Lima tahun Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)

Ai sipata sobinoto ollat ni dia do molo nga didok marhasil, ….nga topk jim i hamuna, hita ma ummmboto boha hutatta akke…

Sumber : Harian SIB
Doloksanggul (SIB)
Lima tahun Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berbagai pembangunan meningkat sangat signifikan karena pertumbuhan ekonomi mencapai 7,4 persen dan melampaui batas tingkat nasional. Bahkan pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari induknya yaitu Kabupaten Taput.


Demikian dikatakan anggota DPRDSU Drs Burhanuddin Rajagukguk kepada SIB belum lama ini di Doloksanggul saat mengikuti Harganas ke 15 dan bulan bhakti gotong royong ke 5 tingkat Sumut sekaligus puncak HUT ke-5 Kabupaten Humbahas. Kata Burhanuddin, dengan tercapainya pertumbuhan ekonomi maka pendapatan masyarakat Humbahas akan semakin meningkat. Berbagai potensi alam di Humbahas sudah mulai digali dengan tujuan pembangunan semakin cepat. Sehingga diharapkan, bahwa pemekaran menjadi salah satu tujuan mensejahterakan masyarakat dan sudah terbukti dan teruji seperti dimekarkannya Kabupaten Humbahas lima tahun lalu. Pembangunan di Humbahas nantinya akan semakin gemilang apalagi setelah terbentuknya Propinsi Tapanuli yang sudah diambang pintu. Sudah jelas dilihat dan dinikmati masyarakat, berbagai pembangunan dari berbagai sektor sudah semakin maju termasuk infrastruktur.
Seperti pembangunan infrastruktur, jalan-jalan antar kecamatan dan antar desa sudah banyak diaspal bahkan sudah ada yang dihotmix.

Ini membuktikan, kerjasama Pemkab Humbahas dan berbagai komponen masyarakat sangat baik dan sama-sama memikirkan pembangunan. Bidang pendidikan, gedung SLTA setiap kecamatan sudah berdiri dan terakhir ini lulusan-lulusannya banyak diterima diPerguruanTinggi Negeri (PTN). Bahkan 10 orang siswa SMP dari Humbahas masuk ke SMA Plus yaitu 7 orang di Yayasan Soposurung Balige dan 3 orang diterima di Mata Uli Sibolga.
Sementara itu Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat Humbahas, undangan dan perantau atas terlaksananya acara Harganas ke-15 dan bulan bhakti gotong royong ke-5 tingkat Sumut serta perayaan HUT ke-5 Humbahas dengan baik. Perayaan itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Humbahas dan bisa memamerkan hasil pembangunan. (T10/o)

Komentar ni Tokke Latteung :

The Show must go on,
jalan-jalan antar kecamatan dan antar desa sudah banyak diaspal bahkan sudah ada yang dihotmix
Mudah0-mudahan nggak ikut Jalan ni Horbo dan Bagudung yang di Hotmix, karena ‘mereka’ pasti nggak suka. Dan mudah-mudahan lagi, jalan manusia yang di hotmix itu…ah..tahe..nasib ni bagudung, ia mullop tu ginjang ti tikkup lali…

Berita lain ...

Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:

48 Responses to Lima tahun Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)

  1. Lismawati Hansel - Sinaga

    Heran do iba, naeng dibukka pe dalan on asa lobi hatop do DIKURAS kekayaan alam ni hutatta an.

    Manang na memang demi kesejahtraan ni masyarakat i do??

    Ise do kani wartawan na mambahen barita on??
    Toe takirim Latong tusi…

    >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  2. unang ma latong ito, nungga godang be ubatni i digadis di apotek.
    bulung2 simaruttut-uttut ma ta tahoppon di joloni jabuna asa tok marimong-imong pakkilalaanna..
    boha narohani ito?
    ai ditanda ito do tahe i?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  3. je attong kan mulak ma au nabulan 4 i tu panigoran
    molo diboto hamu do dalan mulai sian silobbang sahat tu kuburan panigoran, sai hera dalan tu tobbak nami ma tikki di pulogodang kodo hami.
    molo markareta iba ikkon nipaturun ma nanibocceng niba i asa boi manarat kareta i.
    hape didok di ulang tahun n i Humbang ningon, pembangunan infrastuktur meningkat..
    tole ma ta pabereng2 ma namasa..

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  4. Lae Bernardo, nabulan opat i do ho mulak kan?
    Jai dung mulak ho, borginnai pittor dibangun do jalan tol sian Dolok Sanggul tu Pakkat. Molo marmotor iba nunga tabo be. Martol… nimmuma – Marsitoltol dung sahat di pakkat.

    Ue… nasib ni lali tahe. Nang pe di ginjang, ingkon tong mangallang bagudung.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  5. Tommy M J Sihotang

    Kepada Yth,
    Drs. Burhanuddin Rajagukguk
    Anngota DPRDSU

    Unang sai holan gabus bah, tabo hita!! Kebohongan publik sama sadisnya dengan tindak pidana korupsi yang artinya manusianya adalah para PSIKOPAT.

    Atau na lagi ANGKAT-ANGKAT TELOR DO? Ai na so adong be siangkataon?? Angkat hamu taraf hidup ni masyarakat i.

    Horas

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  6. Nunga sadia tahe tarif toll Doloksanggul – Pakkat saonnari? Hu tadingkon nambura on, Rp4000,- ma Doloksanggul – Matiti. Rp5000 Dls – Pangungkitan (simpang tu Parlilitan i daho)

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  7. Ni ingot kodo taon 70-an, attar diaspalma dalan tu parlilitan (tepatna di huta Sampean) saganjang 100 meter, lengkap martekongan, ima di gombar (di tustel) pake kodak, jala masukma tu surat kabar: “Nunga di bangun be pasar hitam Doloksanggul – Parlilitan.

    Horas jala gabe, arga boras, ummurama saotik tape.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  8. Parjolodo pinggol tubu, alai parjolo do tanduk ganjang. Aha do tahe lapatanni on?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  9. Lintong Nababan

    Slamat buat Pemkab Humbahas

    Jika dikatakan pertumbuhan ekonomi Kab Humbahas meningkat signifikan
    yaitu 7,4 %. suatu prestasi yang patut dihargai, tetapi pertumbuhan
    ekonomi di hubahas tidak cukup dibandingkan dengan kab tapanuli utara
    atau kab tobasa. Akan tetapi peningkatan pertumbuhan ini harus
    dibandingkan dengan kab lainnya di Provinsi SUMUT bahkan dibandingkan
    dengan rata-rata industri.

    Karena pemerataan pertumbuhan antara satu daerah dengan daerah lain
    secara partial memiliki ratio yang berbeda disebabkan beberapa faktor
    potensial yang miliki.Kemampuan produksi pada sektor yang sama jelas
    berbeda.

    Analisa pertumbuhan ekonomi kab humbahas selama 5 tahun terakhir dapat
    dijadikan sebagai indikator analisis faktor-faktor potensial rencana
    pemekaran propinsi tapanuli atau dengan kata lain bisa dijadikan alat
    bantu membuat STUDI KELAYAKAN PEMBENTUKAN PROPINSI TAPANULI dimana
    variabel-varibel pokok sebagai variabel independen yang perlu diukur
    antara lain:

    1. SaranaTransportasi
    2. Pertanian
    3. Pariwisata
    4. Listrik
    6. Sarana Komunikasi/Telekomu nikasi
    7. Sarana Pendidikan
    8. Keuangan
    9. Pertambangan
    10.perhotelan

    Seluruh variabel independen ini diambil sampel 5 tahun terakhir dan di
    Proyeksikan 5 tahun kedepan.Diuji secara simultan dan parsial sehingga
    ditemukan variable2 yang paling potensial.

    SELAMAT MENCOBA

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  10. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Si HUTUR TANO ma tautus tu si,
    Alana holan MARNGEAT ibana (Si HUTUR TANO), ittor GADAP be do sude AKKA PANGALANGKET (si Asal Bunyi) dohot akka PARANGAN na i.
    Bah, MARSAMBURETAN ma sude, terutama akka si PAMBUAL songon na mandok barita na diginjang i.
    Pendamping siutuson tu si, ima anggota Team Begu (Begu NUR-NUR, Begu AHA, Begu SICCIM, Begu ANTUK, Begu LANANG, Begu LANTUK, Begu GANJANG, Begu M, Begu HOMANG, Begu NNDAL d.n.a )
    dohot Team Nabi
    (Nabi JAL, Nabi NAEN, Nabi CCILITON, Nabi RONG, Nabi NGKAS, Nabi BI, Nabi RINGON, Nabi L, Nabi RSAK, Nabi LLOKON, Nabi LAK, Nabi SUK, Nabi LNGA, d.n.a )
    Na jelas na i, Tolu ma jolo kecamatan na tardok masuk tu HUMBAHAS na soadong kemajuan natarida, apalagi didokkon cukup significan, sampai 7,5 % ninna, al. PAKKAT, PARLILITAN, TARABINTANG PAPATAR).
    Bohama boi adong kemajuan perekonomian di daerah i, molo SO HASEA (SEGA) DALAN NA ?
    Apala kani sian PAPATAR adong KAPAL, PESAWAT manang BOI DIKIRIM hasil daerah i HABANG pakke LOSUNG ?.
    Terlalu,,…!!!
    As-NYAP ( Asal Nyap-nyap ),
    As-MING ( Asal MINGOR ),
    As-MUK ( Asal MUKKAP),
    As-BOD ( Asal BODDIL ),
    As-Mang ( Asal Mangkuling )
    As-MaSim ( Asal Mangkuling SIMangkudap )
    As-Malak ( Asal Mallangak )
    As-Rak ( Asal Marsurak )
    Pokokna ASAL-ASAL ma

    Hea do naeng KEDAN ni PAPATAR on (hudok sebagai “KEDAN” alana molo wakilta /wkl ni hita rakyat do ibana, berarti kedan ma ibana), manikkir PAPATAR ?
    Molo asal na dipandok do hatana i, Ima sada contoh na didok Wakil Rakyat na so mewaliki rakyat.
    Ditanda bae i do naeng tutu LATONG dohot SIMARUTTUT-UTTUT ?
    Molo ndang ditanda ibana dope, berati hurang luas dope pengetahuan na ateh, jala denggan ma takirim tu ibana i, asa diboto ibana, JORA DILAT-DILAT, TIDAK AS-BUN.
    Hehehehe,……..
    Je hita pe ateh, tabahen ma akka nadenggan i ( untuk lebih banyak dan lebih giat lagi, memberikan yang terbaik laho membangun huta bona pasogitta i)

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  11. Pak Lintong Nababan,..

    Bukanya saya tidak mensyukuri pertumbuhan ekonomi yang seperti dilaporkan oleh harian SIB itu. Namun alangkah baiknya kalau itu semua data yang akurat. Kecamatan mana yang dijadikan sebagai acuan atau sampel pengambian data itu? apa cukup cuman satu kecamatan?? katakanlah kecamatan Lintong ni huta dan Dlk sanggul.

    Kalau cuman yang dua kecamatan itu dijadikan sebagai sample maka benerlah.
    KAmi orang Pakkat, merasa terhina dan terdustai, juga merasa disepelekan oleh laporan itu,..coba kita baca alinea ini…

    …..Seperti pembangunan infrastruktur, jalan-jalan antar kecamatan dan antar desa sudah banyak diaspal bahkan sudah ada yang dihotmix. Ini membuktikan, kerjasama Pemkab Humbahas dan berbagai komponen masyarakat sangat baik dan sama-sama memikirkan pembangunan. Bidang pendidikan, gedung SLTA setiap kecamatan sudah berdiri dan terakhir ini lulusan-lulusannya banyak diterima diPerguruanTinggi Negeri (PTN). Bahkan 10 orang siswa SMP dari Humbahas masuk ke SMA Plus yaitu 7 orang di Yayasan Soposurung Balige dan 3 orang diterima di Mata Uli Sibolga.

    ah..dalan ni begu do huroa na piadenggan na i ateh….dihotmix muse do ninna……

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  12. adong dope tabbani Begu i bah…..ima Begu Ndal Bolon. haha….ha….ha………….ha………..

    horas.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  13. Tommy M J Sihotang

    Ai molo wartawan ni SIB do, molo tar dilean ‘passi timbahona’ ittor SIP na ma i. Molo on aliran NABI YUHON do wartawan si songon on.

    Horas

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  14. Dalan na di hotmix i, Hi Way do sude i.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  15. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Hahahaha…….. tumagon ma ta perekkeli Amanta si DRS na HABBUR i,
    Alana molo saut do dikirim TEAM BEGU dohot TEAM NABI, lengkap dengan PASUKAN CADANGAN NA : Begu NDAL BOLON dohot Nabi YUHON, nga ittor GADAP sandiri annon i, Perlengkapan siboannon ni akka aggota Team i, ndang pola sian BANUA TORU, BANUA TONGA manang na sian BANUA GINJANG, alai sia BANUA REA ma disiaphon.
    Hahahahahahaa…………. sai na adong do na paol-paol tahe bah.

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  16. swandy sihotang

    Hahahha unang lupa sadanai nabi i bang Ima NABI-YUHON hehehhe
    Sada nai tahe, NABI-BI

    Horas,

    swy

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  17. ……Masih kah ada satu kursi lagi buat NABILLOKON…..mohon satu kursi di reservasi….

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  18. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Bohama ndang ni dok paol-paol akke ?, ” DALAN NA MARLUBANG-LUBANG DIDOK NA DI HOT MIX ”
    Hehehehe,….. asal na BODDIL.

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  19. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Dalan Aspal naadong di PAPATAR, nga dibahen i sebelum berdiri HUMBAHAS.
    Je aha do HASIL KARYA naboi dibanggahon akka Pejabat PEMDA HUMBAHAS untuk kemajuan di Kecamatan PAKKAT, PARLILITAN nang tu TARABINTANG ? (PAPATAR) ?.
    Hahahaha,….. ai molo PAPATAR on, MOLO MARSADA BERGERAK , (molo goarna i pe di singkat bage) sangat kuat, kokoh jala songe, (alana Pakkat, sejenis hau do i) bage : PAKKAT MANGALILIT BINTANG.
    Je unang ma nian sembarangan par Pemda i(pembangunan ndang dirohahon) tu huta Kecamatan na tolu on.
    Molo gabung na tolu i, dohot bintang pe boi dililit, artina Bintang terang untuk jabatan ni akka pejabat Pemda i, boi do annon bage redup molo nga dililiti.
    Alana molo nungga hona lilit, apalagi dililit dohot pakkat, bah ndang hian ma boi humosa nimmu ma…
    hahahahaha…….
    Je, tu akka na terkait (Pemda) humatop ma pature hamu, jala ANTUREHON ma segala hal untuk kemajuan pembangunan di PAPATAR i, asa makin maju KAB. HUMBAHAS, songon efek domino do dampak ni i.

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  20. Lintong Nababan

    Lae Hendry

    Sepertinya lae kurang tepat kalau tanya saya mengenai kecamatan mana yang dijadikan sample pengambilan data itu..

    Karena saya sendiri juga mengkritik/mempertanyakan apakah hasil analisinya sudah akurat atau belum?, apakah ke sepuluh unsur utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah diatas sudah analisa atau belum???

    Jadi seharusnya Lae pahami dulu makna untuk setiap kalimat saya. baru kita argument.

    mauliate

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  21. Lintong Nababan

    adong dope muse . sadanai NABI LOHON (Belekan).
    Ha.ha..

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  22. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Hahaha…. dos ma i lae tu Nabi LLOKON
    hahahaha………..

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  23. adong kodo sada nai, Nabi Lolangon

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  24. ala na di tuhor do ijazahna, ba, bilolangonma tutu.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  25. Lintong Nababan

    Pas mai lae.. Ai molo Bilolangon Pemimpin na gabe di paoto-oto bawahan na ma, akhirna akka bawahan mambaen laporan na bagus2 ma attong alias ASAL BAPAK SENANG. Hape laporanna so benar

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  26. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Mmbahh, tutu kale-kale, ai aha do take arti ni BILOLONGAN on ?
    Manang na NABI NOLOKKON do ?

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  27. Ai songon iba Anggota DPRD Humbanghas, dapem III Pakkat, gabe tersinggung do dibaen hamu bah!!…saya sendiri sudah menyuarakan pembangunan di pakkat…husuarahon do ..alai nanget….
    hu baen do ganjalna….alai mumbang do!!

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  28. Tommy M J Sihotang

    Kepada Yth,
    Drs. Burhanuddin Rajagukguk
    Anngota DPRDSU

    Unang sai holan gabus bah, tabo hita!! Kebohongan publik sama sadisnya dengan tindak pidana korupsi yang artinya manusianya adalah para PSIKOPAT.

    Atau na lagi ANGKAT-ANGKAT TELOR DO? TOLOR NISE DIANGKAT HAMU? Ai na so adong be siangkataon?? Angkat hamu taraf hidup ni masyarakat i.

    Horas

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  29. Tommy M J Sihotang

    Wakakakaw…mekkel jo bah saddabu…hehehe

    Horas

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  30. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Molo NANGET do nimmu kale-kale, berarti ndang na disuarahon ho i kale-kale, alai na DIHUSIPPON ho do i.
    Sabotulna kale-kale, IANGO SONGON I i, DATUNG na ANGKAT-ANGKAT TELOR istilahna bahenonmu,( NGA LEBAT SONGON i), istilah bahasa dihitaan do na pas tu si ima :
    ” ATTANG-ATTANG BALTUNG” do antong,
    molo so i “HATTING-HATTING PIRA” Imaaa,…..
    Alai tutu, kecuali tu na hona KASING, ianggo istilah i, NDANG MARLAKKU I, (sattabi dah, dang adong maksud naasing, na bahasa ni hitaan do hupakke).
    Hahahahaa,……. “BURSIK !!!!… akka pargabus !!!”.

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat, dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  31. Lismawati Hansel - Sinaga

    Ineeengg ganas nai tutu hita sude akke?? Mambege bege omong kosong ni deba on..

    Ale manukkun jo kani, aha do nakni Simaruttut uttut??

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  32. Tommy M J Sihotang

    Angka dongan nahinaholongan,Au baru sian Pakkat 2(dua) hari na lalu, ngeri hian dalan tu hutanta bah !Memang nga mulai dipadenggan sebagian, alai dang sae dope. Jala hu bege kabar, perbaikan i untuk tahun anggaran 2008 holan sahat tu Jagapayung do, dang sahat tu Pasar Pakkat, arah Tukka, arah Sigalapang, dsb, hape sega ni dalan i paling parah mandapotton pasar Pakkat, ima di tikungan Nanggumba sahat tu Panigoran. Sasintongna molo menurut ahu dang layakbe Motor dohot Kareta (red : mobil & motor) lewat sian i, dalan ni Aili (babi hutan) na ma nian soksok dalan na songo i.”Ya … ampun, ya ampun ……” sai ima hata na kaluar si pamangan ni Paribanhu na mamboan mobil i, sambil tarbege “Guubraak ……..” manang “Tuuukkkkk ……..” ala magosgos bagian toru ni mobil i.Jadi molo adong rencana mu mulak tu hutatta, jumolo ma order hamu Pardampol ate, dipesan hian ma tu keluarga nadihuta asa disediahon pandampol.Hape nga songon i, dang dope tarboto manang na andigan dalan i laho di padenggan.Boha angka dongan na di Medan (termasuk mahasiswa), boha molo tabahen jo sada aksi asa gabe adong perhatian ni Pemprov Sumut tu dalan i, misalna : disuan ma pisang/salak/ karet di dalan na sega i, asa unang boi lewat mobil, alai di infohon ma tu media/pers asa ro mangaliput aksi tanam pohon i.Dendam hian ahu bah, hansit hian sude dagingku na mulak tu huta i. Songon i majo saotik ate, asa mardampol jo iba …..! Salam, Donald A. Situmorang(Am. Nathan)

    Mari kita diskusikan ‘hasil pantauan’ Lae Situmorang ini. Bagaimanakah solusi dari masalah ini??

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  33. Tommy M J Sihotang

    Ini adalah beberapa tanggapan dari teman2 di Milis Pakkat, al :

    wrote:
    Horas akka dongan namanghaholongi Pakkat,,
    Semua pasti akan merasa sedih kalau kita lalui jalan yg seperti itu, jangankan di kampung kita, di kampung orang juga kita akan merasa sedih juga. Tetapi kita tidak dapat hanya protes atau berontak hanya mengandalkan emosi. Kita harus melihat dri awal atau sebab dan akibat dri yg dipilih oleh masyarakat pakkat.
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembangunan diluar capital dlm membangun.
    1. Siapa wakil dri daerah bersangkutan dalam hal ini Pakkat? (Legislatip)
    Penjelasan : sewaktu project diajukan oleh Pemda ke DPRD disitu sudah tercantum projet untuk mana dan kapan dilaksanakan, apakah wakil yg dipilih masyarakat Pakkat hanya menyatakan setuju? Atau ada protes kalau tdk ada tercantum pembangunan utk Pakkat?
    2. Siapa kontraktor yg mengerjakan jalan sebelumnya? Siapa yg mengawasi ? Bukankah Lurah atau kepala desa ikut dlm pengawasan?

    Untuk Jalan ke Pakkat bukanlah jalan Propinsi tetapi jalan Kabupaten jadi merupakan urusan tkt. 2 bukan tkt. 1.

    Sebaiknya kita pulang kampung bukan jadi provokator tapi harus mendidik masyarakat supaya ke depan mereka tau apa yg akan mereka lakukan apalagi bulan April tahun depan adalah waktu utk kembali memilih wakil di DPR, jgn pilih kucing dalam karung.
    Krn sudah jelas kedaulatan ditangan rakyat tetapi harus ikuti prosedur dan birokrasi yg berlaku.

    Mudah mudahan dpt berguna utk kemajuan Pakkat.

    Horas Mauliate

    From: swandy sihotang
    Proyek pembangunan jalan berhenti (menurut rumor) karena sesudah tender selesai harga-harga barang naik. Pihak pemda tidak mau mengganti biaya kenaikan harga. Gabe berhenti ma akka kontraktor i alana dang sae be hepengna. Ai aha bahenonna tusi be, ai ikkon leanonda do tu kiri dohot tu kanan akka sihumisik i. Hape pittor naek ma arga ni barang. dang adong be biaya tusi. Tong ma akka macca i gabe menanggung penderitaan on, pokokna sai holan masyarakat ima namangae nimmu ma.
    Horas, swy

    wrote,
    Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya memang untuk daerah Pakkat sekitarnya sangatlah timpang. Jadi apa yang menjadi hak memang harus dituntut setelah kewajiban dilaksanakan tentu saja. Pemprov Sumut juga mengakui (pada periode2 sebelumnya), bahwa pembangunan ke daerah Humbang (dulu Taput), termasuk Pakkat sangatlah ‘dianak tirikan’. Apalagi di Sumut masih sangat kental aroma busuk KKN, bisa jadi menjadi alasan kenapa daerah itu tadi menjadi terbengkalai. Ketika Humbanghas menjadi kabupaten baru yang memisahkan diri dari Tapanuli Utara, kabupaten yang terbentuk belumlah menjadi jawaban. Pembangunan yg dijalankan di Humbanghas terfokus pada daerah tertentu saja, dan ‘menelantarkan’ yang lainnya. Mungkin saja mereka itu berpendapat bahwa yang dibangun adalah kota kabupaten dulu. Masih aroma busuk KKN yang mewarnai Humbanghas. Kemudian issu PAPATAR yang mengemuka. Pasti ada ‘pressure’ untuk daerah PAPATAR karena mau memisahkan diri lagi , sehingga makin menjadi saja (walau katanya jalan akan dibangun, mungkin untuk meredam saja alias rayuan PULAU KELAPA). Lalu, adanya alasan bahwa harga naik dan segala macamnya itu, adalah alasan kekanak-kanakan. Kalau mambuat perencanaan proyek, tentu saja hal itu SUDAH DIPERHITUNGKAN (saya berasumsi mereka profesional) . Jadi menurut saya hal itu tidaklah masuk akal, yang masuk akal adalah bahwa dengan ‘tidak menuntaskan’ pembangunan jalan itu KEUNTUNGAN AKAN TAMBAH !! Seperti yang sudah2, pelaksana kerja tidak melaksanakan pekerjaannya dengan tuntas. Dimana para PENGAWAS PROYEK. Pengawas proyek mengelus perutnya yang buncit karena sudah dicecoki ‘Junk Food’. Jadi Pelaksana Proyek tenang2 saja. Maka oleh karena itu, SUATU AKSI memang PERLU dan URGENT. Akan tetapi dilaksanakan dengan damai, dan jangan terprovokasi! ! Mungkin dengan turun ke jalan, dengan suatu aksi damai, bisa memberikan tekanan ke Pemkab. Lembaga pemerintah (CAMAT) mungkin sudah tak mampu, karena pemerintah kecamatanseharusnya berjuang bersama rakyatnya dalam mewujudkan cita2 rakyatnya. Bisa jadi sang Camat takut dengan birokrasi pemerintahan sehingga Camat pun ‘adem ayem saja’. Kalau Legislatif, seperti kita tahu mereka sedang menghitung hari. Jabatan tinggal sebentar lagi, jadi masih sibuk kesana kemari untuk mempertebal dompet, karena bisa saja ‘modalnya’ belum balik. Jadi Legislatif sudah tidak bisa diharapkan. Kesimpulan : Masyarakat Pakkat sendirian saja. Maka sudah selayaknya menyatukan mereka sehingga satu suara menuntut hak-haknya. Suatu AKSI PROTES kepada Pemkab PERLU dilakukan tetapi HARUS DILAKUKAN DENGAN DAMAI tanpa ANARKHISME. Mungkin harus diteriakin agar Pemkab ‘menoleh’. HORAS…

    wrote,
    Saya sangat setuju dengan pemikiran Lae Situmorang bahwa sebuah aksi diperlukan untuk menyuarakan kembali keprihatinan tentang dalan tu Pakkat. Tentu, sebuah aksi harus berdiri atas keprihatinan yang sangat dalam, sepertibetapa kita sangat trenyuh dengan persoalan dalan tu Pakkat sudah menjadi momokyang sangat menyiksa bagi siapa pun yang sudah pernah, sedang dan ingin bepergian ke Pakkat. Bahkan terus terang, banyak putra Pakkat yang berpikir tujuh kali tujuh puluh kali bila ingin membawa keluarganya pulang ke tanah ibunya, tanah leluhurnya yang tentusangat dirindukannya, bukan karena adanya bajing loncat di Lubuk Linggau, atau karena jauhnya jarak Jakarta-Medan, atau biaya yang aujubilah tetapi karena sepotong jalan sejauh 23 km yang sudah menjadi momok itu. Tentu sebuah aksi harus dikedepankan untuk menyuarakan persoalan yang sudahberpuluh-puluh kali ke telinga orang-orang bebal. Bahkan dalam teknik pidato pun kata-kata yang ingin kita tekankan dengan intonasi yang lebih tinggi, atau denganaksi misalnya, meninggalkan podium menuju audiens. Dan aksi itu berarti,”I mean it”. Tentu sebuah aksi harus dikedepankan untuk menyadarkan orang-orang yang tidakberpikir bahwa sepotong jalan ke daerah yang secara geograpisnya paling luas di Humbahas, penduduknya paling banyak di banding kecamatan lain, dan yang potensiekonominya paling menjanjikan sekabupaten Humbahas. Bukankah sepotong dalan tu Pakkat itu telah membunuh semua potensi di tanahyang paling kita cintai, yang sudah membesarkan kita, dan sudah memberi setiap vitamin yang membuat kita mampu menjadi pejabat, pekerja, kepala rumah tangga, Sarjana, Master, Doktor, bahkan itu sekedar Peminum Tuak yang Hebat? Pemikiran akan sebuah aksi bukan tindakan anarkis, bukan pemikiran provokatif, dan bukan tindakan yang salah tentunya. Yesus sendiri mengutus utusan-Nya untukberteriak di padang gurun,”Bertobatlah sebab Kerajaan Allah sudah dekat.”Bahkan Sang Anak Manusia menyuarakan keprihatinan- Nya dengan longmarchselama tiga tahun masa aksi-Nya. Semua demi kebenaran, hentikan kebohongan, Anggaran bisa diperbaharui, potongan-potongan bisa dihapus, layanilah masyarakat sesuai jabatanmu, dst.dst. Apapun, demi sebuah kebenaran (tentu selama tidak mengangkangi kebenaran itu sendiri)seharusnya digunakan untuk memperjuangkan kebenaran itu. Sebutkan harinya, dengan seluruh jiwa dan bila memungkinkan, badan, saya akan hadir di sana. Demi tanah Ibuku. Horas

    wrote,

    Akka dongan,,,
    Apakah sudah pernah keinginan kita ini ke Pemerintah Kabupaten ? Ataukah hanya debat kusir yg tidak ada notulen sebagai bukti? Kalau pernah mohon saya dikasih copynya, krn saya domisili di Medan,jadi mugkin saya yg terdekat, atau mungkin atas nama siapa pernah sudah disampaikan keinginan/harapan masyarakat Pakkat.
    Mauliate

    wrote,
    Seekor keledai pasti akan tiba-tiba berhenti di depan sebuah lobang…. itu seekor keledai. Dan dia tahu jalan itu berlobang. Perlukah saya katakan “oooooooooooooeeeee e, iiiiieeeee!! !!!! untuk mengingatkansi keledai? Itu yang sedang saya pikirkan, bila si keledai terus berjalan.

    wrote

    Hal ini adalah urusan tidak lepas dari yg namanya birokrasi, aturan dan peraturan untuk terlaksananya program pembangunan. Pemda hanya pelaksana dan yg mengajukan adalah masyarakat melalui Lurah, Camat, Bupati dan itupun harus persetujuan DPRD. Kita ada komponen birokrasi yg menjadi juru bicara kita, mana fungsi mereka? Kapan mereka ajukan? Siapa yg dipilih sebagai wakil rakyat Pakkat? Dri partai mana? Atau masyarakat pakkat hanya terima sesuatu utk memilih seseorang?
    Kalau Pakkat mau maju, cerdaskan masyarakatnya, khususnya orang tua yg disana, siapa gurunya? Anaknya yg di rantau, jangan suruh orang tua utk nanam pisang di tengah jalan, atau masukkan ikan dalam kubangan dijalan, mereka sudah susah jangan dibuat makin susah. Kita suruh mereka melakukan itu, bukan kita yg dirantau yg berurusan dgn Polisi tapi mereka. Untuk itu arahkan dan cerdaskan orang tua kita yg dikampung halaman, bulan 4 – 2009 ada waktu yg tepat utk itu. Perlu diketahui juga masyarakat Pakkat sudah terlalu kepintaran mewnbgenai itu, jadi mohon diarahkan akka dongan.
    Horas

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  34. ido ate nga olo tohoi.
    anggo dimedia attar dibangga banggahonma humbahas,.dia ma huroha kemajuan natarida,,,,na sangsikku da naholan makkuras hasil ni bumi ido hamu,,,tabodo nian molo jadi pejabat,,,,,taringot tu dalan pakkat, gabe hancur do hida sagari markareta au mulak tu pakkat na accitan puang////////,,hape heado nian bupati lewat dohot akka pejabat na lain tupakkat,,,,ai naso diparohahon komandani do!!!!

    songon tegoran do nian tuhamuba,,,,tarlumobi tu akka ANGGOTA DPRD i, anggo janji janji namanisan,,hape dia ma hasilnya natarida …

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  35. lomo lomomuma ate membohongi publik,,,
    halo para ANGGOTA DPRD,,,UNANG HOLAN KATA BA,,,,

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  36. Lismawati Hansel - Sinaga

    Ai dia do nuaeng?
    mandapothon pemilu on ninna heppot do mambangun di Pakkat. Dalan tu Pakkat, Balerong, PLTA dohot PAM?
    Ai so mardalan be ninna aek na tu jabu jabu i be akke? Gabe sian Dolok Pinapan nama disalurhon saonari.
    Toho doi Ito Jhon?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  37. Lismawati Hansel - Sinaga

    Ito Jhon,
    bereng Ito ma Website ni Humbahas kolom Kritik dan Saran, sebenarna nga godang hian hita par Pakkat mambahen komentar disi ( tentu saja topiknya soal Jalan ke Pakkat!), sayang sekali dang dialusi.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  38. nunga naeng lima taon kab.humbahas,alai ahama nadi bangun di pakkat nauli…ndang adaong taboto..holan adi dolok sanggul do adong pembangunan ipe holan mambangun kantor ni akka nagarang ido…ai aha antong..akka pejabat ipe ndang hea turun langsung tu huta-huta,holan didolok sanggul doi..ai ndang dibereng dalan sian pakkat tu pancuran tukka sai nunga sai hira dalan ni horbo…

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  39. jadi tolong tu akka anggota DPRD unang holan janji…Molo naeng pemilihan onma tuson..an ma tusan..holan HA…Molo nunga hundul di sofa na lembut i lupa sude…

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  40. tes

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  41. Lae Sandro, molo diingot hundul lumayan dope, adong do dewan na sian hutanta, mandege Pakkat pe dang hea be dung tarpillit.Serba salah do memang, nadeba nai holan na hundul, dang hea tarbege taringna. maup ma sude Dewan na sian hutanta i, selanjutnya tadok tu keluargata na di huta ate, unang salah pilih. Unang olo dituhor,

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  42. Angka parillik do sudena DPRD i jadi molo boi ingkon tong do dipolitiki sude Caleg i.. molo adong mangalehon hepeng dimabil ma .. daripada dang dapot molo dung hundul jadi DPRD..
    DPRD periode 2004 – 2009 nasian Pakkat nunga didisain be mobil derek di ari natal nanaeng ro on..
    lihat di blog saya(http://bien-nainggolan.blogspot.com

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  43. Jadi, derekonna nama nasida?

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  44. Lae, bulan Desember on ari udan do jadi molo mogok akka mobil di Liang toba .bah.. terpaksa di derekdo kan …..tarlumobi mobil ni DPRD nasian Pakkat
    ida lae ma gambar nai.. molo boi nian di kopihon Parhobas tu Milis on..

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  45. Na hurippu do dpr i derekonna (rekrekonna) lae, dibahen na parilik i.

    Ianggo mbilna ido hape, ba, parsidohot au mangojjar. Ai ikkon sangap do bahenon nasida, tung manang na songon dia pe.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  46. Bah, di batam do hamu hape lae Bin?
    Na manungkun ma jolo lae, adong do di tanda hamu Ir. M. Nainggolan, sian STTM Medan?

    Mauliate lae.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  47. Tu Lae Meha,
    Dang Hutanda lae bah…. alana di punguan pe sahali sataon do sekotamadya, molo partangiangan bulanan persektor do… ai lae sian pakkat dia do tahe
    Horas
    BN

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  48. Mauliate lae Mr.Bin, na hurippu do hea hamu mar leng.
    Hehehheheh.

    Botul botuldo pakangsi dohot parhobas akke?

    Dang libur au boh…kumandan

    <<  |  <  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>