FIP

Dinamika suatu organisasi sangatlah beragam. Kita melihat banyak sekali organisasi mapan dan besar dan tanpa di duga dan di luar ramalan bisa tumbang dan tercerai berai dalam sekejap. Adapula yang tetap bertahan bahkan terus menerus semakin mantap dan takkan hilang ditelan waktu.

Siklus hidup itu adalah evolusi. Siapakah (Apakah) yang bisa bertahan dalam life cycle / evolution itu? Apa makhluk yang besar dan kuat yang bisa bertahan? Mungkin ya, mungkin tidak! Terus, bagaimana dengan makhluk yang kurang besar dan kurang kuat, apakah musnah ditelan zaman? Mungkin ya, mungkin tidak!

Mari kita lihat contoh di alam semesta raya yang maha luas ini. Melalui teks buku, para ahli mengatakan bahwa Dinosaurus dan Kecoa sudah sama-sama ada dan hidup ratusan juta tahun yang lalu (Dinosaurus ada sekitar 225 juta tahun yang lalu, kecoa sekitar 300 juta tahun uang lalu). Coba kita bayangkan kita hidup di zaman itu (Seperti film Jurassic Park kali yee…..), kita akan mengatakan bahwa Dinosaurus yang sangat besar dan kuat itu takkan bisa punah. Bukanlah anggapan yang salah, karena secara logika ia sangatlah kuat dan besar. Tak ada yang bisa mengalahkannya.

Lalu waktu berjalan, seiring proses yang terjadi di muka bumi, saat ini tidak ada seekor Dinosaurus pun yang hidup di muka bumi ini. Apa yang terjadi? Mengapa bisa demikian? Lalu akan muncul suatu kesimpulan, bahwa bukan yang besar dan kuatlah yang bisa bertahan tetapi, bergeser ke pemikiran bahwa yang paling bisa beradaptasilah yang akan bisa bertahan!!

Dinosaurus sudah punah 65 juta tahun yang lalu (zaman Kenozoikum), bahkan tak seorang pun bisa menggambarkannya secara detail karena tidak ada manusia yang pernah melihatnya. Kita bisa melihat gambarnya adalah karena temuan fossil dan imajinasi para ahlinya. Keberadaan mereka jelas ada. Dinosaurus hidup di zaman Trias dan terus hidup sampai zaman Jura dan berkembang menjadi raksasa pada zaman Kapur. Lalu Kecoa, kita bisa melihatnya berseliweran di depan mata kita sampai saat ini (kecoa yang sering ada di perumahan adalah kecoa amerika=periplaneta americana , kecoa jerman=blatella germanica, kecoa asia =blatta orientalis/asahinai) (wikipedia).

Dinosaurus telah gagal dalam beradaptasi. Tubuhnya yang besar dan kuat tidak bisa mengikuti proses yang terjadi di alam semesta raya ini, sedangkan Kecoa berhasil beradaptasi dan terus bertahan hidup, bahkan kita pun sangat kesulitan dalam membasmi binatang satu ini. Konon menurut penelitian Integrated Pest management Iowa State University bahwa kecoa tahan bisa tahan pada radiasi bom nulkir pada paparan antara 67.000 dan 105 rems (bandingkan dengan manusia, selama hidupnya rata-rata seorang manusia terpapar radiasi sekitar 16 rems, dosis mematikan adalah sekitar 800 rems). Untuk berbagai alasan kecoa Jerman adalah yang paling tahan (Wikipedia). Walaupun memang, Kecoa yang kita lihat saat ini belum tentu sama besar dan bentuknya dengan Kecoa pada zaman Dinosaurus itu. Tetapi, itulah yang dilakukan Kecoa, bahwa ia sangat dinamis dengan alamnya bahkan bila perlu merubah bentuk tubuh (metamorfosa) agar tetap dapat survive. Para ahli mengatakan bahwa hampir seluruh makhluk hidup mengalami metamorfosis sehingga kita melihat seperti bentuknya yang sekarang ini. Contoh yang paling sederhana adalah katak. Ketika baru menetas, ia mempunyai ekor (berudu), tetapi setelah besar, ekornya tidak tampak lagi.

Hal apa yang dapat kita pelajari dari fakta di atas? Mari kita renungkan bersama. FIP, mungkinkah bisa tetap bertahan? Kita tidak perlu menjawab itu saat ini, apalagi dia masih baru tumbuh. Sebaiknya juga saya tidak melontarkan pertanyaan itu, karena belum saatnya. Mungkin yang akan kita tanyakan pada diri kita adalah bagaimana caranya agar FIP bisa tumbuh dan bertahan?

Catatan dari berbagai sumber.

Berita lain ...

Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:

8 Responses to FIP

  1. Asal semua partisipan berpikir dan berbuat sesuai dengan kehendajNYA .., jangan pernah ada keraguan.
    Jadi tolong pertanyaan terakhir dirobah :
    “Lomo do roha ni TUHAN i mangolu on?”
    (Pabadia-badihon ya ??)

    http://rapmengkel.wordpress.com

    >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  2. kalo pertanyaanya mungkinkah FIP bertahan???…alusna, mungkin hian maaaaa….. (pake ligato, dengan bahasa pakkat)

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  3. horas,
    sada organisasi boi tetap eksis, porlu kesamaan visi dan misi ni akka anggota, kesamaan ini akan membentuk kekompakan yang solid dan sulit untuk diceraikan.
    jadi nian, fip tu joloan on semakin kompak dan bisa tetap eksis berkarya, biar kecil yang penting bisa bermanfaat tu hutatta.
    salam
    leonard

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  4. Lismawati Hansel - Sinaga

    Di jabu ni donganhu disurathon ma balga-balga sada kalimat, molo diartihon songon on:

    Orang -orang kecil
    Di tempat-tempat kecil
    Yang melakukan langkah-langkah kecil
    Bisa mengubah wajah dunia

    Hupikkir hita pe na di FIP on songoni do. Bukan karena banyaknya dan hebatnya program yang kita buat, tapi karena kita bersedia dan senang melakukannya. Saya pikir semua perbuatan baik, besar ataupun kecil, yang kita lakukan dengan keikhlasan hati akan mendapat Berkat dari Tuhan.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  5. Tommy M J Sihotang

    Horas
    Tung leleng dan hea hubukka harotas-harotas pardalananhu na ujui, dimasa-masa kuliah. Dapothu lembara-lembaran harotas, nungga lusuh jala marlompit2. Hujaha ditonga borngin ala maol modom. Sai hujahai sada-sada. Dungi, husurathon ma on, salah satu sian akka na naung hea husurathon.

    ‘nyala lilin di kaki bukit’

    melempar penglihatan dan terhampar senja
    dataran tinggi dan berbukit
    dengan mata hati
    sekilas..seberkas menggurat kelam
    samar namun tampak
    jelas ada walau berkasnya tipis
    perlahan kumendekat
    dan pasti kan kudekap

    bola mata yang telanjang
    terkadang begitu buta
    pikiran mati suri dan hampa adalah batu nisannya
    tapi mata hati lebih tajam
    menelusup sampai ke perut bumi

    nyanyian hujan yang dulu sendu
    berubah rancak disambut sang alam
    desahan pinus begitu merdu
    memberi harapan dan damai alam

    ketika kaki kian dekat
    ke titik tadi yang kelihatan samar
    kuberlutut di dekatnya
    mendekap kehangatannya

    sinar ini begitu ada !
    bayangan disekelilingnya
    tampak bergoyang ditiup sang bayu
    Agni itu harus terjaga, dari tamparan badai zaman
    dikegelapan ini, bias sinarnya berteriak
    bahwa ia terlihat
    karena kegelapan ini………

    Mahameru, Maret 1999…….Tommy Kenthie

    —————————————————————————
    Nyalakan lilin di kegelapan ini
    Kita jaga apinya
    agar tidak mati muda……..

    Horas……

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  6. Ricardo AP Marbun/ Edo

    Itennnggg,…..
    Mantap nei bah.
    “MATA HATI LEBIH TAJAM” –> tutu do i kale-kale, ndang songon MATA NI BULU, MATA NI KALAPA, manang MATA NI PAT, –> Bolon-bolon alai ndang marnida. Hahahahahahaa…………
    Ketajaman ni mata i inna roham, sangat dibutuhkan hian do i molo marbatto ningon dah . hahahaaha… (namargait do ahu dah anggia ?).
    ” NYALAKAN LILIN DI KEGELAPAN “. –> Molo Lilin tutu, on sada tudos-tudos na denggan hian do i.
    Ia lilin i, sampai hancur dan habis do tutu demi memberikan terang tu sekeliling na. Nyala lilin, yang walaupun sangat kecil, namun keselamatan dan semangat melangkah yang diberikan sangat besar.

    “KITA JAGA APINYA, AGAR TIDAK MATI MUDA” –> Suatu kalimat yang bermakna sangat dalam :
    Goarna ma na manjaga, seandaina pe ndang bergerak badan i, alai hati dan pikiran ni si penjaga, tetap aktif demi keutuhan nyala api lilin na JINAGA na.

    Mari kita saling mendukung, saling memberi semangat dan dorongan. Kita jaga kekompakan untuk mewujudkan cita-cita membangun dan mendorong kemajuan bagi PAKKAT.

    HIDUP TOMMY /” Hidup si RAJA BATTO”, HIDUP FIP, HIDUP PAKKAT. SUKSES UNTUK KITA SEMUA.

    Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  7. Tak kusangka tak kuduga,
    Rumah di buat dari batako
    Tak kusangka tak kuduga
    Bang tommy nggak cuman jago Marbatto

    Tapi juga jadi saingan lae sipaulus marpuisi..

    hidup parderama!!

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  8. Tommy M J Sihotang

    Horas

    Saya coba buka tulisan saya ini, yang diposting Parhobas bulan Juli lalu. Satu lagi fakta (walau tidak terlalu aktual lagi karena terjadi 3 mingguan yang lalu) tetapi kenyataannya RAKSASA BANK INVESTASI TERBESAR ke 4 telah BANKRUPT alias kolaps bin bangkrut (LEHMAN BROTHERS), ditambah lagi Merril Lynch yang DIAKUISISI. Bank investasi ini (Lehman Brothers telah berusia 158 tahun !!!)

    Bah, apa yang terjadi ??

    Lehman Brothers adalah pialang utama dalam pasar sekuritas perbendaharaan Amerika Serikat. Perusahaan ini tidak tahan dengan krisis kredit perumahan yang menghantamnya (sebab akibatnya telah pernah di forward ke milis kita). Hal ini telah merontokkan perekonomian Amerika, dimana kebangkrutannya telah memicu penurunan tajam di sektor finansial. Saham Lehman sendiri telah anjlok sampai dengan 94 %…bah..mate nai…

    Lalu terjadi di negara Amerika, yang nota bene adalah RAKSASA KAPITALISME DUNIA. Amerika yang adi daya katanya, sebagian negara bagiannya luluh lantak akibat berbagai badai dan bencana alam. Meninggalkan ‘bercak’ tak berkesudahan di Iraq dan beralih ke Afganistan.

    Kapitalisme diambang kehancuran ??? Hmm…

    Lalu kembali ke tulisan di atas. Bukan yang besar dan kuatlah yang bisa bertahan tetapi, bahwa yang paling bisa beradaptasilah yang akan bisa bertahan!!

    Horas

    <<  |  <  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>