Saturday, March 13, 2010

Horas Pakkat...!! Selamat datang di website par-Pakkat, dimanapun berada, sai parhorason ma dihita.---beta be marsoban tu Uccim---Cuaca di Dolok Pinapan...marhobot--

Bupati Humbanghas, Maddin Sihombing menginap dirumah warga di Tukka

Saturday, August 29, 2009, 21:34
diposting pada kategori PAPATAR. Ada 22 Komentar pembaca.

Sumber : www.beritapapatar.com

maddinBupati Humbang Hasundutan, hari ini berkunjung ke empat desa di PAPATAR. Turut hadir dalam rombongan adalah Sekda Humbanghas, dan pejabat teras pemda lainya. Lawatan para penguasa Humbanghas yang baru pertama kali diadakan di Pakkat ini, direncanakan bahwa bupati beserta rombongan yang berjumlah 25 mobil tersebut akan menginap di rumah-rumah warga. Ada kesan,  program ini tak lebih untuk menarik simpati masyarakat PAPATAR pada dirinya, yang dipastikan akan maju kembali sebagai calon Bupati pada pilkada tahun depan.

Acara makan bersama dan hiburan musik dengan mendatangkan artis-artis lokal diadakan hari ini di Desa Tukka toruan. Hingga berita ini di turunkan (28 agustus 2009), acara hiburan berupa organ tunggal masih berlangsung. Cara pendekatan terhadap masyarakat seperti ini dianggap jitu. Hal seperti ini pernah dilakukan Bupati Taput, Torang Lbn Tobing. Bedanya, bahwa Maddin Sihombing mengunjungi masyarakat PAPATAR ketika dia mencalonkan diri kembali sebagai calon kepala daerah periode mendatang. Sementara bupati TOLUTO, hampir saban minggu selalu berkeliling ke seluruh desa di TAPUT.

Papatar dianggap sebagai lahan tidur yang harus secepatnya digarap supaya tidak jatuh kedalam genggaman calon lain. Didaerah lain, bupati yang merupakan putra daerah Lintong Nihuta ini, kerap didemo oleh masyarakat, sebut saja baru-baru ini, di daerah pollung. Akibat dikeluarkannya rekomendasi pada TPL untuk membabat hutan adat, haminjon masyarakat setempat.

Tidak disebutkan, bagaimana perasaan Maddin Sihombing selaku Bupati Humbanghas terhadap parahnya kerusakan jalan di Pakkat, mulai dari desa Arbaan hingga ke seluruh desa di kecamatan Pakkat, parlilitan dan Tarabintang.

“Warga pakkat sebenarnya tidak mengharapkan Bupati tidur atau bermalam di rumah warga, yang paling penting adalah bagaimana jalan ke seleuruh desa di kecamatan PAPATAR diperbaiki” ungkap seorang warga yang enggan jati dirinya disebut.

Dan juga tidak disebutkan, apa bupati ini membawa tukang urut/pijat sendiri atau memakai jasa masyarakat Tukka untuk memijat dirinya yang pegal-pegal ketika melintasi jalan-jalan rusak di kecamatan Pakkat. Acs

Tulisan yang sama:

You can leave a response, or trackback from your own site.

22 Komentar pada tulisan “Bupati Humbanghas, Maddin Sihombing menginap dirumah warga di Tukka”

  1. Tommy : Monday, August 31, 2009, 10:32

    Tukka? Ada apa dengan Tukka. Utk meminang lae Paulus Pane utk wakil?

    Sah-sah aja sih berkegiatan begitu. Asal, sebaiknya saja masyarakat Pakkat jangan mudah terkecoh alias jadi korban rayuan pulau kelapa. Ido kan? Asa unang bage torus Papatar i hatinggalan !

    Horas !

    [Nialusan jo Komentar on]

  2. aldon Sihombing : Tuesday, September 1, 2009, 10:50

    saya kira kalau untuk meminang bp. S. pane tidak mungkin mereka paketnya masih sama dengan yang sekarang, beliau ke Kec. Pakkat adalah untuk mendekati masyarakat Pakkat karena thn depan mau pilkada, jadi masyarakat jangan mau dia bohongin, selama ini berbuat apa ke Pakkat jangan karena sudah mau dekat, mambuat roha, kita masyarakat Pakkat harus hati-hati dengan tipu muslihatnya, karena kalau dia menang periode 2010-2015 dipastikan dia tidak akan mambangun alai papunguhon nama, alana periode berikutna dang boi be ikut Pilkada, jadi waspadalah !!!

    [Nialusan jo Komentar on]

    Parpakkat:

    Pendapat sama dengan yang di atas, menurut saya, bukti peduli terhadap masyarakat tidak harus ditunjukkan dengan mengadakan acara makan-makan, acara hiburan, organ tunggal dll.

    Justru sebaliknya, lebih baik biaya untuk itu semua digunakan untuk perbaikan jalan ke tukka dari pada untuk hiburan untuk senang-senang sesaat. Pada hal kalau digunakan untuk pembangunan sekecil apa pun sangat berguna bagi masyarakat.

    Coba dikira-kira aja, biaya bensin untuk 25 mobil, biaya makan-makan, bayar penyanyi, biaya pembuatan panggung, honor panitia.

    [Nialusan jo Komentar on]

  3. parrude-rude : Wednesday, September 2, 2009, 17:59

    Toema,lomo ni Pak Maddin ma mambaen strategi porangna,mau bawa artis,tukang dappol,akka datu,i sude hakna,alai molo boi, adong do putra PAPATAR namaju jadi bupati humbahas tahun depan?Saya percaya siapa yang bisa memegang PAPATAR,pasti menang di pilkada HUMBAHAS…Horas

    [Nialusan jo Komentar on]

  4. Parpakkat : Thursday, September 3, 2009, 14:47

    Ai boha tanggapan muna angka natoroooopp

    [Nialusan jo Komentar on]

  5. Am. Nathan Situmorang : Thursday, September 3, 2009, 16:55

    Rohatta be ma taparroha, ingot be ma 5 taon naung salpu, siapa yang berjanji siapa yang mengingkari ? Mari kita tanya pada rumpt yang bergoyang !
    Tong dope pilliton muna, amanta on ???

    [Nialusan jo Komentar on]

    Parpakkat:

    @Lae Tumorang, jujurnya jo, ai boha do implementasi ni “rohanta be ma taparroha”, ai sering do binege hata songoni alai ala nungga mungkin ke biasaan ndang pola ditanggapi naasing.

    [Nialusan jo Komentar on]

    Parpakkat:

    Lae Tumorang, jujurnya jo, ai boha do implementasi ni “rohanta be ma taparroha”, ai sering do binege hata songoni alai ala nungga mungkin ke biasaan ndang pola ditanggapi naasing.

    [Nialusan jo Komentar on]

    Am. Nathan Situmorang:

    @Parpakkat, Songonna hurang sodap do nian mangalusi sungkun-sungkun on, alana dang binoto kejelasan ni na manungkun on, ai molo holan Parpakkat do identitasna bah ……… sipat jolma parpakkat, boi do muse tamba dohot na mangakku par Pakkat, alai ala didok hamu Lae, nianggap ma hamu baoa.
    Maksuttu di si Lae, asa “Marbisuk ma angka Parpakkat songon ulok, ja marroha songon dara pati”. Molo dirasahon parPakkat do godang akka hamajuon dimasa kepemimpinan ni Amanta on selama hampir 5 (lima) taon on, bah pillit hamu ma ibana, alai molo sebalikna do, bah marbisuk ma hamu, emangnya mau begitu-begitu juga sampe matua tano on tong sai hona oto-otoan. Dang na niharaphon pittor “Makmur/sejahtera” Pakkat i dalam tempo 5 taon, alai nanggo bibit-bibit ni perubahan tu hadengganon pe dang jelas huida. Jadi, pandapothu : bebasdo Amanta si Maddin Sihombing dohot angka tim suksesna mandok manang mambahen sesuatu na boi memikat roha ni angka Parpakkat, alai sahali nai hudok “Ale Parpakkat, marbisuk ma hamu songon ulok, marroha ma hamu songon dara pati”, sori dang bermaksud manarupahon hata ni Tuhan i dalam hal on ate.
    Jala naumpetting, unang alani 50 ribu / 100 ribu perak, taononta dang adong perubahan tu hadengganon.
    Horas pakkat.

    [Nialusan jo Komentar on]

  6. Bagman Manalu : Friday, September 11, 2009, 10:13

    Horas Angka Dongan

    Godang keluhan memang tentang kepemimpinan Amang Maddin Sihombing dan Marganti Manullang. Mereka dinilai tidak adil dalam pembangunan karena tidak adanya pemerataan.

    Mungkin secara kasat mata tabereng jalan di Papatar godang na sega. Alai jolo bahenonta do nian perbandingan tentang pembangunan di sepuluh kecamatan di Humbang Hasundutan, asa objektif hita menilai.

    Mauliate, Viva Papatar

    [Nialusan jo Komentar on]

    Parpakkat:

    Bung ! untuk pembangunan jalan raya (jalan utama) tidak perlu perbandingan-perbandingan, setiap jalan yang rusak wajib diperbaiki karena anggaran sarana umum selalu ada dari Pemerintah. Tinggal bagaimana pemimpin untuk mengelola annggaran tersebut. Disammping itu, jalan Pakkat bukan merupakan jalan baru, tinggal perawatan. Nah disinilah kelemahannya, logikanya setiap jalan ada biaya perawatan setiap tahunnnya, dan ini pasti, karena memang tersedia.

    Mengapa?
    1. Yang buat jalan rusak itu kan kendaraan, sebab kalau tidak ada kendaraan jalan
    raya tidak akan rusak atau tahan lama.
    2. Nah, kalau ada kendaraan berarti kan ada pajak kendaraan, restribusi dll.
    3. Jadi seharusnya, dan tidak ada alasan jalan utama rusah bahkan parah.

    [Nialusan jo Komentar on]

  7. Parluasa : Friday, September 11, 2009, 11:58

    Di sini kita bisa memuat tulisan yang berbunyi penolakan thd tokoh MAKDIN SIHOMBING NENGEL..
    bagaimana dengan masyarakat pakka? tole ma tabahen sada cara sosialisasi tu pakkat an, asa sude hita manolak.

    [Nialusan jo Komentar on]

  8. lomak : Tuesday, September 15, 2009, 12:37

    Jangan mudah tergoda,kalau pejabat datang itu hal biasa memang tugas dia untuk melihat melihat perkembangan didaerahnya.Tapi nyatanya apa yang diperbuat untuk perkembangan di PAPATAR tak jelas,bagai mana kita masyarakat masih mau untuk memilihnya?

    [Nialusan jo Komentar on]

  9. rango one : Thursday, September 17, 2009, 5:19

    pakkat o o pakkat

    [Nialusan jo Komentar on]

  10. aldon sihombing : Friday, September 25, 2009, 10:29

    ai manginap pe di Tukka dang pola diterima be ibana, alai laporan nibawahannya asal bapak senangma, nadeba ala bawahan dang tabo dang ro diacarai, alai napasti dang be didukung be ibana, alana dang sidung dope acara i nunga marmulakan be deba apalagi dung diumumpon bahwa bibit dibagi holan akka dongan ni tim sukses do, gabe tibuma marmulakan akka kepala desa, kepala sikkola dohot naasing, jadi rope akka nasida godang do ala natarpaksa

    [Nialusan jo Komentar on]

    lomak:

    @aldon sihombing, Ai dang dongan tubu muna tahe si Makdin on

    [Nialusan jo Komentar on]

    aldon sihombing:

    @lomak, Sattabi ma diloloan natorop, molo iba nasintong i do dohonon nang pe dongan tubu molo dang tikkos paboan do

    [Nialusan jo Komentar on]

    admin:

    @aldon sihombing, Setuju, dengan lae aldon! !…. kalo salah, ya salah, dan kalo benar ya benar. maju terus papatar. Ayo sampaikan kritik membangun ke bupati humbang hasundutan…

    [Nialusan jo Komentar on]

    lomak:

    @aldon sihombing, mauliate ma lae. horas…..GBU.

    [Nialusan jo Komentar on]

    Am. Nathan Situmorang:

    @lomak, Sangat setuju dipandapot ni Lae Aldon, jala tu angka dongan pe, ingkon sadaranta do antong, obuk ni hita jolma do rap birong alai roha dohot pangalaho dang tarsarupahon i, ai molo so denggan kepemimpinan ni Maddin Sihombing on dipamerengon muna, bah dang gabe sude marga sihombing marsala disi. Taida ma, Lae Aldon on pe dang mendukung ibana di pambahenan ni Maddin Sihombing i. Jujur ma bah, iba pe tubu ni boru Hombing do, alai molo BUPATI Maddin Sihombing ditaringoti hamu, manang behape ninna alus hu jelas “NO/TIDAK”, alai molo diparadaton bah dang dohonanku attong naso Tulang ku Amanta i, bah. Ate, Lae Aldon, dang songoni ninna rohamu ?

    [Nialusan jo Komentar on]

    aldon sihombing:

    @Am. Nathan Situmorang, olo ninnahamu lae, pasdoi

    [Nialusan jo Komentar on]

  11. hasiholN NAPITUPULU : Friday, September 25, 2009, 10:35

    unang sai digabusi hobe rakyat i bp. Makdin Sihombing, dang porsea be rakyat i tuho, buktina nunga sai di demo ho saonari, anggo ma janjim padengganton dalan tu Papatar, hape nunga 4 taon aha ma naung di bangun ho, holan hutam Lintong do dibangun ho, jadi dang adil be ho, golkar pe dang mandukung ho bei, alana golkar mendukung ho tahun 2005 hape pilkada 2009 tokoh ni PDIP do didukung ho! jadi boha ma jolma songon ho, anggo hepeng dibagi ho jaloon ni jolma i doi, alai dang napilih on na beho

    [Nialusan jo Komentar on]

Komentar anda pada tulisan ini