
Sumber photo : detiknews
Lokasi : Kelapa gading Dalam
Tingginya curah hujan dalam minggu ini membuat sejumlah ruas dan titik menjadi banjir. Di beberapa lokasi di daerah Jakarta, Bekasi dan Tangerang menjadi tergenang. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar selalu waspada di daerah tempat tinggal, di jalan raya ataupun di tempat kerja.
Bagaimana dengan saudara-saudara, khususnya para Pembaca Pakkatnews? Apakah ada mengalami banjir di kawasan rumahnya? Alangkah baiknya apabila rekan-rekan memberikan informasi, sehingga diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi kita para pembaca PakkatNews. (Tommy/K0209)
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
nga tarlabbat baritamon abang parbatto….ai lao marbatto nattoari katua panisehat, amattua rikardo, tarlabbat hian niimu ma…di abbat masset hian nimmu ma…tarlabbat masuk kattor hian nimmu ma……. nattuari hian dobaeonnmu on…asa diboan amattua hian soluna…
[Balas...]
imadah, alai songon bahasa Pakkat tahe, ‘better late than never’ ninna hehehe. Akkup ni i, bulan on dohot bulan Feb 09 do puncak ni na masa masa on, jadi asa tetap waspada, ate…
[Balas...]
Neng jo, ai tikkos ho anggia Parbatto na mandok ” namasa masa on”, maksudmu dibahasa Indonesiana, “YANG TERJADI – TERJADI ” i do ?
hahahahaha…… Agia banjir, neah, IPPU ho ndang boi marlange POPPOLIPOP hu ?
Bah, boi hian nimmu ma, imaaa,….. hehehehehe………….
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Hahaha…Nama masa ON = Yang terjadi terjadi INI. Tikkos hian do i da..hahaha
[Balas...]
IPPU= Hurippu,…asal jangan tambah T…asal nga dohot Te…nga sega be i…hati-hati…..
[Balas...]
I do, ai molo banjir, tok godang do na HUNIK i mumbang, je ikkon hati-hati do tong pasidinghon i, asa unang bage bauan…hehehe
[Balas...]
Adong do hamuna dongan hu sian huta ni oppung nami (Laksa), Molo pas kani adong dibereng ibana na banjir songon na diphoto i, ittor songon na bingung do ibana jala didokma hatana ” ITENG JO HAMUNA, RO AEK NASUMAR NAGELLENG ” ninna ibana huhut BOLNGANG-BOLNGANG, patarida holso ni rohana. hahahaha……
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Ido attong Tulang ai so adong aek nabalga ( sungai ) di hutatta par Laksa holan bondar-bondar do ipe aek lumban do goarna. hahahaha
[Balas...]
Horas
Songon na so adong do laporan banjir ate. Mauliate ma di Tuhan, selamat-selamat kodo sude macca i…
Horas jala gabe.
[Balas...]
Ndang mullop (AEK NASUMAR NAGELLENG/ Banjir) alai dalan on, sai tong macet !
Ujungna ? (santabi), mangampir ma HARUMBAK i. hahahaha…….. SAPOT !!!!!!
Horas Jala Gabe, Tetap Semangat dan GBU, Amen.
[Balas...]
Prakiraan cuaca : Sumber detik(dot)com
Jakarta – BMG memprediksi puncak hujan masih terjadi pada Februari ini. Khusus untuk pekan ini, diprakirakan hujan akan mengguyur di pagi hari, seperti yang terjadi pada Senin (2/2/2009) pagi ini.
Hari Senin, hujan pagi-pagi, wah pasti repot sekali. Seperti hari ini. Kerepotan hari ini akan terus terjadi di hari-hari mendatang, sehingga Anda perlu mempersiapkan diri.
BMG melansir prakiraan cuaca pada 3-5 Februari, cuaca di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi, berpeluang hujan intensitas ringan – lebat pada sore – malam/pagi hari.
Hal yang kurang lebih sama terjadi untuk prakiraan tanggal 6-9 Februari yaitu berpeluang hujan intensitas ringan – lebat pada sore – malam/pagi hari.
BMG juga menganalisis, panasnya suhu muka laut di wilayah selatan khatulistiwa yaitu di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat serta di perairan sebelah utara Australia bagian barat dan timur menyebabkan terjadinya sel tekanan rendah dan untuk perairan sebelah utara Australia pada satu minggu ke depan berpeluang terjadinya bibit Badai Tropis. Sehingga sekitar wilayah Samudera Indonesia sebelah barat Jawa dan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Laut Flores akan berpeluang terjadi daerah pertemuan angin atau konvergensi.
Angin di wilayah Indonesia bagian Utara khatulistiwa umumnya dari arah Utara – Timur Lautan kecepatan angin antara 5 – 45 km/jam, sedangkan di Selatan khatulistiwa umumnya dari arah Barat Daya – Barat Laut kecepatan angin antara 5 – 55 km/jam.
Hujan diperkirakan terjadi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi kecuali di beberapa tempat di Sulawesi Tengah, Maluku, Papua kecuali beberapa tempat Papua bagian utara, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara . (nrl/iy)
Notes: Semoga berguna. Horas.
[Balas...]
Molo di hauta an sian tande tande (tadde-tadde) do binoto manang na las annon ari on manang na udan. hape di son adong “biemji” akke?!
molo so tadde-tadde, paling binereng doppak habissaran, manang sinukkun datu.
[Balas...]
Sumber : detik(dot)com
Dari Cilegon Banten
Ada 4 titik banjir di Kota Cilegon yakni Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Masigit, Kelurahan Ketileng, dan Kelurahan Simpang Tiga.
Di Kelurahan Sukmajaya, 20 rumah dan 1 musala terendam banjir dari luapan Sungai Krenggot. Ketinggian air mencapai selutut kaki orang dewasa.
Sedangkan di Kelurahan Masigit, air juga mencapai selutut orang dewasa dan merendam sejumlah rumah dan persawahan. Bahkan Jl Raya Masigit arah Cilegon, genangan air setinggi 20 cm. Sehingga mengakibatkan kurang lebih 15 kendaraan motor mengalami mogok. (15/1/2008)
Di Kelurahan Ketileng dan Kelurahan Simpang Tiga, air sudah mencapai 1 meter karena terjadi penyumbatan saluran air. Banyak rumah yang terendam air.
Hingga kini hujan sudah reda, namun langit masih tampak mendung. Sejumlah warga banyak mengemasi barang-barang mereka dan membersihkan saluran air yang tersumbat.
“Saya kecewa dengan pemerintah karena belum pernah ada upaya pemerintah untuk melakukan antisipasi banjir seperti memperlebar saluran sungai,” kata warga Sukmajaya, Sutanto. (gus/nwk)
[Balas...]
Sumber : detik(dot)com
Banjir di Jalan Petamburan II, Jakarta Pusat, sudah mencapai 1 meter. Namun, warga masih belum mengungsi ke posko pengungsian.
Pantauan detikcom, di Jalan Petamburan II, Kamis (15/1/2009) pukul 14.30 WIB, banjir yang melanda kawasan ini sejak Rabu 14 Januari telah memasuki rumah-rumah warga. Terlihat sekitar 100 rumah terendam.
Rumah itu terletak di RT 11, RT 3, RT 16, RT 10, semuanya di RW 3. Para warga terlihat mengungsikan barang-barangnya ke lantai paling atas rumahnya.
Menurut salah satu warga Petamburan II, Erwin, mayoritas warga belum mengungsi karena banjir belum terlalu parah.
“Memang sebagian warga belum ke tempat pengungsian, karena banjirnya juga masih belum parah banget,” Erwin.
Namun, warga sudah siap bila tiba-tiba banjir yang lebih besar datang lagi nanti malam. Sebagian warga memang sudah terlihat mengungsi di posko banjir sementara yang terletak di Masjid Al Islam.
Bantuan berupa sembako dari Dinas Kesehatan DKI, TNI dan Polri pun sudah mulai berdatangan. 5 Perahu karet dari Kelurahan Petamburan juga sudah disiagakan.
Banjir juga melanda Jalan Petamburan III, kendati tidak separah di Jalan Petamburan II. Banjir di Jalan Petamburan III ini mencapai paha orang dewasa. Banjir melanda RT 7,RT 8 di RW 3 dan RT 11 di RW 4.
“Warga belum mengungsi, masih bertahan. Hanya rapi-rapi di rumah aja,” ujar salah satu warga Jalan Petamburan III, Asep. (nwk/nrl)
[Balas...]
Mauliate ma di biemji, di detik dot kom, dohot do Pak Tommy MJ Sihotang ala naung di patolhas hamu barita udan dohot banjir di ari nanaeng ro on. patut do dang lakku be datu!
[Balas...]
Sumber : detik(dot)com
Lima Kecamatan di Medan Terendam Banjir
Khairul Ikhwan – detikNews
Medan – Hujan yang mengguyur hingga Kamis (15/1/2009) siang, mengakibatkan ribuan rumah di lima kecamatan di kota Medan terendam banjir. Masing-masing Kecamatan Medan Maimoon, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Timur dan Medan Deli.
Banjir di Kecamatan Medan Maimoon merendam rumah warga terutama di kawasan bantaran Sungai Deli. Sementara di Kecamatan Medan Denai, banjir menggenangi pemukiman warga di kawasan Jl. Pancasila. Sepanjang Jl. Letda Sujono Medan Tembung tak luput dari air banjir. Sedangkan di Kecamatan Medan Deli, banjir merendam rumah penduduk di kawasan Jl. Aluminium I.
Ketinggian air di pemukiman warga mencapai 30 centimeter. Akibatnya warga terpaksa mengevakuasi peralatan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi.
Warga Gang Monodo, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Suparno menyatakan, hujan mulai turun sejak Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.
“Kamis pagi masih hujan deras. Di rumah banjir. Sampai selutut lebih,” kata Suparno.
Sejumlah ruas jalan di sejumlah titik juga tergenang banjir. Seperti yang terjadi di Jl. Krakatau Ujung, sekitar 50 meter dari perempatan Jl. Cemara Medan. Ketinggian air di badan jalan setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya, sejumlah kendaraan mogok terutama sepeda motor.
“Mau memburu masuk kantor, sepeda motor mogok kena banjir terpaksa saya dorong,” kata Irwansyah, salah seorang karyawan perusahaan swasta di kawasan Jl. Krakatau Ujung. Hingga Kamis siang hujan masih mengguyur Medan. Banjir dikhawatirkan makin meluas karena sistem drainase di Medan tergolong buruk.
(rul/nrl)
[Balas...]
Sai hununuti manjaha da mulai sian ginjang sahat tu toru BAHAYA BANJIR ON dang hona hutana nami di PALEMBANG akke mauliatema , jala sai anggiat ma nian sai unang ro udan on nanggo apala hiang nian baju niba na salampak on.hahhahah
[Balas...]
Di Pakkat pe akke Tante dang masa banjir disi, ala timbo do hutatta Pakkat, ale di Temba olo ra banjir akke?
Cuma molo musim udan di hutatta torus mate mate lampu.
Tikki sikkola ahu di LPK St Ursula Jakarta tinggal di Cilincing ma ahu di jabu ni tante, bah..disi kodo na lobi parah, jot jot hian kebanjiran.
Nga tok jim tutu i bah….pada dasarna alani ulah ni jolma manisia do sude i ningon..
[Balas...]
Baen hamu attong barita sian Palembang, atik boha adong na MALITAP. On ma goarna MARSIKABOA HUTA NA BE…hehehe…
[Balas...]
Binaen ma lappo TOGOK najolo ( lappu sapporong ninna ) saonari je bohamai anggo nga mate lappu ni par PLN i.hahahaha
[Balas...]
Ito Parbatto !
Adong do mataniari di huta namion je anggo jomuran manang abit NAMATONU I nga be mahiang ala las kodo ari hahahaha…
[Balas...]
Anggo di huta nami, nungga mangiccir mataniari tu Barus…hehehe…
[Balas...]
Horas ma di hita sude di desa na walu..
Songon piga jurnal ni jaha tarsingot tu Huta Banuarea, Kecamatan Pakkat..
To hodo i banuarea, namaolon bangunon dalan tusi ala huta i manajak do tu arah gunung namargoar gunung pinapan, ditoru dipinapan i ma kecamatan pakkat, tung ladit do anggo dalan i molo ro udan. Alanai i dong do binege hati molo parbanuarea mardalan di lao naek manang na turun hatop doi, alai molo mardalan di na datar gapak doi. Mora do anggo isi ni dolok dohot luat i, ala di pinapan adong do aek bakkitan na ro sian aek mas, jala adong do minna mas nasa ulu ni hoda disi, jala nungga gonang penambang na malo tusi. Tardapaot do muse disi Kopi, Hamijon, Hapea, kayu manis, Abasang, pito-pito, jala buah namasai uli naso haa binege di luat na asing ima Janggaleman, bodut-bodut, harakka, musengan dengan tubu disi nilam, songoni dohot sayur sibortiktik, rias / palang, alai ikkon hati-hati do molo pajupa tu lattong ala tung masai gatal doi. Sada do n ian begeon isi niu parhutai, tarlobi pangarattona na marserak dinadaoi, godangan di Jakarta do. Ubahen i mangido do serep ni roha asa dipareso pemerintah daerah manian i, asa unang mago haduan hutai.
Songon i ma saotik na boi tarpabua ahu…. Horas ma….
[Balas...]
Horas ito Dermawan L.Gaol.
Sayur Sibortitik on obat Diabet (DM) asa hudokkon songoi Ibotokku tinggal di Jakarta nga leleng nasida disi nungnga marubat di Jakarta alai dang na sehat jadi di pikkiranna mulak ma tu Pakkat tepatna di Sijarango adong ma mandokkon Sayur sibortiktik on sayur ma setiap hari , TUTUMA hurang lobi 6 bulan diallang ITTOR SEHAT MA sahat tu saonari di Pakkat .
Bulung ni sibortiktik on hijau songon bulung ni napuran jala tubu di jonok2 tu pakis attar adong aek na saotik alai molo di allang hambing ( kambing ) olo do ittor mate . ima jolo taringot tusi akke?
Pos rohanta di Pamarenta on ikkon bereng on na do sude haduan Desa -desa na di Kecamatan Pakkat termasuk Banuarea .
[Balas...]
Horas adong Dongan hu pinopparni Lumban gaol dison bohhh
Ahu marga Lumban Gaol do bahh
majjou aha do ahu nuaeng??
[Balas...]
Selain mengharapkan pamarenta, hita pe tong do boi mambangun huta i, asalma sada hita, jala sai talean rohanta tu huta i. Suatu saat pasti ada caranya ….
Horasma
[Balas...]
Laut Jawa-Bali Terancam Hujan Lebat, Angin Kencang, & Ombak Tinggi
Nograhany Widhi K – detikNews
Jakarta – Laut Jawa dan Pulau Bali masih terancam hujan lebat berpetir dan angin kencang. Selain itu sepanjang Laut Jawa-Bali masih terancam ombak tinggi sekitar 5 meter.
Demikian hasil prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk Jumat (6/2/2009).
Selain Laut Jawa-Bali yang terancam hujan lebat berpetir, berangin kencang dan berombak setinggi 4-5 meter, juga perairan selatan Sulawesi Selatan, Laut Flores, Laut Banda.
Angin di perairan itu berkecepatan lebih dari 15 knots (lebih 28 km/jam)
Laut Jawa, Laut Timor, Laut Flores, Laut Seram , Laut Banda dan Laut Arafuru.
“Berbahaya bagi semua jenis kapal,” ujar dia.
Hujan lebat disertai petir juga mengancam Perairan barat Bengkulu – Lampung,
Selat Sunda, dan Laut Arafuru. Ombak setinggi 3-4 meter juga mengancam laut dan perairan tersebut yang berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, tugboat, roro, LCT dan ferry.
Sedangkan perairan yang berombak 2-3 meter dan berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang adalah di perairan barat Bengkulu, Laut Timor, Laut Natuna, Selat Karimata, Perairan Sangihe Talaud, Laut Maluku, Laut Buru, Laut Seram, Laut Halmahera, Perairan utara Papua dan Laut Banda.
Sementara untuk angin di atas wilayah Indonesia sebelah Utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah Utara – Tenggara, sedangkan di sebelah Selatan Khatulistiwa dari Barat Daya – Barat. Kecepatan angin berkisar antara 10 – 15 knots (18 – 28km/jam) (nwk/nwk)
[Balas...]
Molo songo i je boha hami na mangguris hapea on dang adong da hepeng manuhor gambas silakkop ni tagan…
[Balas...]
Selain pandai ber-BATTO, bang tommy juga pandai meramal cuaca…ada bisnis sampingan nih…apa manarang udan juga bisa??
Dekat pemilu ini, ilmu panarang udan sangat dibutuhkan
[Balas...]
swandy sihotang:
February 6th, 2009 | 10:30
hahhaha, toho do i ra bah, namain sampingan do bayon. daripada sai dibereng ibana batto na i, manang sai dibereng korea i disappingna hehhehe
[Balas...]
I ma ne holan udan dang boi mangguris,aha be pakkeon hepeng mar mitu,so dilean tokke be marutang bah,teng ale inang…manjala nama iba……..atik beha dapot anak garing dohot haruting..beha dohotdo hamu kani..he kale.
[Balas...]
Sumber : detik(dot)com
Semarang – Hujan terus mengguyur Semarang dan sekitarnya. Banjir di sejumlah titik di Semarang pun bertambah parah.
Rintik hujan mulai terlihat pada pukul 00.05 WIB. Berhenti sesaat, lalu turun lagi. Hingga pukul 06.00, hujan masih mengguyur.
Berdasar informasi yang dihimpun detikcom, Senin (9/2/2009), Kelurahan Kaligawe, Sawah Besar, Muktiharjo Kidul, Genuk, Tanjung Mas, Tambakrejo, Tanah Mas, dan lain-lain masih tergenang air 50 cm hingga 1 meter.
“Air malah naik karena hujan,” kata seorang warga Perumahan Semarang Indah, Tanah Mas, Suprapto (42).
Hujan juga membuat genangan air terjadi di jalan-jalan protokol seperti di Kawasan Simpang Lima, Tugu Muda, Jl Pemuda, Jl Pahlawan, dan akses menuju kota.(try/djo)
[Balas...]
Sumber : detik(dot)com
Jakarta – Rencana dibukanya kembali Bandara Ahmad Yani, Semarang, pada pagi ini batal. Hal ini disebabkan hujan lebat yang terus masih melanda lapangan terbang di ibukota Jateng tersebut.
“Landasan sudah kering, namun bandara masih ditutup karena hujan deras,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Semarang, Bambang Suwastono, saat dihubungi detikcom, Senin (9/2/2009) pukul 06.15 WIB.
Bambang menjelaskan, jarak pandang di Bandara Ahmad Yani hanya sekitar kurang dari 2 KM. “Malah mungkin cuma 1 KM, dan air kemungkinan bisa naik lagi,” imbuhnya.
Menurut Bambang, sudah ada lima penerbangan yang dibatalkan untuk pagi ini. Diantaranya, pesawat Garuda, Lion, Sriwijaya, Mandala. “Dan satu lagi pesawat carter,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, Minggu 8 Februari kemarin, Bandara Ahmad Yani lumpuh total karena landasan pacunya terendam air sepanjang 500 meter dengan ketinggian air paling dalam 13 cm. Lokasi genangan air itu terletak 1 km dari runaway 13 sebelah barat. (lrn/fiq)
[Balas...]
Hari jumat kemarin, pesawat garuda yang seharusnya berangkat dari aceh ke jakarta gagal berangkat, tapi bukan karena cuaca yang buruk, tetapi karena mesinnya rusak. Akibatnya penerbangan garuda GA 143 ditunda berangkat sampai keesokan harinya. Ido mambaen gabe dang sempat be iba dohot tu anyer rap hon akka dongan parpakkat
[Balas...]
Jabodetabek Gerimis Sepanjang Hari
Rachmadin Ismail – detikNews
Jakarta – Prediksi cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hari ini kurang membahagiakan. Hujan ringan atau gerimis masih mendominasi sepanjang hari.
Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Selasa (10/2/2009), hanya di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang akan diwarnai oleh hujan lebat untuk pagi hingga siang hari. Selain itu, ada juga beberapa kawasan di Jakarta Selatan yang hujan lebat.
Untuk malam hari, cuaca diprediksi semakin memburuk. Hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Petir juga diperkirakan terus menggelegar sepanjang malam.
[Balas...]
Pintu Air Manggarai Siaga III
Didi Syafirdi – detikNews
Jakarta – Pintu air Manggarai mencapai ketinggian 750 cm atau siaga III, menyusul hujan yang menguyur Jakarta sejak semalam hingga pagi ini.
“Pengaruh hujan, pintu air Manggarai siaga III,” ujar
petugas jaga crisis center DKI Jakarta kepada detikcom, Selasa (10/2/2009).
Ketinggian normal pintu air Manggarai adalah di bawah 750 cm, Siaga I di ketinggian 750 cm, siaga II ketinggian air 850 cm. Informasi yang diterima crisis center saat ini kawasan yang masih terendam banjir yaitu Tebet, Petogogan dan Bukit Duri, semuanya di Jakarta Selatan. Juga Jatinegara dan Kampung Melayu di Jakarta Timur.did/nrl)
[Balas...]
Musim Hujan Hingga Maret
Niken Widya Yunita – detikNews
Jakarta – Tak seperti biasanya, semalam dan pagi ini tak ada hujan menyapa Jakarta. Matahari juga mengintip dari balik mendung. Apakah puncak hujan pelan-pelan berlalu?
“Musim hujan bukan berarti tiap hari ada hujan. Begitu juga jika musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan,” ujar Kepala Bidang Informasi Meteorologi Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Ahmad Zakir kepada detikcom, Rabu (11/2/2009).
Menurut Zakir, musim hujan akan selesai pada Maret. Lalu akan berganti dengan musim kemarau. “Musim hujannya sampai bulan Maret,” imbuh Zakir.
Zakir melanjutkan, jika pada musim penghujan tidak ada titik-titik hujan maka hal itu yang disebut fluktuasi cuaca. “Yang namanya cuaca harus berubah,” pungkas Zakir.
(nik/nrl)
[Balas...]
swandy sihotang:
February 12th, 2009 | 09:40
Memang 11 Feb. kemarin tidak ada musim hujan. Istri dirumah sudah hampir stres karena jemuran tidak kering-kering, dan bangunan dibelakang rumah sudah beberapa kali disemen selalu kena hujan. Karena pusing hujan selalu turun, istri mengambil sapu lidi dan menancapkannya (ditancapkan terbalik, sapunya menghadap keatas) ditanah sambil berseru: JANGAN HUJAN!!! Dan memang selama satu hari satu malam tidak ada hujan datang hehehhehehe. Namun kemarin siang, hujan pun datang juga, istri saya bilang, sapu lidinya sudah ga kuat nahan hujannya
Hmmmmmmm
[Balas...]
Sumber : detiknews
Jakarta – Kemacetan panjang terjadi di Jl Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Kemacetan timbul karena genangan air di perumahan Cipinang Indah.
Kemacetan panjang ini terjadi karena banyak mobil yang memutar untuk menghindari genangan air. Kemacetan ini terjadi hingga kawasan Pangkalan Jati.
“Kawasan sekitar sekolah memang banjir, tapi sekolah tetap masuk,” kata Yuli, salah seorang petugas SDK 4 Penabur, Cipinang Indah, kepada detikcom, Jumat (20/2/2009).
Luapan air di kawasan tersebut timbul akibat meluapnya Kali Cipinang menyusul hujan deras Kamis kemarin.(nal/nrl)
[Balas...]
Sumber : detiknews
Jakarta – Hujan es terjadi di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Hujan ini disertai dengan angin kencang.
“Cengkareng dan sekitarnya hujan es dan angin kencang,” kata Andrean, seorang pembaca detikcom, Senin (23/3/2009).
Hal yang sama diungkapkan Johan, pembaca lainnya. “Telah terjadi hujan es di Cengkareng,” katanya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bandara Kompol Sutimin menyatakan hujan deras turun di sekitar wilayah Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya hujan turun sejak pukul 15.00 WIB hingga sekarang.
“Intensitasnya memang tinggi, namun tidak menimbulkan gangguan,” katanya. Sedangkan Kacab Angkasa Pura II Soekarno-Hatta, Haryanto, menyatakan, cuaca buruk siang ini tak mengganggu penerbangan. “Penerbangan normal,” ujarnya. (nal/nrl)
[Balas...]
sumber : detiknews
Jakarta – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan pohon-pohon bertumbangan di sejumlah wilayah Jakarta. Bisa ditebak, kemacetan yang biasa terjadi di Jakarta makin menggila.
Catatan situs traffic management center (TMC), situs lalu lintas milik Polda Metro Jaya, hingga pukul 16.00 WIB, setidaknya ada 4 pohon tumbang.
Pohon tumbang misalnya terjadi di kawasan pacuan kuda Pamulang, Jakarta Selatan. Kejadian ini menimbulkan kemacetan panjang. Kendaraan Pamulang-Ciputat terpaksa antre karena pohon ini menutupi jalan.
“Di lokasi itu juga ada genangan air, jadi lalu lintasnya makin macet,” kata Briptu Yoka, seperti dikutip TMC, Rabu (11/03/29009).
Angin kencang juga menumbangkan pohon di depan Universitas Pancasila, Jl Lenteng Agung, traffic light (TL) Gaplek dan di KM 28 tol JORR Kampung Rambutan-Pondok Indah.
Pohon tumbang di KM 28 tol JORR ini menutup ruas tol, sehingga arus lalu lintas dari Kampung Rambutan-Pondok Indah macet total. (nal/iy)
[Balas...]
Sumber : detiknews
Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta melahirkan genangan air di Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Akibatnya lalu lintas di sekitar Sarinah di Jl MH Thamrin macet.
Pantauan detikcom, Senin (8/6/2009), hingga puku 14.30 WIB, genangan itu setinggi betis orang dewasa. Pengendara mobil dan motor yang melewati jalan itu banyak yang memutar balik.
Akibat genangan air ini lalu lintas dari Menteng menuju Tanah Abang menjadi macet. Genangan air juga terjadi di sekitar Jl MH Thamrin. Akibatnya lalu lintas dari Jl Thamrin menuju Jl Sudirman macet.
“Hanya bus dan mobil dengan mesin yang agak tinggi yang berani melewati bagian sebelah kiri jalan yang tergenang air,” kata salah seorang pengguna jalan, Puji Rahmat.
(nal/nrl)
[Balas...]
Titik-titik genangan air di Jakarta
Jakarta, detiknews – Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat jalan-jalan di Jakarta tergenang air. Akibatnya arus lalu lintas menjadi tersendat.
Menurut data TMC Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2009), genangan air di Jakarta Selatan terdapat di depan Kampus Atma Jaya (30 cm), Balai Kartini (20 cm) dan Gelael (30 cm).
Wilayah Jakarta Pusat genangan air terjadi di depan Kedubes Jerman (15 cm), Manggala Wanabhakti (20 cm) dan depan Sarinah (30 cm).
Di wilayah Jakarta Timur genangan air terjadi di Jl Matraman Raya (30 cm), Kebon Nanas (20 cm). Sedangkan untuk Jakarta Barat genangan air terjadi di depan Hotel Ibis (30cm).(nal/nrl)
[Balas...]
Tergenang air, Grogol – Slipi Macet !
Jakarta, detiknews – Hujan deras selama kurang lebih 3 jam membuat sejumlah kawasan di Jakarta macet. Lalu lintas dari Tanjung Duren, Grogol, Tomang dan Slipi macet parah.
Kemacetan ini terjadi akibat munculnya genangan air di sejumlah ruas jalan. Genangan air antara lain terlihat di Jl Raya Tanjung Duren tepatnya di depan Apartemen Mediterania, Jakarta Barat setinggi 75 cm.
Pantauan detikcom, Senin (8/6/2009), akibat genangan air itu, belasan motor roda dua, satu taksi dan satu mobil Toyota Vios mogok.
Mereka terpaksa harus menepi dan memeriksa mesin mobilnya. Hal ini semakin menambah kemacetan karena mengambil satu jalur jalan.
“Saya pikir dangkal dari kejauhan. Ternyata banjirnya tinggi,” ujar Iwan, pengendara roda dua yang macet.
Akibat banjir ini, kemacetan terlihat dari flyover Grogol hingga ke Tomang dan Slipi yakni sepanjang Jl S Parman. Hingga pukul 15.00 WIB jalanan masih macet dan air hujan masih turun rintik-rintik.(nik/iy)
[Balas...]
bah, dang boi be marbatto akke.
[Balas...]
Siap-siap makkail pistak he he he…
[Balas...]
ai dang musim kering tahe sonari?
[Balas...]
sudah lebih baik kota-kota yang rendah dipertingikan agar tidak terjadinya bahaya banjir
[Balas...]