oleh : Tommy Sihotang
Program Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dalam memberikan sudut pandang baru di Pakkat melalui pemberdayaan berbagai sektor :
Budidaya komoditi pertanian, seperti tanaman kopi, kopi coklat, kacang tanah, kacang kedelai, jagung, cabe dan tomat. Tanaman buah-buahan seperti salak, pisang, pepaya, rambutan serta buah lainnya yang memungkinkan dan cocok tumbuh di Pakkat.
Sistem pertanian : diharapkan sudah memakai teknologi pertanian yang baik (seperti pengolahan tanah, perawatan, ketersediaan pupuk termasuk alternatif pupuk alam. Diharapkan bahwa para petani paham membuat pupuk alam yang baik dan benar.
Cara pendekatan :
Perkiraan anggaran :
Penyediaan buku informasi tentang pertanian/budidaya tanaman diharapkan dapat dikumpulkan dari sumbangan perseorangan atau lembaga/instansi, antara lain bisa berbentuk buku, tabloid atau berlangganan majalah. Selain dari sumbangan, pengadaan buku/tabloid/berlangganan majalah akan dibeli oleh FIP sekiranya buku-buku sumbangan belum memadai kelengkapannya.
1. Budidaya ikan air tawar, seperti ikan mas, lele, nila, mujahir dll.
Sistem perikanan : diharapkan sudah memakai teknologi budidaya perikanan yang baik (dari mulai pembenihan, perawatan, penanggulangan hama dan panen)
Cara pendekatan :
· Penyediaan buku informasi tentang budidaya perikanan darat (ikan air tawar).
· Penyediaan informasi mengenai pangsa pasar hasil perikanan tersebut.
· Penyediaan informasi harga secara berkala kepada petani.
· Jika ada, FIP mempunyai/ menyediakan lahan untuk dijadikan penelitian (uji coba pemeliharaan berbagai jenis budidaya ikan air tawar) yang diharapkan berfungsi sebagai pusat informasi budidaya perikanan darat dan air tawar secara terpadu di Pakkat.
Perkiraan anggaran :
Penyediaan buku informasi tentang perikanan/budidaya ikan air tawar diharapkan dapat dikumpulkan dari sumbangan perseorangan atau lembaga/instansi, antara lain bisa berbentuk buku, tabloid atau berlangganan majalah. Selain dari sumbangan, pengadaan buku/tabloid/berlangganan majalah akan dibeli oleh FIP sekiranya buku-buku sumbangan belum memadai kelengkapannya. Perkiraan anggarannya sebagai berikut :
2. Peternakan
Sistem peternakan : diharapkan sudah memakai teknologi peternakan yang baik, higienis dan ramah lingkungan (dari mulai pemeliharaan, pemahaman kesehatan ternak sampai panen)
Cara pendekatan :
· Penyediaan buku informasi tentang peternakan.
· Penyediaan informasi mengenai pangsa pasar hewan ternak tersebut.
· Penyediaan informasi mengenai harga hasil peternakan kepada peternak.
· Jika ada, FIP mempunyai lahan untuk dijadikan penelitian (pemeliharaan berbagai jenis ternak) yang diharapkan berfungsi sebagai pusat informasi peternakan secara terpadu di Pakkat.
Perkiraan anggaran :
Penyediaan buku informasi tentang peternakan diharapkan dapat dikumpulkan dari sumbangan perseorangan atau lembaga/instansi, antara lain bisa berbentuk buku, tabloid atau berlangganan majalah. Selain dari sumbangan, pengadaan buku/tabloid/berlangganan majalah akan dibeli oleh FIP sekiranya buku-buku sumbangan belum memadai kelengkapannya.
1. Produk Kerajinan, apa saja yang bisa dijadikan sebagai produk/kerajinan yang bahan bakunya tersedia banyak atau murah di Pakkat dan sekitarnya.
Cara pendekatan :
· Penyediaan buku informasi tentang berbagai jenis produk kerajinan.
· Penyediaan informasi mengenai pangsa pasar produk kerajinan tersebut.
· Penyediaan informasi mengenai harga berbagai jenis kerajinan kepada pengrajin.
· Jika ada, FIP mempunyai/ menyediakan lahan untuk dijadikan sebagai workshop sekaligus sebagai pusat informasi kerajinan terpadu di Pakkat.
2. Industri Rumah Tangga, seperti pengolahan makanan-makanan ringan yang khas yang bahan bakunya tersedia atau murah di Pakkat dan sekitarnya.
Cara pendekatan :
· Penyediaan buku informasi tentang berbagai jenis produk industri rumah tangga .
· Penyediaan informasi mengenai pangsa pasar produk industri rumah tangga tersebut.
· Penyediaan informasi mengenai harga berbagai jenis produk industri rumah tangga kepada produsen.
Perkiraan anggaran :
Penyediaan buku informasi tentang peternakan diharapkan dapat dikumpulkan dari sumbangan perseorangan atau lembaga/instansi, antara lain bisa berbentuk buku, tabloid atau berlangganan majalah. Selain dari sumbangan, pengadaan buku/tabloid/berlangganan majalah akan dibeli oleh FIP sekiranya buku-buku sumbangan belum memadai kelengkapannya.
1. Pengembangan sumber daya, FIP berfungsi sebagai mediator apabila ada masyarakat Pakkat yang akan memperdalam ilmu di bidang pertanian, perikanan dan peternakan dan industri rumah tangga.
Cara : FIP akan berusaha mewujudkan fungsinya sebagai mediator seperti memberikan bantuan informasi kepada masyarakat melalui link atau lembaga yang bisa diajak kerjasama oleh FIP. Selanjutnya FIP akan merekomendasikan yang bersangkutan untuk selanjutnya bisa melakukan pembelajaran, penelitian atau survey pada lingkup yang akan didalami.
2. Permodalan, FIP akan berupaya melakukan pendekatan kepada para Pengurus Credit Union (CU) ‘Pardomuan’ Pakkat sehingga CU juga memberikan fasilitas pengucuran kredit kepada sektor usaha kecil dan menengah yang berada di Pakkat.
Cara : FIP akan melakukan semacam seminar /symposium/diskusi panel yang dibawakan oleh seorang Nara Sumber yang benar-benar kompeten dan berkualitas di bidangnya.
Saya mencoba memuat kembali rencana program pemberdayaan Ekonomi dari berbagai sektor, sesuai dengan Raker FIP di Cariu, Bogor, Jawa Barat 5-6 Juli lalu. Program pemberdayaan ini sejalan dengan program FIP dalam rangka pendirian Perustakaan dimana program pemberdayaan ini juga memerlukan buku-buku pustaka sesuai dengan sector-sektor yang ada. Cita-cita program ini adalah ke arah Pembangunan Pertanian yang Berkelanjutan. Jadi diharapkan pula bantuan buku-buku pada bidang ini serta masukan para pemerhati, penggiat dan rekan-rekan yang berkecimpung dalam displin ilmu ini.
Sebagai contoh dalam hal ini, saya telah memberikan tulisan mengenai ‘budidaya tanaman kacang’. Sumber tulisan itu adalah dari jurnal Bank Indonesia dan dari berbagai sumber. Studi mengenai tanaman budidaya kacang tersebut disajikan secara detail dan seiring dengan program rencana yang telah saya presentasikan di Raker Cariu yang lalu. Hanya saja pendekatan yang dipakai dalam jurnal tersebut adalah pendekatan ke Bank sebagai pemberi kredit. Di Pakkat nantinya, setelah melakukan studi lebih lanjut diharapkan pada suatu saat Credit Union Pardomuan sebagai lembaga pembiayaan atas kegiatan pertanian, peternakan dan kerajinan yang ada. Semoga.
HORAS…………………………………………………………………..GOD BLESS US!
US!
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Bah, dang adong na manjaha on ra akke, ganjang hian tutu sijahaon on…….Sai budaya baca ninna…hahaha…Uttabo do tutu na mar Nonang bah…hehehe…
Horas
[Balas...]
Boha molo tabaen hira-hira songonon:
1. Selain mampapungu bukku ttg pertanian, mungkin ra boi hita mulai sonari mandata akka ise do putra-putri Pakkat nalagi marsikkola di bidang pertanian (mis: lagi kuliah jurusan pertanian manang sekolah menengah bidang pertanian). Alana halak on nama ra na lebih menguasai masalah pertanian, jala asa boi langsung nasida mampraktekkan ilmu nai.
2. Lebih simple na akka na lagi KKN, molo na jolo i sai adong do ro akka parkuliah sian Medan ro tu Pakkat laho mar KKN, mungkin sonari dang KKN be ra goarna setelah reformasi, alana KKN versi reformasi sudah harus dihilangkan. Dang huboto molo saonari adong dope naro tu Pakkat mar KKN akka parkuliah.
3. Molo soal lahan tusi, boi do nasida survey lokasi tu Kawasan Segitiga Emas Dolok Pinapan, tepat na di Martanobolak via Arbaan manang via Sypagabu. Disi boi do garapon nasida adong sadanai dolok naso tarula. Jala inna rohakku sossok do ra kopi dison, kopi jenis robusta, alana kopi na distarbuck i pe tong do mamakke kopi jenis robusta.
Boha akka macca?
Ngaboi be ra meret akka macca.
rgds,
[Balas...]
Tung denggan do anaha USUL mon, alai tong sai naeng “MANGAIT TU NGADOL” ningon dah.
Sedangkan sepeda pe nimmu ndang boi tu MARTONABALA, Je andigan pe sahat ?
Holan diboan tappang nai laho tusi, ittor TARILANDIT ma,
Alani TARSILANDIT ? Tappang ipe bage URE,
Namamboan ? bage SARNET jala TAR TE.!
Ala ni tar te i ? Bage hira naeng laho tu API NAROKKO ma pakhilalaanna nimmu ma,…
Tok JIM HO anaha, ai tung tu na jonok i ma nian usulhononmu. hahahaaha…..
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
hahhaa……….ha……………ha,,,,,,,,,
sekedar usul do i amattua, jala sekalian laho mengkampanyekan “VISIT MARTANOBOLAK 2009″. Atik boha boi huta i haduan gabe sada kecamatan.
Dangi amattua??
[Balas...]
Hehehehe,…… mantafff do nian niat mi, alai songon pandok mu disuhutan mi, NGA TAMBAH TAHE PENDUDUKNA ? alana dah, oppunta i pe nga jumolo nimmu.
Je huhilala, hadua rap mulak ma jolo hita, asa MARBURU LANDUT jo hita di si, manang ta togihon Katua Tommy laho MARBATTO IRNGA, alana tok langa dope ra disi, je akka suara ni IRNGA sambing do ra songon musik di si “”" KULLLIIIII….UUUSSSSS, NGEERRRRR………”
hahahaha,,,,……..
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Ha… ha….
t; Ito gubhenk.
Suru ma pidong( FIDONG ) manuan kopi di TANO MABOLAK i da ??????
sona adong panduduk naeng mangulahon
[Balas...]
he….he……he…
Amattua, Jambatan tapanuli nadenggan jala nauli.
Je dang holan irnga, IBBO pe godang dope di huta i.
to: Ito br Simbolon,
Manukkun jo he, e hira2 songon dia do cara ni PIDONG manuan kopi he??
[Balas...]
Appara Kubeng…Kubeng…sai holan pidong i ma pabahas bahas…wakakaka…
[Balas...]
Hahahahaha,…
Ai nungga tahe MARTUMBUR HABONG pidong nai ? (maksudhu anggia Tommy, anak ni pidong apporik na i do dah !)
Alana ikkon DUDUM onna do annon BORAS i, bahen indahan ni PIDONG na i.
Hahahahaha……………………….
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Imadah, anggo parjolo-jolo songon na serius do si kubeng on. Iba pe gabe serius manjaha tolu poinna. Hape leleng-leleng gabe holan pidong do dihatai.
Jadi di dia do intina, Kubeng, di segitiga emas i do manang di pangalaho ni pidong i? Pajojorjo asa tumangkas.
[Balas...]
Ai sabotulna anaha,
Aha do arti ni KUBENG on ?
manang na SINGKATAN do i?
Alana ditikki TARDIDI ho, ndang i dididihon, jala museng dah, tok ambal hian sian goarmu na aslinai.
KABOA JO KALE-KALE DOH, APA ULANING ARTI NI I ?
Asa diantusi akka MACCA i akke?.
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Sasittong na panuratton na i dang songoni Amattua, ikkon QUBHENK do attong, memang manjaha attar sarupa. Alai arti ni i pe nga asing be. Istila na congon-congon bahasa inggeris ma i. Molo asli ni goar hon sian bahasa RUSIA do inna oppung nahinan, ala na uju i adong ma sada RAJA margoar QUBHENK di RUSIA (tikki i somal didok UNI SOVIET / USSR). Songon i ma jo tusi.
rgds,
[Balas...]
Neng tok jayana eah…au pe dang huattusi be, mula na sian SEGITIGA do, lari ma tu parkopion, laos mambal-ambal ma tu PIDONG on, dai do?
Apa maksud???
Bikkin Baen ma disi.
[Balas...]
Hebat, hebat, hebat.
Goar ni anakku si RUKBER adong dibuat sian RUSIA, ima ” QUBHENK “, luar biasa. TOP DISEGALA ZAMAN.
Je dung ni antusan arti ni ” goarmi” (MENURUT MU), ittor songon on do attong reaksi niba : ” OH, I SEE, I SEE ” alias ISE, ISE. ISE.
Alai unang ma nian bage arti ni QUBHENK on ” Molo di KUP bage HENG ” hahahaha………….
” QUBHENK, (Par pancasila) TOP DISEGALA ZAMAN ”
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Niat baik ikhon tahan uji, diejek dst.
Molo niat do hamu tu nadenggan, maju terus.
Aha na porlu, dia hambatan, dia sasaran, patorang.
Anjing menggonggong kafilah berlalu, are you sure?
Jika kepalamu panas silakan mandi di aekriman
so pasti dingin, thanks.
[Balas...]
Sumber : Kompas(dot)com, Rabu 10 Juni 2009
184.800 Pengangguran Terserap Padat Karya Produktif
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Program padat karya produktif yang akan dilaksanakan di 21 kelurahan di wilayah Kota Yogyakarta ditargetkan menyerap 184.800 orang pengangguran dan semipengangguran di kota ini.
“Program padat karya produktif ini terutama difokuskan pada pengembangan usaha ekonomi produktif,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta MK Pontjosiwi W, Rabu.
Pada peluncuran program padat karya produktif di Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron, ia menyebutkan, dari pengangguran dan semipengangguran sebanyak itu, 210 di antaranya akan dilatih berwirausaha untuk mengelola usaha ekonomi produktif yang telah disetujui.
Program padat karya produktif ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap, dan setiap tahap berlangsung selama 40 hari, dengan waktu lima jam per hari. Tahap pertama akan dilaksanakan di tujuh kelurahan yaitu Tahunan, Mantrijeron, Prenggan, Suryatmajan, Notoprajan, Gedongkiwo, dan Brontokusuman pada 10 Juni hingga 28 Juli.
Kemudian tahap kedua pada 27 Juli sampai 11 September, dan tahap ketiga pada 14 September hingga 5 November. Menurut dia, usaha ekonomi produktif berkelanjutan yang akan dilaksanakan di Kelurahan Mantrijeron meliputi pembuatan sarana pertanian dan pengelolaan sampah biopori.
Sedangkan usaha ekonomi produktif lainnya yang akan dilaksanakan umumnya adalah budi daya ikan lele, usaha warung makan, kuliner, ternak ayam, kerajinan batik serta konveksi, disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Ia menyebutkan dana yang dialokasikan untuk menunjang program tersebut sebesar Rp 3,4 miliar, antara lain untuk pengadaan fisik Rp 15 juta per paket, pengadaan peralatan Rp 4 juta per paket, sarana usaha Rp 16,5 juta per paket, dan honor tenaga kerja serta kepala kelompok kerja dengan total dana sebesar Rp 2,35 miliar.
Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto mengatakan, pemerintah menghadapi tantangan dalam mengupayakan pertumbuhan dan kemajuan ekonomi agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. “Dengan padat karya produktif ini, masyarakat diajak agar berdaya, karena tidak hanya diberi ikan, tetapi juga diberi kail untuk mengangkat derajatnya. Program ini adalah setengah ikan dan setengah kail,” katanya.
Menurut Wali Kota, kodrat manusia adalah bekerja sehingga program padat karya produktif ini membuat manusia tidak hanya diberi belas kasihan, tetapi mampu membuat mereka menjadi bangga. Pada peluncuran program padat karya produktif itu, Wali Kota secara simbolis menyerahkan bantuan berupa cangkul dan satu kotak obat kepada tujuh lurah yang daerahnya akan melaksanakan program padat karya produktif.
Semoga berguna, Horas…Mauliate !
[Balas...]