerah lain, menurut mantan Sek. eksecutive LSM Pakkat Raya ini ada hubungan erat dengan pemekaran kabupaten Humbang Hasundutan. Rusaknya sarana Jalan mulai dari Parbotihan hingga Pakkat, mengakibatkan tingginya biaya transportasi untuk angkutan hasil bumi, harus menjadi beban dan tanggungan masyarakat PAPATAR. Bahkan, di daerah PAPATAR sendiri masih ada yang belum bisa dilalui atau dicapai kenderaan roda empat.
Walaupun sudah dijanjikan oleh Bupati Humbang hasundutan, Drs. Maddin Sihombing, dihadapan Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Papatar pada Desember 2007 ketika beraudiensi, sebesar 40 Miliyar Rupiah, namun hingga kini belum terealisasi. Bahkan yang terjadi kemunduran. Dulu, Duapuluh tahun yang lalu, jalan ke Pakakt masih bisa dilalui bus besar. Kini, bis-bis kecil pun sudah susah.
Hal lain yang juga diungkapkan bendahara umum P3KP ini adalah soal keinginan pemisahan diri Papatar. Sangat ironis bila daerah yang memiliki potensi yang sangat besar dalam sumber daya alam dan sumber daya ekonomi serta keunggulan lainya, tetapi masyarakatnya menderita didalam jurang kemiskinan.
Kelak, dengan terbentuknya PAPATAR ini, secara otomatis akan memperpendek rentang kendali opemerintahan sehingga pembangunan daerah semakin terpokus dan menyentuh langsung ke masyarakat. Pembangunan prasarana infrasstruktur akan lebih cepat, peningkatan pemerataan ekonomi, sehingga dampak pembanguna ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat PAPATAR.
Karena begitu kuatnya keinginan masyarakat PAPATAR untuk meningkatkan taraf kehidupan, maka banyak tokoh masyarakat PAPATAR yang menginginkan Mantun S Pakpahan SE untuk ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Humbang Hasundutan 2010, dimana diyakin bahwa dengan danya kepala daerah dari PAPATAR, kelak pembangunan akan cepat terlaksana.
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
BERSATU KITA TEGUH…BERCERAI KAWIN LAGI…Eh…santabi…salah…BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH !! he he…DUKUNG PAPATAR DEMI KEMASLAHATAN MASYARAKATNYA !!
Horas…
[Balas...]
menurut saya pembentukan Kabupaten Papatar harus kita dukung, agar pembangunan di Papatar tidak seperti sekarang alias jalan ditempat, dan nantinya lowongan pekerjaan juga semakin terbuka, karena yang kita lihat di pemda Kab. Humbahas hanya didominasi kel. besar Tim sukses Drs. Makdin Sihombing, dari yang baru diangkat sampai kepejabat-pejabat yang ada di Pemkab, mari kita bersatu !!!!
[Balas...]
Tung mansai lasdo roha Kabupaten Papatar on jadi kenyataan akke … alana asa tung tarida pembangunani.. Bolo jadi do gabe kabupaten .. mandam pian ma tahilala akke..lae,akke ito,,,
Horasma, Debatama namandongani hita sude. Amen
[Balas...]
Pingback: Menyongsong Pilkada Humbanghas 2010 | Par Pakkat Online Nga Tok Jim i dah.....
Kalau alasannya demi kemajuan PAPATAR akan saya dukung terus, majulah bersama dengan masyarakat.
[Balas...]