
Sumber photo : swaberita(dot)com Pada jaman dahulu, hiduplah seorang pemuda tani yatim piatu di bagian utara pulau Sumatera.

Publikasi : Tommy Sihotang Pada tahun 1875 Patuan Bosar yang kemudian digelari dengan Raja Ompu Pulo Batu, ditabalkan menjadi Si Singamangaraja XII di Bakara. Si Singamangaraja XI (Ompu Sohahuaon), ayahanda Si Singamangaraja XII, nyatanya telah berfungsi sebagai Raja-Imam Batak dalam tenggang waktu yang lama sekali (50 tahun), yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1875, yakni setelah Tuanku Rau,
Beberapa saat yang lalu saya coba-coba mengubah Head dari blog ini, salah satu konsepnya dengan menampilkan aksara batak. Sekaligus untuk mencoba software buatan amangboru Prof Dr Uli Kozok MA, yang baru saja dilaunchingkan di Univ. Sisingamangaraja XII beberapa hari yang lalu. Software ini sudah mengalami banyak perubahan, sejak beliau merancang software ini beberapa tahun lalu dalam bentuk FONT yang bisa dicopy langsung ke windows XP, tepatnya ke folder c:\windows\fonts
DOLOK PINAPAN Kalau saya pergi ke Kawasan Puncak-Jawa barat, maka saya akan langsung teringat sama kampung saya, tanah kelahiran saya Pulogodang. Hawanya, dinginya, pemandanganya yang menurutku masih lebih indah Pulogodang, dimana kalau sore hari, kita bisa dengan jelas melihat SUNRISE, melihat MATAHARI sore dengan cakrawala yang jingga kemerahan seolah menarik matahari untuk terbenam, lalu lambat laun, mulai dari seperempat lingkaran, lalu setengah lingkaran hingga tinggal hanya cahaya matahari yang berpendar kemerahan, seorang mengucapkan ’selamat datang malam’. Lalu bagaimana dengan pagi hari? Apakah kita bisa membayangkan bahwa dibawah suhu 25 derajat, kita akan bisa bangun? Iya. Pancaran sinar matahari pagi, yang seolah mengintip dari bukit Dolok Pinapan, juga seolah ikut bergembira ria mengiringin rombongan para ibu ke sawah. Lalu kita bisa melihat seberkas linkaran di langit, Bintang Timur, alias Mars. Lalu apakah nantinya kita akan bisa melupaka kejernihan air disetiao sungai yang mengalir dari perut Dolok Pinapan? Mungkin dengan tanpa rasa kuatir, kita bila langsung meminumnya. Jernih, bersih, dingin,…itulah kesanya.
Negeri Rambe: Persimpangan Peradaban publikasi by Sawandy Sihotang Tano Rambe atau Tanah Rambe didirikan oleh Alang Pardosi, bermarga Pohan, dari Balige sebagai bagian dari tanah Baru yang ...