Oleh:Lintong Nababan
Namanya Rusdi! Seorang office boy yang bekerja dikantor tempat kerjaku. Lajang usia seperempat abad terpaksa bekerja sebagai office boy karena pendidikannya yang tidak memadai, pemuda ini tidak lulus SD
karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak mendukung. Awalnya pemuda ini bekerja dikantorku sebagai tukang packing di gudang, terkadang beliau diajak kurir yang lain keliling Jabotabek mengantarkan paket
kiriman., namun pekerjaan ini tidak berlangsung lama yang akhirnya kira2 awal Januari 2007 pemuda ini saya tugaskan sebagai office boy. Orang nya tekun, rajin dan ramah.
Ada yang menarik dari pemuda ini, sekalipun orangnya tidak berpendidikan namun penampilan dan attitude nya tidak kalah dengan karyawan yang berpendidikan tinggi, tutur kata dan loyalitasnya terhadap perusahaan patut dipuji.
Ketika saya sedang asyik memeriksa laporan kerja harian dari staff, tiba-tiba pemuda ini mengetok pintu ruang kerjaku.silahkan masuk sahutku! rusdi pun masuk keruang kerjaku dan menyuguhkan secangkir teh manis hangat, pada hal aku tahu hari ini bulan puasa dan semua karyawan di kantor ku emang puasa hanya aku sendiri yang berbeda keyakinan dengan mereka.
Silahkan di minum pak!!! begitu dia menawarkan
“Ya terimakasih! hari ini kan bulan puasa? kamu koq malah buatkan teh manis? emang kamu ga puasa?”
Saya puasa pak! tapi bapak kan tidak, bukan berarti karena saya puasa jadi saya tidak boleh membuat teh buat bapak.
Sejenak aku termenung…
lalu beliau pamit………. permisi pak!!!!
Silahkan… terimakasih yah.. sahutku sekali lagi
Ketika beliau meninggalkan ruang kerjaku, satu lagi sifat emas yang aku lihat ada pada diri rusdi, ia tidak egois, ia tidak fanatik, sekalipun dia berpuasa dia tetap peduli sama umat lain yang tidak menjalankannya, sekalipun dia tidak pernah menginjak bangku sekolah namun dia tetap memiliki etika. Alangkah indahnya sifat seperti ini, seandainya saja kita semua bisa bersifat seperti rusdi ini, yang tidak mementingkan dirinya sendiri, seorang karayawan rendahan, seorang yang tidak berpendidikan namun bisa jadi sumber inspirasi bagi orang2 besar.
“Seandainya banyak Rusdi lain yang punya sifat toleran yang tinggidi negara ini, maka negara ini akan sejahtera, Selamat menanti Lebaran buat rekan rekan yang beragama Islam”
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Seandainya………..!!!!!!!
Rusdi jadi seorang Manager….
apakah etika dan attitudenya akan sama..????
Tapi seandainya lho….
[Balas...]
Nah….orang orang seperti Rusdi ini memang yang patut dijadikan Teladan. Saya punya Respek yang sangat besar pada orang orang seperti ini!!
[Balas...]
Sitorus Par Lobam said,
Seandainya………..!!!!!!!
Rusdi jadi seorang Manager….
apakah etika dan attitudenya akan sama..????
Tapi seandainya lho….
Saya jadi ingat ungkapan yang mengatakan “Power tends to corrupt” . Hmm….tapi memang kata ‘tends’
Lalu seorang bijak dari Bali, Gede Prama berkata,
Jarang sekali –kalau tidak mau dikatakan tidak pernah– ada orang yang kualitas kejernihannya meningkat ketika duduk di singgasana kekuasaan.
Tapi….kita harus tetap optimis. Masih ada hati, cinta dan kebaikan lainnya. Tuhan tidak pernah tidur kan?
Horas
[Balas...]
Horas.
Na..songon si Rusdi Sitorus i ma naporlu di tiru dan dicontoh
[Balas...]