KPU Humbahas Pleno di Parapat, Sapa Tetap Dicoret

DOLOKSANGGUL (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut yang melakukan rapat pleno di Parapat Rabu (26/5) untuk menyikapi surat KPU Pusat No. 32/KPU/V/2010 mengenai tanggapan KPU Pusat soal putusan PTUN 10 Mei 2010.

Komisioner KPUD Humbahas yang hadir Kosmos Manalu (ketua) dan empat anggota lainnya memutuskan antara lain melanjutkan proses banding putusan PTUN ke PT TUN, melanjutkan tahapan pemilukada. Dengan demikian pasangan SP Simamora-Parlaungan Lumbantoruan (Sapa) tetap tidak dimasukkan dalam peserta Pemilkukada Humbas 2010-2015.

Keputusan rapat pleno tersebut hanya disampaikan lewat dua lembar pengumuman yang ditempel di kantor KPUD Humbahas. Sedangkan komisioner KUPD Humbahas tidak satu pun yang berada di kantor.

Kemungkinan besar para komisioner tersebut masih takut berada di kantor karena banyaknya pendukung Sapa yang ada di Doloksanggul.

Dengan keluarnya pengumuman KPUD Humbahas tersebut, maka Pemilukda 9 Juni 2010 hanya diikuti oleh tiga pasang calon bupati dan wakil bupati yaitu Maddin Sihombing-Marganti Manullang, Esra Sinaga- Simanullang, Maju Siregar-Thomson Sihite.

Retno Sinaga, anggota Panwas Pilkada Humbahas mengatakan belum menerima hasil rapat pleno yang dilakukan oleh KPUD Humbahas di Parapat. “Namun mereka tetap masih pada rekomendasi awal supaya KPU mengakomodasi pasangan Sapa”,  tuturnya.

Aduhot Simamora, anggota DPRD Sumut menegaskan KPU Humbahas boleh saja mencoret Sapa, tetapi masalah ini akan terus bergulir ke Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, lanjutnya, Sapa akan mengadukan KPU Humbahas ke KPU Pusat dan Bawaslu.

SP Simamora, mengatakan sudah menempuh semua upaya agar dirinya dan Parlaungan Lumbantoruan diakomodasi ikut dalam Pemilukada, termasuk menempuh jalur hukum. “Namun saya tidak mampu mencegah kemarahan pendukung yang kecewa tehadap KPUD Humbahas”,  ujarnya sebagaimana dilansir dalam akun facebooknya. (gs)

Berita lain ...

Komentar via ID Facebook Anda, silahkan Login...:

14 Responses to KPU Humbahas Pleno di Parapat, Sapa Tetap Dicoret

  1. Beatha F Cicilia dei Ricci

    Ada yang ga beres di KPUD dan pihak pihak yang punya kepentingan Pilkada Humbahas..Jelas aja, masa menanggapi putusan aja, harus rapat pleno diluar Kabupaten kota..sklalian aja rapat plenonya di Banua Ginjang, ehh Banuarea ato Ht. Ginjang…inget ya ” KPUD bekerjalah dengan Hati” selesai toh ?
    <<<<<Wuuuus

    >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  2. S Simanullang

    kurangnya jalur birokrasi dipemerintahan dan kurang tereksposnya masalah2 yg ada dihumbahas Papatar khususnya memjadi satu hambatan untuk kemajuan humbahas ini adalah tanggapan saya sebagai masyarakat awam. Harapan saya Pilkada dihumbahas dapat terlaksana dengan lancar dan aman,alai nangpe songoni dah kalau memang SAPA tetap tidak bisa ikut Pilkada Opsi apa yg akan kita dipilih dan bagaimana kita menyikapi Pilkada yang akan datang sehingga kita boleh berharap pada pemerintah terpilih nanti akan perubahan kemajuan dikab.humbahas secara umun.sn

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  3. masdi sihaloho

    Kalau seperti ini hasil rapat KPUD Humhas, pasangan Sapa harus segera melayangkan surat ke MK dan Bawaslu Pusat agar Pilkada Humhas kalau bisa diundur waktunya. Kalau tidak semakin menjadi jadilah nantinya permasalahan di Humhas. Bisa saja korban jiwa akan terjadi, hal ini yg tidak kita inginkan. Kedepan agar dipilih KPUD yg benar-benar netral tidak memihak.
    Terimakasih

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    Lora Simamora:

    @masdi sihaloho, Apa isi surat KPU Pusat No.32/KPU/V/2010 itu ya..???. Kalo memang masih berjalan Upaya banding ke PT TUN, maka ditunda dulu dong Pilkada di Humbahas. Las lomo-lomo ni KPUD on do akke. Hasil rapat pleno i pe holan ditempelhon sajo di kantor KPUD, tanda akka naso bertanggung jawab KPUD on, dang masuk akal mabiar ro tu kantorna. Molo natikkos do pangalaho ni KPUD on manang na begu ganjang manang begu nurnur di kantor i, ikkon berani mengahadapi. KPUD Humbahas…..SADARLAHHHHHH….

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  4. simamora TO_gap

    Nga tabereng manang songon dia namasa sinari naung salpui..
    molo dang di ikut sertakan Sapa Sebagi calon. mungkin pemilihan dang boi mardalan dohot lancar. pertumpahan darah olonama terjadi…! asa manat2hamu Par KPUD Humbahas…! na sisongon ondo nueng na pinagido muna..! manang mabar hmu alani jalang2ngi..!

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  5. ga ngerty deh..KPU Pusat udah terima….., PT UN Medan juga udah…. lah KPU humbanghas ini nih, masa org lain ga bisa berdemokrasi, ga gitulah. jgn takut kalah donk, biarkn berjln apa danya, KPU jgn reseh ntar baru tau apa lg yg terjadi….. udah deh SAPA di masukin aja, jgn lagi dipersulit .. klo gt sama saja membunuh suara rakyat.Lihat brapa bnyak yg udh jd korban
    kamy tau kok siapa yg terbaik “be carefull KPU!!!!!!!!!!!

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  6. Mantun_pakpahan

    Sebaiknya KPUD Humbahas menunda dulu pemilukada sebelum ada keputusan pengadilan yang bersifat final, sebab kalau tidak akan memperpanjang penderitaan rakyat disana, karena ini kelihatannya KPUD Humbahas sudah mengebiri hak warga masyarakat yang ikut bertarung dalam Pemilukada, kami mohon KPUD Humbahas untuk agar netral dan ikut menjungjung tinggi hak berdemokrasi bukan sebaliknya

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  7. robet_sihombing

    menurut au KPUD Humbahas tidak legal lagi sebab SK tunasida domisili kerja di Humbahas do hape saonari nasida dang di HUMBAHAS be, jadi ikkon diganti nama sude i jala dipenjarahon ala sebenarna nasida pe dang warga Humbahas ai nadipalsuhon do KTP na,

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  8. sepertinya tak perlu lagi lah dilakukan pemilu,, dilantik aja langsung si maddin …kok mau pemilu aja takut kalah sebelum bertanding…yang jelas dibalik semua keputusan KPU humbahas adalah bupati sekarang mate maho maddin….molo boi nian ta usulhon pe annon to DPR pusat ,, bupati seumur hidup di humbahas…..

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  9. robet_sihombing

    pilih asal bukan Makdin, jangan lupa, biar dia jera

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  10. yahh namanya juga politik.
    antara pro dan kontrak,
    menurut saya sah2 saja,

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

    robet_sihombing:

    @pardekke, ai lae pe pardekke do , dang diantusi lae politik

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  11. munkin kpu humbahas tutup mata menentukan apa yang sebenarnya.apa mungkin kpu humbahas berlainan dengan keputusan kpu pusat?dimana perbedaanya sedangkan tujuan lembaga itu sama.jadi kpu humbahas hanya ingin mengundang kemarahan masyarakat humbahas.

    <<  |  <  |  >  |  >>  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

  12. “Sega Mandasor Sega Luhutan” itulah sebutan yang pas bagi KPU Humbahas sebab dari awal terpilihnya anggotanya 5 dari 4 sudah bermasalah (2 orang sudah dipenjara) dan kelihatanya mereka sudah kebaln hukum, dan seorang anggotanya berstatus Pendeta berlagak kaya preman, lihat saja argumennya di majalah HKBP Imanuel edisi bulan Mei 2010 yang menilai orang-orang disekitarnya adalah orang primitif karena melakukan demo atas kezolimanya, ah dasar pendeta gadungan,bertobatlah

    <<  |  <  |  Balas Komentar ini  |  Quote

    [Balas...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>