KABANJAHE (EKSPOSnews): Setelah meletus Minggu dini hari kemarin, gunung Sinabung kembali batuk pagi ini, Senin 30 Agustus 2010 pukul 06.30 WIB. Warga Tanah Karo merasakan gempa menggoyang rumah mereka.
Ruth, mahasiswa asal Medan yang sedang PKL di Kabanjahe kepada EKSPOSnews mengatakan goyangan sangat terasa saat ada di rumah. Warga berhamburan keluar rumah. Namun, tidak ada kerusakan yang berarti akibat gempa itu.
Gempa itu akibat gunung Sinabung meletus lagi, dan memuntahkan lahar. Debu vulkanik masih menyelemuti Tanah Karo sekitarnya. Pemerintah setempat melarang warga melihat ke arah Gunung Sinabung, tanpa alat bantu dan masker.
Ketakutan terus melanda warga, dan banyak anak sekolah memutuskan tidak pergi sekolah. (rohana)
MEDAN (Pos Kota) – Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Polda Sumut AKBP Aiman Syafruddin menyebutkan jumlah korban tewas akibat letusan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, menjadi dua orang.
Mereka adalah Nimaken Surbakti, 54, dan Nartari Beru Ginting,5, keduanya warga Kecamatan Naman Teran.
“Keduanya tewas karena serangan jantung,” kata Aiman, di Medan, Minggu (29/8). Sebelumnya pemerintah mengungkapkan kondisi status Gunung Sinabung pada saat ini sudah memasuki status “awas” untuk radius 6 Km, dimana adanya perubahan siklus yang meningkat semenjak Minggu (29/8) dinihari tadi.
Gunung Sinabung 106 kilometer dari Medan, terletak di ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Meletus pada Minggu (29/8) sekitar pukul 00.15 Wib.
Berdasarkan informasi Palang Merah Indonesia (PMI), sekitar 12.000 warga diperkirakan mengungsi di sejumlah lokasi. (samosir)
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Semoga di beri Tuhan kekuatan kpd Korban Gunung Sinabung ‘tuk menghadapi semuanya. Amin
[Balas...]
Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan kepada Orang tua ,Saudara/i kami yang menjadi korban Gunung Sinabung di Tanah Karo dan sekitarnya Amin.—
[Balas...]