Pemerkaran, menjadi satu solusi ketika pembangunan di suatu daerah menjadi statis atau stak. Didalam masyarakat yang sedang belajar berdemokrasi ini, maka setiap orang berhak untuk mengeluarkan pendapat, dan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Sejak jaman reformasi ini digulirkan, tahun 1998, sudah beberapa provinsi dimekarkan, di pajae ( istilah bahasa bataknya) dan sudah puluhan kabupaten di bagi menjadi beberapa bagian.
Salah satu kabupaten yang dimekarkan adalah Humbang Hasundutan, yang manjae dari kebupaten Tapanuli Utara. Secara teori dan harapan, bahwa pemekaran ini bertujuan untuk kemakmuran masyarakat. Dengan adanya penyempitan wilayah, maka pemda diharapkan bisa lebih berkonsentrasi dalam pembangunan. Pembangnan bisa dirasakan oleh masyarakat bawah.
Humbang dalam pembangunan 5 tahun terakhir belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Ini bertolak belakang dengan yang diberitakan di media massa. Artinya, dimekarkan atau tidak dari Ta-Put, sama saja. Mungkin pemerintah daerah terlalu sibuk mencari rumus-rumus pembangunan yang akan diterapkan sehingga lupa akan aplikasi yang real atau sesungguhnya.
Minggu lalu, tepatnya 31 Januari tokoh-tokoh P3KP atau yang lazim disebut Panitia Pemekaran Kab. Papatar, Pakkat Parlilitan dan Tarabintang kembali berkumpul membicarakan kinerja tim ini. Sama seperti alasan pemekaran diberbagai daerah, pembangunan yang di rasakan masyarakat PAPATAR bulum ada sama sekali. Sebut saja sarana prasarana, pertanian dan ekonomi.
Ada pertanyaan yang timbul dalam pikiran penulis, sudahkan kabupaten PAPATAR ini dibutuhkan oleh masyrakat PAPATAR sendiri?. Kenapa. Dari segi antusianme masyarakat perantau dari PAPATAR, bisa dikatakan hanyalah segelintir orang yang berpartisipasi.
Atau mungkin yang tak hadir menunjukkan sikap ketidak setujuan? ini perlu di teliti lebih mendalam.
Beberapa point yang disepakatai dalam pertemuan itu, yang terkait dengan situasi, kondisi masyrakat PAPATAR saat ini adalah tentang pemilihan CALEG dan pemilihan Kep-Da ( Bupati ).
Masyrakat PAPATAR diperantauan sangat mengharapkan bahwa anggota Legislatif dari Dapim3 PAPATAR yang terpilih hendaklah mereka-mereka yang berdomisili dan putra PAPATAR sendiri. Dimana, nantinya mereka ini sangat diharapkan menjadi kontrol bagi pemerintah daerah untuk membangun papatar. Tidak seperti tahun-tahun sbelumnya, memilih orang yang tidak tau apa itu PAPATAR samasekali.
Partisipasi ini dilaksanakan dengan membuat spanduk dan poster-poster dibeberapa tempat strategis, juga melalui pendekatan kapada masyarakat melalui punguan2, menyuarakan pendapat para perantau di atas.
Masyarakat PAPATAR di perantauan sangat mengharapkan kalau kepala daerah, bupati atau wakil untuk periode 2010-2015 adalah putra terbaik dari PAPATAR. Untuk itu, seluruh masyarakat Papatar harus bersatu padu demi pembangunan PAPATAR disegala bidang. Hal ini sangat dimungkin kan, mengingat suara pemilih dari PAPATAR hampir 30%.
Jadi, siapa yang mau maju??….
Siapp grak!!
Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:
Pertanyaannya adalah bagaimana sosialisasikan hal-hal tersebut diatas (rekomendasi rapat) kepada penduduk di Pakkat? Apakah sudah dibicarakan juga strateginya secara jelas dan terjadwal? Sebab ada kecenderungan, rekomendasi tersebut selesai juga setelah rapat selesai.
Horas, semoga pertanyaan saya bisa mengajak kita untuk berdiskusi.
[Balas...]
The Latteungs:
February 9th, 2009 | 10:10
yups…..sengaja nggak saya paparkan disini, langkah konkrit apa yang akan dilakukan oleh papatar.
salah satunya, sesuai dengan hsil pembicaraan adlah dengan membuar spanduk dan flayer menyampaikan ajakant tersebut
[Balas...]
Yups…jangan sengaja dong paparan langkah kongkritnya tidak dipaparkan
Mengenai pemekaran. Pada prinsipnya, masyarakat Papatar pasti menyetujui pemekaran ini karena di benak masyarakat adalah hasil pembangunan yang akan dirasakan sampai pelosok, pendidikan murah, pengobatan murah, infrastruktur yang baik, fasos dan fasum yang memadai, serta pelayanan publik yang tidak bertele-tele tetapi terpadu.
Akan tetapi, yang paling penting juga adalah penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good & clean govenance).
Studi ilmiah membuktikan bahwa 80 % pemekaran daerah GAGAL. Kenapa bisa gagal? Terbukti bahwa janji yang dilontarkan sewaktu rencana pembentukan TIDAK SESUAI dengan KENYATAAN sewaktu daerah yang dimekarkan sudah terbentuk. Jadi hasil studi ini tentunya menjadi cermin bagi pemekaran PAPATAR nantinya.
Horas
[Balas...]
Idealnya memang pemekaran adalah solusi percepatan pembangunan. Saya sebagai putra Papatar sangat-sangat setuju terbentuknya Kabupaten Papatar, akan tetapi sejauh yang saya lihat pemekaran wilayah apabila dikaitkan dengan otonomi daerah yang digulirkan oleh pemerintah pusat adalah SEMU, persoalannya adalah ketika usulan-usulan pembentukan daerah baru mencuat, terjadi dilema antara pelaksanaan otonomi daerah dengan kepentingan pusat.
Pemekaran wilayah/pembentukan kabupaten = minta DAU ( dana alokasi umum ), semua bergantung kepada DAU bagaimana mau maju ?
Harapan saya tokoh-tokoh P3KP sedini mungkin sudah mengkaji potensi-potensi sumber daya Papatar yang bisa dikembangkan dalam jangka pendek dan jangka panjang sehingga nantinya apabila sudah terbentuk percepatan pembangunan tidak hanya tergantung kepada DAU.
Saya sangat setuju apabila anggota legislatif adalah PUTRA ASLI PAPATAR TERBAIK yang komit memajukan Papatar. Siapakah orangya ???
Horas. Bravo Papatar.
[Balas...]
Olo……………!!!!!
[Balas...]
Nai Patar tudia Laho? Holan Papatar tahatai? he he he…
Sampai sekarang, tidak ada jalan Gajah Mada & Jalan Hayam Wuruk di Kota Bandung. Semoga dendam abadi seperti itu tak lahir dalam perkembangan Papatar.
Horas!
[Balas...]
Beberapa faktor/Indikator penting yang mempengaruhi berhasil atau tidaknya suatu pemekaran daerah. antara lain:
1.Sarana Transportasi
2.Telekomunikasi dan Informasi Teknologi
3.Sektor keuangan & Perbankan
4.Sektor Industri
5.Pertanian,Perkebunan
6.Listrik & energi
7.Pertambangan
8.Pendidikan
9.Pariwisata
dll.
semua indikator ini harus benar-benar di analisa secara parsial, untuk mengetahui faktor potensial yang signifikan mendukung keberhasilan pemekaran daerah.
[Balas...]
ada yang peduli dengan rencana pemekaran daerah kita? siapkan data sekunder indikator diatas
saya bersama tim, siap menganalisa study kelayakannya
[Balas...]